Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cerita Perjalanan Perempuan Warga Srengat Sukses jadi Finalis Putra Putri Batik Jatim 2024

Luqi Nur Zaimatil Fataah • Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:00 WIB
CINTA BUDAYA: Nila Zahrotul Alwana mengenakan gaun batik ketika tampil di ajang Putra Putri Batik Jawa Timur 2024 lalu.
CINTA BUDAYA: Nila Zahrotul Alwana mengenakan gaun batik ketika tampil di ajang Putra Putri Batik Jawa Timur 2024 lalu.

BLITAR - Ajang Putra Putri Batik Jawa Timur 2024 menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian sekaligus kecintaan mereka terhadap budaya batik.

Dari Blitar, sosok Nila Zahrotul Alwana turut hadir sebagai salah satu finalis yang berhasil melewati proses seleksi ketat. 

Perempuan berusia 23 tahun warga Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, ini menceritakan bahwa perjalanannya hingga menjadi finalis tidaklah mudah.

Dia harus melewati tahap seleksi pertama dan kedua yang digelar di Blitar.

Setelah melalui sesi wawancara, Nila dinyatakan lolos sebagai finalis.

Meski pada akhirnya belum bisa meraih gelar juara, dia tetap menganggap pengalaman ini sebagai anugerah.

“Mungkin waktu itu memang belum rezeki saya, tapi saya bersyukur bisa sampai di tahap finalis. Itu sudah menjadi pengalaman luar biasa bagi saya,” ungkap Nila.

Motivasi Nila mengikuti ajang Putra Putri Batik Jawa Timur sederhana namun penuh makna. Dia ingin meng-upgrade diri, belajar berkembang sesuai kemampuan, dan tampil lebih percaya diri di ruang publik.

“Saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan terus berusaha mengembangkan potensi diri. Dari ajang ini, saya bisa belajar banyak hal baru,” jelasnya.

Di balik langkahnya, Nila membawa kelebihan yang ia miliki, terutama dalam bidang tarik suara dan seni qori’.

Tak hanya itu, dia juga pernah meraih gelar Duta Santri Persahabatan 2024 di kampusnya.

Baca Juga: Dua Pesilat Kota Blitar Raih Perunggu di Kejurprov Jatim, IPSI: Segera Siapkan Wali Kota Cup 2025

Dukungan kuat dari keluarga, khususnya orang tua dan saudara, menjadi energi besar yang selalu menguatkan langkahnya.

 “Inspirasi terbesar saya adalah ulama dan orang tua. Mereka menjadi teladan dalam hidup saya,” ujarnya.

Bagi Nila, salah satu momen paling berkesan adalah ketika ia pertama kali berani tampil percaya diri di depan umum, yakni saat mengikuti ajang Putra Putri Batik sebelumnya.

Dari situ, dia belajar bahwa keberanian adalah modal utama untuk melangkah lebih jauh.

 

Selain itu, dunia budaya juga memberinya panggilan tersendiri. “Budaya kita semakin lama semakin tenggelam oleh zaman. Karena itu saya ingin terjun lebih jauh, belajar, dan menyalurkan budaya tersebut agar tetap hidup,” ungkapnya.

 

Dalam setiap penampilan, Nila selalu berusaha menjaga rasa percaya diri. Baginya, kunci utama adalah tetap tenang, jangan gugup, dan yakin bahwa setiap orang punya kemampuan untuk tampil terbaik. Meski harus membagi waktu antara pendidikan, aktivitas pribadi, dan persiapan kompetisi, dia tetap berusaha konsisten.

 

“Agak rumit memang, tapi semua ada porsinya. Yang penting kita belajar membenahi diri dan terus mengambil pelajaran dari setiap pengalaman,” ucapnya.

 

Ke depannya, Nila berharap pengalamannya sebagai finalis Putri Batik Jawa Timur 2024 menjadi bekal berharga untuk langkah selanjutnya meski belum berhasil membawa pulang gelar juara. Dengan tekad yang kuat, dia ingin terus berkontribusi dalam melestarikan budaya sekaligus mengasah kepercayaan diri di panggung publik.

 

“Saya percaya bahwa setiap perjalanan ada waktunya. Bagi saya, kesempatan ini sudah menjadi pintu untuk melangkah lebih tinggi,”ujarnya.

 

Meski usahanya saat itu belum sampai mengantarnya menjadi juara, Nila tidak berkecil hati. Kini, dia memilih untuk lebih fokus menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.

 

Baginya, menyelesaikan kuliah adalah prioritas utama sebelum melangkah lebih jauh dalam meraih cita-cita. Dengan bekal pengalaman yang sudah ia peroleh, Nila yakin ilmu dan perjalanan pendidikannya akan menjadi pengalaman yang sangat berarti untuk terus berkarya, baik dalam melestarikan budaya maupun mengasah potensi diri di masa depan. (mg5/sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #jawa timur #perjalanan #putra putri batik #finalis #sukses #srengat #jatim