Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bencana Hidrometeorologi Masih Berpotensi Terjadi di Wilayah Blitar, Ini Bencana yang Harus Diwaspadai

Yanu Aribowo • Senin, 26 Mei 2025 | 20:30 WIB
MENDUNG: Suasana persawahan di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari.
MENDUNG: Suasana persawahan di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari.

BLITAR – Potensi terjadinya bencana hidrometeorologi tetap harus diwaspadai masyarakat.

Pasalnya, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir, angin kencang, dan puting beliung, masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.

Kondisi tersebut menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, hingga pohon tumbang.

Berdasarkan rilis yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, kondisi dinamika atmosfer menunjukan adanya pola belokan angin dan pertemuan angin di Laut Jawa, serta terdapat gangguan atmosfer berupa gelombang madden julian oscillation (MJO) dan gelombang low yang diprakirakan melintasi wilayah Jawa Timur.

“Situasi itu mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan yang intens,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto.

Selain itu, kondisi atmosfer lokal yang masih labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas mendukung pertumbuhan awan kumulonimbus yang cukup signifikan.

Untuk itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan dampak bencana.

Untuk perkembangan pergantian musim di wilayah Jawa Timur, secara klimatologi, sebagian besar wilayah sudah memasuki awal musim kemarau dan sebagian kecil wilayah masih dalam masa pancaroba.

“Sehingga potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi,” jelas Ivong.

Seperti diketahui, wilayah Kabupaten Blitar menjadi salah satu wilayah yang perlu mewaspadai terjadinya potensi cuaca ekstrem, selain wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Sumenep. (ynu/c1)

Editor : M. Subchan Abdullah
#banjir #MJO #waspada cuaca ekstrem #Madden Julian Oscillation #Hidrometeorologi #waspada #pohon tumbang #banjir bandang #tanah longsor #bencana #jalan licin