Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

“Heboh! Pemain Remaja Asmara GenZ Main Pakai Nama Asli, Syuting Jadi Super Real”

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 9 September 2025 | 23:30 WIB
“Heboh! Pemain Remaja Asmara GenZ Main Pakai Nama Asli, Syuting Jadi Super Real”
“Heboh! Pemain Remaja Asmara GenZ Main Pakai Nama Asli, Syuting Jadi Super Real”

BLITAR-Sinetron remaja Asmara GenZ sedang jadi perbincangan hangat. Fakta uniknya, para pemain menggunakan nama asli mereka untuk karakter masing-masing. Hal ini membuat proses syuting lebih natural dan seru.

Menurut salah satu pemain, kebiasaan ini memudahkan mereka mengekspresikan diri.

“Pas baca naskah, saya sempat ketawa sendiri. Nama peran sama nama asli kami, jadi lebih gampang saat take,” ujarnya.

Penggunaan nama asli bukan sekadar gimmick. Hal ini memberi kebebasan bagi pemain untuk menjadi diri sendiri. Mereka bisa mengekspresikan reaksi, emosi, dan interaksi layaknya kehidupan nyata.

Proyek ini juga menjadi sinetron pertama bagi pemain ini yang menyasar genre remaja. Sebelumnya, sebagian besar perannya adalah anak kecil atau karakter baik. Dengan nama asli, pengalaman debut ini menjadi lebih dekat dengan real life.

Pengalaman Unik di Set
Para pemain mengaku terkejut ketika mengetahui nama peran mereka sama dengan nama asli. Awalnya, mereka mengira akan ada perubahan nama.

“Kaget sih, tapi justru bikin lebih mudah. Tidak perlu mikirin panggilan karakter, semua alami,” tambah pemain tersebut.

Keseruan ini juga dirasakan saat reading naskah. Pemain bisa bercanda, bereaksi spontan, dan merasakan chemistry sesama aktor lebih natural.

Sutradara Bu Femi menambahkan, penggunaan nama asli membantu menghidupkan karakter secara lebih realistik. Setiap interaksi terasa organik, tidak kaku, dan lebih relatable bagi penonton remaja.

Cerita yang Relatable
Asmara GenZ menyajikan konflik dan cerita yang dekat dengan kehidupan remaja masa kini. Dengan karakter menggunakan nama asli, penonton lebih mudah merasakan emosi dan dinamika sosial antar pemain.

Beberapa adegan menunjukkan interaksi ringan tapi lucu, seperti bercanda di kantin sekolah atau momen canggung reuni geng. Semua terasa nyata karena pemain mengekspresikan diri tanpa jarak karakter-artis.

Selain itu, penggunaan nama asli memudahkan pemain membangun chemistry. Mereka bisa mengekspresikan reaksi natural tanpa perlu menyesuaikan diri dengan panggilan karakter yang berbeda.

Dinamika Karakter yang Autentik
Setiap karakter di sinetron ini punya keunikan masing-masing. Penonton bisa melihat karakter yang bandel, lucu, atau paling lurus. Pemakaian nama asli membuat interaksi antar karakter lebih hidup.

Pemain juga belajar mengekspresikan emosi secara natural. Misalnya, karakter yang suka marah-marah atau membully teman bisa ditampilkan dengan cara yang tetap realistis dan menghibur.

“Karakter saya sering marah-marah, tapi karena pakai nama asli, ekspresinya lebih natural dan nggak dibuat-buat,” ungkap pemain itu.

Syuting Maksimal dan Kreatif
Proses syuting dijalankan dengan maksimal, mulai dari pemain, kru, hingga tim produksi. Semua pihak bekerja keras demi memberikan tontonan yang autentik.

Para pemain bisa improvisasi sesuai kebiasaan mereka sehari-hari. Hal ini membuat adegan komedi dan drama terasa lebih hidup.

Sinetron ini juga menampilkan persahabatan, solidaritas, dan dinamika geng remaja. Penonton dapat belajar dan terhibur sekaligus melihat keseharian remaja yang relatable.

Ajakan Menonton
Pemain menutup pernyataannya dengan ajakan menonton:

“Asmara GenZ luar biasa, seru, gaul, dan fresh. Ceritanya relate dengan kehidupan remaja sekarang. Jangan sampai ketinggalan, saksikan setiap hari di SCTV!”

Penggunaan nama asli pemain menjadi faktor unik yang membedakan Asmara GenZ dari sinetron remaja lain. Penonton kini bisa merasakan adegan yang lebih dekat dengan kehidupan nyata, membuat pengalaman menonton lebih seru dan menghibur.

Editor : Anggi Septian A.P.
#pemain #sinetron remaja #nama asli #Asmara Gen Z