JAKARTA - Cara cek saldo bansos lewat wondr by BNI menjadi salah satu informasi yang dibutuhkan penerima bantuan sosial yang menggunakan kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari BNI. Melalui aplikasi perbankan di ponsel, nasabah dapat mengakses informasi rekening setelah menyelesaikan proses registrasi dan verifikasi yang dipersyaratkan.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube DUNIA SI KEMBAR, pembuat konten menunjukkan proses menghubungkan kartu KKS dengan aplikasi wondr by BNI. Ia sebelumnya mengalami kendala saat mencoba masuk karena kartu ATM belum diaktivasi. Setelah memastikan kartu sudah aktif, proses pendaftaran kembali dilakukan.
Tutorial tersebut memperlihatkan bahwa pengguna perlu menyiapkan beberapa hal, termasuk nomor telepon aktif, KTP, kartu debit, serta informasi rekening yang sesuai. Meski begitu, langkah yang berhasil dilakukan dalam video belum tentu berlaku sama bagi semua nasabah karena proses dapat bergantung pada status rekening dan ketentuan bank.
Baca Juga: Cara Cek Bansos Lewat HP Tanpa Aplikasi, Ketahui Status Data Pakai NIK KTP
Kartu KKS Harus Bisa Diakses Sebelum Registrasi
Dalam video, pembuat konten menjelaskan bahwa percobaan pendaftaran sebelumnya belum berhasil karena kartu ATM belum aktif. Setelah kartu dinyatakan aktif, ia kembali mencoba menyelesaikan registrasi melalui wondr by BNI.
Langkah awal dilakukan dengan membuka aplikasi dan memilih opsi untuk memulai. Pengguna kemudian diminta membaca ketentuan layanan, mencentang persetujuan yang tersedia, dan melanjutkan proses.
Tahap berikutnya adalah memasukkan nama panggilan dan nomor telepon aktif. Nomor telepon tersebut digunakan untuk menerima kode OTP sebagai bagian dari verifikasi identitas.
Pembuat konten menggunakan WhatsApp untuk menerima kode tersebut. Apabila pilihan itu tidak tersedia, pengguna dapat mengikuti metode verifikasi lain yang disediakan oleh aplikasi.
Kode OTP bersifat rahasia dan hanya boleh digunakan oleh pemilik rekening untuk menyelesaikan proses yang sedang dilakukan. Pengguna tidak boleh membagikannya kepada orang lain.
Siapkan KTP dan Nomor Kartu Debit
Setelah verifikasi nomor telepon, proses pendaftaran dilanjutkan dengan pemindaian KTP. Dalam tutorial, data identitas terdeteksi secara otomatis setelah foto diambil melalui aplikasi.
Pengguna perlu memastikan bahwa nama dan informasi lain yang terbaca sesuai dengan identitas resmi serta data rekening. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, sebaiknya ikuti petunjuk perbaikan atau hubungi layanan resmi BNI.
Selanjutnya, aplikasi meminta nomor kartu debit yang terhubung dengan rekening. Setelah nomor dimasukkan, pengguna diminta melakukan verifikasi menggunakan PIN kartu debit.
Tahapan ini menunjukkan pentingnya memastikan kartu yang digunakan memang terhubung dengan rekening yang hendak didaftarkan. Jika proses gagal meskipun kartu sudah aktif, nasabah sebaiknya tidak mencoba memasukkan data secara berulang tanpa mengetahui penyebabnya.
Verifikasi Wajah dan Pembuatan Kata Sandi
Proses registrasi kemudian dilanjutkan dengan verifikasi wajah. Dalam video, pembuat konten mengikuti instruksi pada layar, termasuk berkedip dan membuka mulut.
Setelah verifikasi wajah berhasil, pengguna diminta membuat kata sandi untuk masuk ke aplikasi wondr by BNI. Kata sandi login ini berbeda dari PIN transaksi yang digunakan ketika melakukan transaksi perbankan tertentu.
Perbedaan tersebut perlu diperhatikan agar pengguna tidak keliru saat mengakses aplikasi maupun mengonfirmasi transaksi. Kata sandi dan PIN sebaiknya dibuat dengan kombinasi yang aman serta tidak mudah ditebak.
Pengguna juga diminta memasukkan alamat email untuk menerima pemberitahuan penting. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pengisian data pribadi dan informasi rekening.
Isi Data Nasabah dengan Benar
Pada tahap berikutnya, aplikasi menampilkan sejumlah informasi yang perlu dilengkapi atau diperiksa, seperti nama ibu kandung, alamat, kecamatan, provinsi, pekerjaan, dan sumber dana.
Dalam video, pembuat konten mengisi informasi berdasarkan kondisi pemilik rekening. Setelah seluruh kolom diperiksa, ia melanjutkan ke tahap konfirmasi data dan tanda tangan elektronik.
Pengisian informasi harus dilakukan secara jujur dan sesuai keadaan sebenarnya. Jika pengguna tidak memahami kolom tertentu atau menemukan data yang tidak sesuai, lebih baik meminta penjelasan dari pihak bank sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Setelah proses konfirmasi, pembuat konten melanjutkan verifikasi email menggunakan kode OTP. Ia kemudian memperlihatkan tampilan rekening yang berhasil diakses melalui aplikasi.
Cek Saldo Rekening, Jangan Hanya Mengandalkan Status Bansos
Setelah berhasil masuk ke wondr by BNI, nasabah dapat memeriksa informasi rekening yang tersedia di aplikasi. Namun, keberhasilan registrasi tidak berarti bantuan sosial sudah masuk ke rekening.
Penerima bansos perlu membedakan antara status kepesertaan bantuan, proses penyaluran, dan saldo yang benar-benar tercatat pada rekening. Ketiganya merupakan informasi yang berbeda.
Jika saldo belum berubah, masyarakat sebaiknya memeriksa informasi melalui kanal resmi bank dan instansi penyalur bantuan. Jangan langsung menyimpulkan bantuan dibatalkan atau gagal disalurkan hanya karena saldo belum terlihat.
Penerima KKS juga perlu menjaga keamanan rekening dengan tidak membagikan PIN ATM, kata sandi aplikasi, maupun kode OTP kepada pihak lain. Untuk menghindari penipuan, gunakan aplikasi resmi dan hubungi layanan BNI apabila mengalami kendala registrasi atau akses rekening.
Dengan mengikuti petunjuk aplikasi dan memastikan kartu serta data nasabah sesuai, proses pendaftaran dapat dilakukan secara lebih aman. Adapun ketersediaan saldo bantuan tetap perlu dipastikan melalui informasi rekening dan pemberitahuan resmi penyaluran bansos.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : DUNIA SI KEMBAR