Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemuda asal Blitar Ini Berhasil Tampil di Kompetisi Dai AKSI Indosiar, Ini Dia Sosok Santri Ponpes Lirboyo

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 8 Maret 2025 | 18:00 WIB

 

IMPIAN TERWUJUD: Mohamad Ainul Yaqin sedang persiapan tampil dalam panggung AKSI Indosiar beberapa waktu lalu.
IMPIAN TERWUJUD: Mohamad Ainul Yaqin sedang persiapan tampil dalam panggung AKSI Indosiar beberapa waktu lalu.

BLITAR - Ramadan kali ini menjadi spesial bagi masyarakat Kabupaten Blitar karena bisa mengirimkan perwakilannya di ajang Akademi Sahur Asia (AKSI) yang digagas oleh salah satu televisi nasional.

Berbagai dukungan mengalir dari semua elemen masyarakat, termasuk Bupati Blitar Rijanto yang juga membuat video ucapan untuk pemuda ini.

Dia bernama Mohamad Ainul Yaqin, warga Desa Gondang, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dia mengaku partisipasinya pada ajang AKSI ini merupakan mimpinya sejak 2 tahun lalu.

Berawal dari dakwah safari Ramadan di Wonogiri selama dua tahun berturut-turut, kini Yaqin berhasil melangkah ke panggung nasional melalui ajang AKSI Indosiar. Yaqin mengaku tidak pernah membayangkan dirinya bisa tampil dalam kompetisi dakwah bergengsi tersebut.

Awalnya, ketika bersantai di sofa, dia sempat membayangkan bisa berdakwah di skala nasional, tetapi tidak yakin hal itu dapat terwujud.

“Suatu ketika, ada warga Wonogiri ingin saya untuk berdakwah lagi di tempatnya. Saya bercanda menjawab, insya Allah tidak bisa, tapi lihat saja saya di AKSI Indosiar. Hal itu saya sampaikan dengan nada bercanda dan tidak ada niatan ambisi. Tak disangka candaan itu menjadi kenyataan,” ujar Yaqin, sapaan akrabnya, Sabtu (8/3/2025).

Santri Pondok Pesantren Lirboyo ini menuturkan bahwa awalnya memiliki teman yang kakaknya pernah menjadi juara tiga AKSI Indosiar 2022. Yaqin mencoba mencari informasi tentang cara mengikuti ajang ini, tetapi tidak mendapat respons. Dia pun tidak terlalu berharap dan tetap fokus menghafal Alquran untuk menambah wawasan.

Hingga suatu hari, kabar baik datang. Pondok Pesantren Lirboyo mendapat kesempatan mengikuti audisi AKSI Indosiar. Awalnya, pihak pondok sudah menunjuk santri lain untuk mewakili, tetapi salah satu peserta mengundurkan diri.

Kesempatan ini kemudian diberikan kepada Yaqin yang tanpa ragu langsung memberanikan diri untuk ikut serta.

"Saya sempat merasa minder karena santri-santri dari Lirboyo banyak yang lebih hebat dan berbakat. Tapi saya pikir saya harus tetap maju dan tidak boleh mengecewakan pondok," ungkapnya.

Saat audisi, Yaqin memilih tema dakwah tentang bahaya judi online. Meskipun audisi dilakukan secara daring, dia tampil lepas dengan senyuman dan tanpa beban ekspektasi tinggi.

Setelah audisi, dia pun tidak terlalu memikirkan hasilnya. Namun, pada 7 Februari lalu, saat sedang mengikuti kegiatan di pondok, dia mendapat kabar dari tim kreatif Indosiar bahwa dirinya lolos ke AKSI.

Saat itu, Yaqin sedang mendekorasi acara di pondok pesantren. Tentu kabar dari pihak Indosiar itu membuatnya terkejut dan tidak menyangka telah menerima telepon itu. Setelah dikonfirmasi, ternyata benar dia lolos audisi dan diminta untuk mengirim foto identitas diri untuk keberangkatan ke Jakarta.

Kabar bahagia ini sempat bercampur kesedihan ketika dia memberi tahu keluarga. Sang kakak mengabarkan bahwa ibunya sedang sakit. Namun, dengan tekad kuat, Yaqin tetap berangkat ke Jakarta pada 22 Februari. Malam sebelum keberangkatan, dia tidur di samping ibunya dan meminta doa restu.

“Saya ingin menghadiahkan keberhasilan ini untuk keluarga, terutama ibu. Saya ingin memberangkatkan umrah orang tua dari usaha sendiri. Alhamdulilah dikasih jalan oleh Allah dengan ikut ajang AKSI ini,” tuturnya.

Saking sayangnya, Yaqin membawakan tema ibu saat pertama kali tampil berdakwah di ajang AKSI Indosiar. Dia mendedikasikan penampilannya untuk orang tuanya dan hasilnya dapat membuat penonton terharu dengan dakwahnya.

“Saya membawakan dakwah bertema ‘suksesmu jasa ibumu’. Alhamdulilah lancar penampilan pertama kemarin. Akhir pekan ini insya Allah akan tampil lagi,” kata Yaqin.

Yaqin menjalani jadwal latihan yang padat di Jakarta. Mulai dari public speaking, akting, hingga pelatihan dakwah dari PBNU. Meskipun tidak menampilkan bakat lain seperti bernyanyi, dia bertekad menyampaikan dakwah yang bermakna dan membawa nama baik Pondok Pesantren Lirboyo.

"Semua peserta AKSI adalah pemenang dengan cerita dan niat baik masing-masing. Saya hanya meminta doa dari orang-orang yang mengenal saya, berusaha tampil maksimal, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah. Jika tidak juara, pasti ada jalan lain untuk menggapai impian memberangkatkan umrah orang tua," pungkasnya. (jar/c1/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Mohamad Ainul Yaqin #indosiar #santri lirboyo #ponpes #AKSI Indonesia #pemuda blitar #kompetisi dai