BLITAR – Perceraian artis kembali menjadi sorotan publik. Acha Septriasa resmi bercerai dari Vicky Harisma setelah hampir sembilan tahun menjalani bahtera rumah tangga. Namun, yang menjadi perhatian bukan hanya kabar perpisahan mereka, melainkan juga fakta bahwa Vicky Harisma tidak hadir dalam sidang perceraian tersebut.
Sidang perceraian Acha Septriasa dan Vicky Harisma digelar di Pengadilan Agama Jakarta Pusat dan diputuskan pada 19 Mei 2025. Dalam dokumen putusan yang dikutip dari Tribun Sumsel, disebutkan bahwa tergugat (Vicky Harisma) telah dipanggil secara sah dan patut, tetapi tidak hadir dalam persidangan. Hal ini membuat majelis hakim memutus perkara secara verstek (tanpa kehadiran tergugat).
“Mengabulkan gugatan penggugat dengan first take,” tulis amar putusan. Putusan tersebut juga menyebut bahwa Vicky menjatuhkan talak satu kepada sang aktris yang memiliki nama lengkap Jelita Septriasa binti Sagita Ahim Syahji.
Baca Juga: Cerita Perjalanan Peraih Juara 1 Putri Batik Kota Blitar yang Berawal dari Pidato Bahasa Inggris
Ketidakhadiran yang Membisu
Ketidakhadiran Vicky Harisma di ruang sidang menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Dalam sistem hukum perdata, terutama perkara perceraian di Pengadilan Agama, kehadiran kedua pihak sangat penting untuk memberikan klarifikasi, kesaksian, serta menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perkara secara adil.
Namun, dalam kasus Acha dan Vicky, absennya Vicky justru memperlihatkan adanya komunikasi yang kemungkinan telah terputus jauh sebelum gugatan diajukan. Situasi ini menciptakan kesan bahwa perpisahan tersebut telah menjadi pilihan sepihak yang tidak bisa lagi dinegosiasikan.
Langkah Acha sebagai penggugat juga menunjukkan ketegasan dan kesiapan emosional untuk mengakhiri hubungan yang dirasanya sudah tidak bisa dipertahankan.
Baca Juga: Dari Hajatan ke Panggung Televisi: Brenda Vanessa, Pelajar Blitar yang Bersinar Lewat Suara
Talak Satu Bainy Syughra: Apa Artinya?
Dalam amar putusan, disebutkan bahwa Vicky menjatuhkan talak satu Bainy Syughra, istilah dalam hukum Islam yang menandakan bahwa talak tersebut masih memungkinkan untuk dirujuk selama dalam masa iddah (masa tunggu), kecuali sang istri menolak atau telah keluar dari masa iddah.
Ini berarti, secara teknis, Acha dan Vicky masih memiliki celah hukum untuk kembali bersama jika keduanya sepakat dalam kurun waktu tertentu. Namun, fakta bahwa Vicky tidak hadir di sidang dan Acha telah menempuh jalur hukum, mengindikasikan kecilnya kemungkinan tersebut.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Vicky terkait ketidakhadirannya, sementara Acha juga memilih untuk tidak banyak bicara di media, meski ia aktif di berbagai kegiatan perfilman dan sosial.
Baca Juga: Sosok Edmouna Via Dolorosa, Wakil Jeng 1 Kabupaten Blitar 2025: Perempuan Harus Berdaya
Dari Pernikahan Mewah ke Putusan Pengadilan
Pernikahan Acha Septriasa dan Vicky Harisma pernah menjadi perbincangan hangat publik pada 2016. Keduanya menikah secara khidmat dan elegan di Hotel The Meridien, Jakarta Pusat, pada 12 November 2016. Pasangan ini kemudian menetap di Australia dan dikaruniai seorang anak perempuan.
Selama beberapa tahun, kehidupan pernikahan mereka tampak harmonis. Namun, Acha yang aktif di dunia film dan edukasi, mulai jarang membagikan kebersamaan dengan suami di media sosial sejak 2023. Banyak netizen mulai berspekulasi, namun saat itu tidak ada konfirmasi apa pun dari keduanya.
Hingga akhirnya, putusan Mahkamah Agung yang diterbitkan melalui Pengadilan Agama Jakarta Pusat membenarkan bahwa hubungan keduanya telah resmi berakhir secara hukum.
Baca Juga: Burnout, Ekspektasi, dan Mencari Makna Hidup: Maudy Ayunda dan Lagu Jakarta Ramai
Publik Figur, Privasi, dan Pilihan Diam
Kasus perceraian ini juga membuka kembali diskusi publik tentang bagaimana figur publik memilih menyelesaikan persoalan pribadi dengan cara senyap, tanpa sensasi atau konferensi pers. Dalam beberapa kasus, langkah ini dinilai lebih elegan dan melindungi psikologis anak serta keluarga besar.
Namun di sisi lain, publik juga merasa kehilangan narasi tentang “alasan” di balik perpisahan. Apakah karena ketidakcocokan? Apakah karena jarak dan pekerjaan? Apakah ada faktor lain yang belum terungkap?
Pertanyaan-pertanyaan itu muncul karena sosok Acha Septriasa selama ini dikenal sebagai aktris berbakat, berpendidikan, dan memiliki citra publik yang bersih. Ia jarang sekali terlibat konflik publik atau drama pribadi.
Baca Juga: Burnout, Ekspektasi, dan Mencari Makna Hidup: Maudy Ayunda dan Lagu Jakarta Ramai
Dukungan Netizen dan Pesan Emosional
Pasca munculnya kabar perceraian, linimasa media sosial dipenuhi dukungan untuk Acha. Banyak yang menyebutnya sebagai sosok perempuan tangguh yang tetap menjalani hidup dengan penuh martabat, meski harus melewati fase berat dalam hidupnya.
"Acha contoh perempuan cerdas dan mandiri. Nggak banyak omong, tapi jelas langkahnya. Salut!" tulis seorang pengguna X (Twitter).
Bahkan beberapa akun penggemar membuat kompilasi perjalanan karier Acha dari remaja hingga dewasa, sambil menyematkan pesan: “Kami tetap mendukungmu.”
Baca Juga: Dari Warnet ke Sound System: Transformasi Bisnis Mas Bre, Pendiri Brewog Audio Blitar
Perceraian Bukan Akhir
Kasus perceraian Acha Septriasa dan Vicky Harisma ini menyisakan banyak pelajaran, tidak hanya soal hukum, tetapi juga soal bagaimana publik figur memilih menjaga privasi dan kehormatan dalam situasi sulit.
Meski pernikahan telah berakhir, keduanya masih memiliki tanggung jawab sebagai orang tua dari anak yang mereka besarkan bersama. Dan publik pun berharap, langkah ini bisa menjadi awal baru yang lebih sehat untuk masing-masing pihak.
Editor : Anggi Septian A.P.