BLITAR KAWENTAR-Isu naturalisasi timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat. Tiga pemain yang saat ini berkarier di Liga 1 dikabarkan sedang menjalani proses naturalisasi untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI). Jika seluruh tahapan administrasi berjalan lancar, ketiganya berpeluang memperkuat skuad Garuda dalam agenda internasional mendatang.
Naturalisasi timnas Indonesia memang bukan kebijakan baru. Namun, setiap perkembangan terbaru selalu menyita perhatian publik, terutama karena berkaitan langsung dengan kekuatan tim nasional menghadapi jadwal padat seperti FIFA Matchday dan turnamen regional.
Kali ini, tiga nama yang mencuat adalah Ciro Alves, David Da Silva, dan Jordi Wehrmann. Ketiganya memiliki pengalaman panjang di kompetisi domestik dan dinilai bisa menambah kedalaman skuad asuhan pelatih kepala John Herdman.
Ciro Alves Ajukan Naturalisasi Jalur Umum
Nama pertama adalah Ciro Alves. Winger asal Brasil yang kini membela Malut United FC itu resmi mengajukan permohonan menjadi WNI pada awal Desember 2025.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara melalui media sosial resminya. Dalam pernyataannya, Ciro disebut telah berkonsultasi dan siap memenuhi seluruh persyaratan sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, termasuk melepas kewarganegaraan lamanya.
Ciro bukan sosok asing di Liga 1. Ia berkarier di Indonesia sejak 2019, pernah membela PS Tira, tampil impresif bersama Persib Bandung, hingga kini menjadi andalan Malut United. Dengan masa tinggal lebih dari enam tahun, ia memenuhi syarat administratif naturalisasi jalur umum.
Dari sisi teknis, Ciro dikenal sebagai pemain kreatif dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten. Jika resmi menjadi WNI, peluangnya memperkuat timnas Indonesia cukup terbuka, terutama untuk menambah variasi serangan dari sektor sayap.
David Da Silva, Mesin Gol Liga 1
Nama kedua dalam daftar naturalisasi timnas Indonesia adalah David Da Silva. Penyerang asal Brasil ini juga membela Malut United dan telah lama merumput di kompetisi domestik.
Kariernya di Indonesia dimulai pada 2018 bersama Persebaya Surabaya. Ia langsung menunjukkan ketajaman sebagai mesin gol tim. Meski sempat bermain di Malaysia bersama Terengganu FC pada 2021, David kembali ke Indonesia dan tampil tajam bersama Persib Bandung sebelum bergabung dengan Malut United pada 2025.
Sejak menetap kembali secara konsisten, David telah memenuhi syarat masa tinggal untuk mengajukan naturalisasi. Produktivitas golnya yang tinggi menjadikannya salah satu striker asing paling disegani di Liga 1.
Apabila resmi menjadi WNI, David berpotensi memperkuat lini depan timnas Indonesia. Kehadirannya bisa menjadi solusi atas kebutuhan striker berpengalaman yang sudah memahami atmosfer sepak bola nasional.
Jordi Wehrmann, Opsi Segar di Lini Tengah
Pemain ketiga adalah Jordi Wehrmann, gelandang keturunan Indonesia-Belanda yang kini memperkuat Madura United FC. Berdasarkan perkembangan terbaru per Januari 2026, proses naturalisasinya tengah berjalan.
Wehrmann lahir di Den Haag dan memiliki darah Indonesia dari garis neneknya. Jalur keturunan ini mempermudah proses administrasi untuk menjadi WNI.
Di level klub, performanya bersama Madura United musim 2025-2026 cukup impresif. Ia berperan sebagai gelandang yang mampu mengatur tempo permainan sekaligus membantu transisi bertahan dan menyerang.
Jika naturalisasi rampung tepat waktu, Wehrmann diproyeksikan bisa memperkuat timnas Indonesia pada agenda internasional terdekat, termasuk FIFA Matchday Series Maret 2026.
Peluang Dipanggil John Herdman
Dengan bergulirnya naturalisasi timnas Indonesia untuk tiga pemain ini, pertanyaan besar muncul: apakah mereka akan dipanggil John Herdman?
Keputusan akhir tentu berada di tangan pelatih dan tim kepelatihan. Faktor performa di klub, kondisi fisik, serta kecocokan dengan filosofi permainan tetap menjadi pertimbangan utama.
Namun satu hal yang menjadi nilai plus, ketiganya sudah lama beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Mereka memahami karakter permainan Liga 1 dan kultur suporter yang fanatik, sehingga proses integrasi di timnas diyakini lebih cepat.
Naturalisasi bukanlah solusi instan, melainkan bagian dari strategi memperkuat kedalaman skuad. Kombinasi pemain lokal berkualitas dan pemain naturalisasi berpengalaman diharapkan mampu menciptakan keseimbangan ideal dalam tim.
Kini publik tinggal menanti kelanjutan proses administrasi ketiga pemain tersebut. Jika semuanya rampung, timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan amunisi berharga untuk bersaing lebih kompetitif di level Asia.
Editor : Ichaa Melinda Putri