BLITAR - Di era digital yang terus berkembang, banyak anak muda mulai mencari peluang di dunia internet. Salah satu sosok inspiratif yang berhasil meniti karir di bidang ini adalah Dhimas Aura Bhagastama, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates. Pemuda 25 tahun ini telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang.
Dhimas memiliki perjalanan yang unik dalam dunia finansial digital. Sejak masa SMP hingga SMA sekitar 2015, dia sudah tertarik pada dunia ekonomi digital, khususnya kripto dan blockchain.
Berawal dari rasa ingin tahu dan kebiasaan berselancar di internet, dia mulai mendalami cara mendapatkan penghasilan melalui dunia digital. "Dulu saya sering mencari cara mendapatkan uang dari internet. Dari sana, saya mulai mengenal trading, saham, forex, hingga akhirnya tertarik dengan Bitcoin," ungkap Dhimas.
Dia mengakui bahwa perjalanannya penuh tantangan, terutama karena minimnya akses informasi dalam bahasa Indonesia pada saat itu. Namun, hal itu justru memacunya untuk belajar secara otodidak dan mengembangkan pemahamannya tentang aset digital.
Ketertarikannya terhadap dunia ekonomi semakin berkembang ketika ia melanjutkan pendidikan di jurusan ekonomi. Meskipun tidak terlalu unggul dalam pelajaran matematika di sekolah, dia menemukan bahwa dirinya lebih mudah memahami analisis ekonomi. Hal ini membantunya mendalami konsep investasi dan finansial digital lebih jauh.
Tahun 2020 menjadi titik balik bagi Dhimas. Saat pandemi Covid-19 melanda, dia melihat peluang untuk kembali fokus pada dunia kripto. Dengan pengetahuannya yang semakin matang, dia mendirikan komunitas "Pejuang Kripto".
Komunitas itu menjadi wadah berbagi ilmu bagi para peminat aset digital di Indonesia. Dia ingin lebih banyak orang memahami bahwa kripto bukan sekadar spekulasi, tetapi juga memiliki dasar ekonomi yang kuat.
"Kripto sering mendapat stigma negatif karena banyaknya kasus penipuan. Padahal, sekarang industri ini sudah diregulasi oleh OJK dan memiliki status legal di Indonesia. Penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara investasi yang sah dan skema penipuan," jelasnya.
Berkat dedikasinya, Dhimas sempat bekerja di berbagai proyek blockchain dan platform exchange kripto. Dia juga diakui sebagai influencer di dunia kripto dengan banyak pengikut yang menantikan edukasi serta analisisnya.
Kepada generasi muda, Dhimas berpesan agar tidak takut mencoba hal baru. "Yang penting adalah menemukan skill dan passion masing-masing. Jangan mudah menyerah dan terus belajar. Zaman sekarang, akses informasi sudah lebih mudah dibandingkan dulu, jadi manfaatkan sebaik-baiknya."
Dari seorang pemuda desa yang belajar secara otodidak hingga menjadi sosok berpengaruh di dunia kripto, perjalanan Dhimas Aura Bhagastama adalah bukti bahwa kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau berusaha dan tidak berhenti belajar. (*/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah