BLITAR - Hobi menulis tidak bisa dilepaskan dari sosok Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Drs Moh Rosyad MSi.
Di tengah rutinitas padat sebagai sosok yang menjadi salah satu jembatan penghubung antara Kemenag Kabupaten Blitar dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, ia sering kali meluangkan waktu untuk menghasilkan karya tulis.
Hobi menulis pria warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ini disalurkan dalam bentuk karya artikel di website Kemenag Kabupaten Blitar maupun dalam media publikasi keluarga besar seksi PAIS.
Misalnya, di tengah suasana Ramadan 1446 Hijriah, tulisan yang diangkat, antara lain seputar ibadah puasa, nuzulul Quran, lailatul qadar, zakat fitrah, hingga menyambut dan makna Idul Fitri. Rencananya selama Ramadan ia menulis sebanyak 6-10 artikel. “Alhamdulillah sudah terealisasi dua artikel,” jelas pria 57 tahun ini.
Dalam menyalurkan hobi menulis, pria yang memiliki keluarga besar di Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Kademangan, ini memiliki waktu favorit untuk merangkai kata. Sehingga hobi tersebut tidak mengganggu rutinitas harian di kantor, maupun waktu bersama keluarga ketika pulang ke Kota Malang.
Ketika bertugas ia lebih banyak tinggal di rumah dinas yang ada di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro. Waktu yang ia pilih biasanya menjelang tidur atau setelah Subuh.
“Saya sering meluangkan waktu untuk menulis. Dengan menulis, mengharuskan saya untuk membaca banyak referensi sesuai tema yang akan ditulis, dan bagi saya menulis bisa menjadi sarana belajar,” terang Rosyad.
Menulis bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi. Rosyad juga tidak pelit untuk berbagi ilmu. Bersama kelompok kerja guru pendidikan agama Islam (KKG PAI) di bawah naungan seksi PAIS, ia kerap menularkan dan memberikan contoh aksi nyata mempromosikan berbagai kegiatan seksi PAIS, melalui konten berupa tulisan hingga audiovisual.
Untuk mendukung aksi nyata promosi tersebut, dua tahun terakhir juga dibentuk tim informasi teknologi (IT).
Dalam dunia menulis, suami Reni Rachmawati pertama kali belajar menulis di kolom mahasiswa Jawa Pos pada 1991 silam. Usai lulus kuliah, ia juga pernah menjadi wartawan lepas dan mengisi berbagai artikel dalam rentang 1993 hingga awal 2002. Bahkan, pada 2002, ia bersama rekan-rekannya merintis tabloid hingga stasiun TV lokal di Kota Batu.
Upaya membangun media tersebut, berhenti ketika turun peraturan aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh merangkap menjadi wartawan. Sejak saat itu, untuk menyalurkan energi, ia kembali menulis kolom opini di beberapa media masa.
“Selain itu, juga menjadi dosen tamu mata kuliah agama di beberapa kampus,” ungkap pria ramah ini.
Kini, ketika mengemban amanah sebagai Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Blitar, aktivitas dalam dunia kampus tidak seperti ketika bertugas di Malang Raya, yang mencakup beberapa kampus.
Berdinas di wilayah Kabupaten Blitar, aktivitas menjadi dosen tamu hanya berlangsung di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Blitar.
Sedangkan, perjalanan karir dalam keluarga besar kemenag, Rosyad mengawali dengan menjadi staf di Kemenag Kabupaten Malang pada 1996. Sebelum berlabuh di Kemenag Kabupaten Blitar, ia pernah berdinas di Kemenag Kota Batu dan Kemenag Kota Malang. Usai menjadi staf, beberapa jabatan pernah ia emban, mulai kepala kantor urusan agama (KUA) di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu.
“Selain itu, juga pernah mengabdi sebagai kasi bimas, kasi haji, hingga kasi penamas. Sebelum akhirnya pada 3 Januari 2022, mulai aktif di Kemenag Kabupaten Blitar,” terang bapak tiga anak ini. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah