Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Panas! Toprak Razgatlioglu Gebrak Tes Privat MotoGP Jerez 2026, Sinyal Fabio Quartararo Membelot ke Honda Kian Menguat?

Natasha Eka Safrina • 2026-03-13 18:26:19

Pedro Acosta disebut titisan Rossi & siap rebut gelar Juara MotoGP 2026! Simak drama kontrak Marquez & pengakuan jujur Maverick Vinales.
Pedro Acosta disebut titisan Rossi & siap rebut gelar Juara MotoGP 2026! Simak drama kontrak Marquez & pengakuan jujur Maverick Vinales.

JAKARTA – Sirkuit Jerez, Spanyol, pekan ini mendadak menjadi pusat perhatian dunia balap motor. Tiga pabrikan raksasa, Yamaha, KTM, dan Aprilia, resmi berkumpul untuk menjalani agenda penting dalam Tes Privat MotoGP Jerez 2026. Menariknya, sesi uji coba tertutup selama dua hari ini disebut-sebut menjadi momentum krusial bagi tim untuk mematangkan motor 1.000 cc musim ini sekaligus mengunci purwarupa mesin 850 cc yang akan digunakan pada masa depan.

Kehadiran sosok sensasional asal Turki, Toprak Razgatlioglu, menjadi magnet utama dalam agenda ini. Sang juara dunia World Superbike (WSBK) tersebut dipastikan menambah jam terbangnya di atas motor prototipe setelah terlihat melakukan perjalanan menuju Spanyol. Partisipasi Toprak dalam Tes Privat MotoGP Jerez 2026 semakin menarik karena adanya rumor penggunaan dua merek ban sekaligus, yakni Michelin dan Pirelli. Hal ini membuka spekulasi bahwa Toprak mungkin sedang menguji kenyamanan motor MotoGP dengan ban Pirelli, merek yang telah memberinya kesuksesan besar di ajang Superbike.

Persiapan Mesin Baru 850 cc

Agenda Tes Privat MotoGP Jerez 2026 kali ini bukan sekadar latihan rutin. Tim-tim pabrikan memanfaatkan status konsesi untuk menurunkan pembalap penguji terbaik mereka. Andrea Dovizioso (Yamaha), Pol Espargaro (KTM), dan Lorenzo Savadori (Aprilia) telah mengonfirmasi kehadiran mereka. KTM bahkan selangkah lebih maju dengan kembali menguji motor 850 cc setelah sebelumnya sempat melakukan uji coba serupa pada Desember lalu.

Baca Juga: Marc Marquez Rela Mengalah! Pecco Bagnaia Sampai Terharu Dengar Keputusan Mengejutkan Sang Juara Dunia Jelang Era Baru MotoGP 2027

Yamaha, yang saat ini memegang status konsesi, memiliki keuntungan besar karena dapat menurunkan pembalap utama secara penuh. Meski Toprak hanya mampu finis di urutan ke-20 pada seri pembuka di Thailand, ritme kecepatannya yang setara dengan pembalap reguler Yamaha lainnya memberikan harapan baru bagi pabrikan Jepang tersebut untuk bangkit dari keterpurukan sebelum seri kedua di Brasil dimulai.

Honda Klaim Masalah Getaran Berakhir

Di sisi lain, kabar positif datang dari kubu Honda. Luca Marini secara tegas menyatakan bahwa masalah getaran kronis atau chatter yang menghambat performa Honda RC213V sepanjang musim lalu kini telah sepenuhnya terselesaikan. Menurut Marini, kombinasi perubahan teknis dan penyesuaian gaya balap yang lebih halus menjadi kunci hilangnya masalah tersebut.

"Solusinya bukan tunggal, melainkan hasil kombinasi teknis dan cara berkendara. Jika terlalu agresif menggunakan rem belakang, getaran itu muncul. Namun dengan gaya balap yang lebih smooth, motor kini jauh lebih stabil," ungkap Marini. Meskipun masalah chatter usai, Honda kini beralih fokus untuk menyelesaikan kendala daya cengkeram ban belakang (rear grip) yang masih lemah, terutama saat menggunakan ban kompon lunak di sesi kualifikasi.

Baca Juga: Pedro Acosta Titisan Valentino Rossi! Siap Jegal Marc Marquez Rebut Takhta Juara MotoGP 2026, Maverick Vinales Menyesal?

Rumor Fabio Quartararo ke HRC

Selain kesibukan di lintasan, paddock juga diguncang oleh spekulasi masa depan Fabio Quartararo. Rekan senegaranya, Johann Zarco, secara blak-blakan memberikan pernyataan mengejutkan. Zarco menyebut tidak akan kaget jika "El Diablo" mampu tampil melesat jika suatu saat menunggangi Honda. Zarco menilai kemampuan luar biasa Fabio dalam mengekstraksi performa dari motor Yamaha yang sulit adalah modal besar bagi Honda.

Rumor panas menyebutkan bahwa Quartararo telah mencapai kesepakatan prinsip untuk pindah ke Honda HRC mulai musim 2027, bertepatan dengan pemberlakuan regulasi mesin 850 cc. HRC kabarnya sedang berburu pembalap top-tier untuk memimpin pengembangan motor baru mereka, mengingat kontrak Joan Mir dan Luca Marini yang akan segera habis. Jika benar terjadi, kepindahan ini akan menjadi megatransfer paling fenomenal di era modern MotoGP.

Seluruh tim kini berlomba dengan waktu dalam Tes Privat MotoGP Jerez 2026 untuk memastikan performa mereka tetap kompetitif sebelum terbang ke Goiânia, Brasil, pada 20-22 Maret mendatang. Dengan segala intrik di lintasan dan bursa transfer, musim 2026 dipastikan akan berjalan jauh lebih liar dari perkiraan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Toprak Razgatlioglu #MotoGP Jerez #fabio quartararo