Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Aurora Ribero & Kiesha Alvaro: Chemistry Dua Generasi dalam Film Komang

Ifa Ma'rifatul Maula • Rabu, 9 April 2025 | 06:00 WIB

Photo
Photo

BLITAR - Di tengah derasnya film-film lokal yang menghiasi bioskop Indonesia awal tahun 2025, hadir sebuah kisah cinta sederhana namun menggetarkan hati: Komang.

Film ini tidak hanya mengisahkan tentang takdir dan pengorbanan cinta, tetapi juga mempertemukan dua aktor muda dari lintas pengalaman—Aurora Ribero dan Kiesha Alvaro—yang membangun chemistry tak terduga di layar lebar.

Dua generasi. Dua gaya akting. Satu cerita cinta.

Disutradarai oleh Naya Anindita, Komang diadaptasi dari kisah nyata pasangan Raim Laode dan Ade Widiandri, yang sebelumnya diabadikan lewat lagu viral “Komang”. Dalam film ini, kisah mereka dihidupkan lewat karakter Komang 'Ade' (Aurora Ribero), perempuan perantau asal Bali yang lembut namun penuh prinsip, dan Raim 'Ode' (Kiesha Alvaro), pemuda dari Buton yang merantau ke Jakarta untuk mengejar mimpinya.

Baca Juga: Rekomendasi Film Terbaru di CGV Blitar Square April 2025, Jangan Sampai Lewatkan Lur!

Sejak pertemuan pertama, hubungan antara Ade dan Ode dibangun lewat interaksi kecil yang penuh makna. Kamera menangkap detail: senyum gugup, tatapan dalam, dan dialog-dialog singkat yang penuh keheningan. Dan di situlah, chemistry antara Aurora dan Kiesha mulai terasa.

Bagi Aurora Ribero, Komang bukan sekadar film romantis. Ia menghadirkan Ade sebagai sosok perempuan yang bukan hanya objek cinta, tapi individu yang punya prinsip, keraguan, dan luka. Aurora tak banyak bermain dengan dialog. Ia bermain dengan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan aura—membuat Ade menjadi karakter yang hidup dan membekas.

Dari pengalaman bermain di film-film drama sebelumnya, Aurora membawa kedalaman emosi yang tidak meledak-ledak, tapi terasa nyata. Ia tahu kapan harus diam, dan bagaimana cara menyampaikan makna dari keheningan itu.

Ini membuat penonton merasa seperti sedang mengintip potongan hidup nyata, bukan sekadar adegan fiksi.

Baca Juga: Pencari Ikan Hanyut di Sungai Brantas Blitar Belum Ditemukan, Begini Kronologinya

Banyak yang terkejut saat melihat Kiesha Alvaro tampil sebagai Ode. Dikenal dari dunia sinetron dan musik, Kiesha menghadapi tantangan berat untuk membuktikan kapasitas aktingnya di layar lebar. Namun, lewat Komang, ia menjawab itu semua.

Sebagai Ode, Kiesha membawa karakter yang penuh semangat, optimis, namun juga rapuh. Ia menampilkan kerinduan terhadap kampung halaman, kegigihan untuk mengejar mimpi, dan dilema saat cinta harus dihadapkan dengan kenyataan. Penonton dibuat ikut jatuh cinta pada sosok Ode yang apa adanya.

Apa yang membuat penampilan Aurora dan Kiesha istimewa adalah chemistry yang terasa natural. Tidak berlebihan. Tidak dibuat-buat. Interaksi mereka berkembang perlahan—dari canggung menjadi akrab, dari tawa kecil menjadi luka yang dalam.

Yang menarik, Aurora dan Kiesha berasal dari latar belakang dunia hiburan yang berbeda. Aurora lahir dari perfilman, sementara Kiesha tumbuh lewat sinetron dan musik. Namun keduanya berhasil menyamakan frekuensi, menciptakan energi yang menyatu di layar.

Inilah yang membuat film Komang terasa sangat manusiawi.

Meski seumuran (sama-sama lahir tahun 2004), gaya akting Aurora dan Kiesha merepresentasikan dua pendekatan generasi berbeda. Aurora tampil dengan kedewasaan dan ketenangan khas film indie, sementara Kiesha membawa semangat pop culture yang ekspresif. Perpaduan keduanya memberi warna unik dalam film ini—seperti harmoni antara dua nada dalam lagu cinta Raim Laode.

Baca Juga: Rekomendasi Film Terbaru di CGV Blitar Square April 2025, Jangan Sampai Lewatkan Lur!

Di balik sinematografi yang indah dan alur yang menyentuh, Komang menyimpan kekuatan besar pada dua pemeran utamanya. Aurora Ribero dan Kiesha Alvaro bukan hanya menyuguhkan kisah cinta remaja biasa. Mereka memperlihatkan bahwa ketika dua aktor dari dunia yang berbeda bisa saling percaya dan berproses bersama, hasilnya adalah sebuah cerita cinta yang terasa tulus dan membekas. (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kiesha Alvaro #Film Komang #aurora ribero #Film Indonesia 2025