Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mengenal Sosok Perempuan Muda asal Kota Blitar Duta Persahabatan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 7 Juni 2025 | 17:05 WIB
SEMANGAT TINGGI: Jalan Gusti Ayu Monica K. di Dunia Pageant.
SEMANGAT TINGGI: Jalan Gusti Ayu Monica K. di Dunia Pageant.


BLITAR - Wajahnya kerap tampil anggun di atas panggung. Tak jarang, dia membawa pulang gelar dari ajang-ajang pemilihan duta.

Gemerlap panggung dan senyum manis di balik selempang itu ada saat Gusti Ayu Monica Kusmaningrum, warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, tak mudah melakoni jalannya.

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (UNISMA) ini memulai semuanya dari ketertarikan masa kecil terhadap seni dan modeling.

“Aku mulai dari TK ikut tari-tarian tradisional. Lalu pas SD ikut lomba modeling, tapi kalah terus, Mas,” ucap Ayu sambil tersenyum.

Minatnya terhadap dunia seni terus tumbuh meski tak langsung membawanya ke kemenangan.

Dari lomba ke lomba, Ayu terus mencoba meski tak selalu menang. Dia sempat rehat dari dunia modeling saat SMP dan SMA.

Selama masa itu, dia aktif di kepramukaan dan pasukan pengibar bendera (Paskibra). Pandemi Covid-19 sempat membuat aktivitasnya tersendat.

Namun, semangat itu tak padam.
Baru ketika kuliah, langkahnya kembali mantap menapaki dunia yang pernah dia sukai, dunia duta atau pageant.

Semester dua, Ayu mengikuti Duta Fakultas Hukum dan mendapatkan runner-up satu. Lalu, lanjut ikut Duta Kampus UNISMA 2023 dan syukurnya juara.

Pencapaian itu menjadi titik balik bagi Ayu. Tak berhenti di situ, dia juga mengikuti ajang Duta Wisata Kangmas Diajeng Kota Blitar 2024, dan dinobatkan sebagai Duta Persahabatan.

Sebuah gelar yang dia akui bukan sekadar prestise, melainkan juga amanah untuk terus berkontribusi.

“Aku sebenarnya ikut duta kampus karena ingin lari dari permintaan orang tua yang meminta aku ikut BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Aku enggak cocok, akhirnya cari kegiatan yang bisa bawa nama aku dan kampus, tapi tetap sesuai minat,” Kata Ayu.

Dari sana, dia bergabung dengan UKM Korps Protokoler yang menaungi duta kampus. Ketertarikannya terhadap dunia seni dan modeling menjadi alasan kuat untuk terus melangkah.

Dukungan orang tua pun ikut memperkuat tekadnya. Meski tidak datang dari paksaan, dia mengakui bahwa memang punya kecenderungan ke arah seni, terutama modeling.

Kini, Ayu tengah menjabat Ketua Umum UKM Protokoler di kampusnya.

Meski aktivitas organisasi dan kuliah mulai padat, apalagi memasuki semester tujuh dan bersiap menyusun skripsi, dia masih membuka kemungkinan untuk ikut ajang lain seperti Raka Raki Jawa Timur.

Namun, dia juga realistis. Standar tinggi badan yang semakin ketat membuatnya berpikir ulang.

“Aku tingginya masih kurang, Mas. Katanya tahun depan batas tinggi dinaikkan. Tapi kalau nanti ada kesempatan dan waktunya pas, ya mungkin aku ikut,” pungkasnya. (jar/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Sukorejo #Ketua #bem #perempuan muda #dunia #diajeng #mahasiswa #Sosok #peagent #Kota Blitar