Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hebat! Eks Timnas Purwanto Latih Anak-Anak di Blitar Gratis Tanpa Bayaran

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Sabtu, 27 September 2025 | 19:00 WIB
Hebat! Eks Timnas Purwanto Latih Anak-Anak di Blitar Gratis Tanpa Bayaran
Hebat! Eks Timnas Purwanto Latih Anak-Anak di Blitar Gratis Tanpa Bayaran

BLITAR- Nama Purwanto masih harum di dunia sepak bola Indonesia. Mantan striker Timnas era 2000-an itu kini memilih jalur pengabdian setelah gantung sepatu. Ia mendirikan sekaligus melatih anak-anak di SSB Mitra Tunas Muda Blitar tanpa memungut biaya sama sekali.

Bagi Purwanto, sepak bola bukan hanya soal popularitas dan uang. Lebih dari itu, sepak bola adalah jalan untuk memberi manfaat kepada banyak orang.

“Kalau soal uang, bisa dicari di tempat lain. Tapi kalau melihat anak-anak sukses karena sepak bola, itu rasanya jauh lebih membahagiakan,” ujar Purwanto.

SSB Mitra Tunas Muda yang dipimpinnya rutin berlatih di lapangan sederhana di kawasan Blitar. Meski sarana seadanya, semangat para pemain muda tidak pernah surut. Semua merasa nyaman karena tidak ada beban biaya.

Purwanto ingin memastikan bahwa bakat anak-anak Blitar tidak terhambat faktor ekonomi. “Dulu saya bisa masuk Timnas karena ada yang mendukung. Sekarang giliran saya memberi jalan buat mereka. Jangan sampai ada anak berbakat gagal hanya karena orang tuanya tidak mampu bayar,” tegasnya.

Sejauh ini, SSB binaan Purwanto sudah melahirkan banyak pemain muda berbakat. Beberapa bahkan berhasil masuk klub profesional, ada juga yang diterima menjadi anggota polisi lewat jalur prestasi sepak bola.

“Kalau ada yang diterima jadi polisi atau bisa sekolah lebih tinggi karena sepak bola, itu sudah jadi kebanggaan tersendiri buat saya. Rasanya lebih berharga daripada bayaran uang,” tambahnya.

Metode latihan Purwanto tidak hanya menekankan teknik dan fisik, tetapi juga membangun mental dan karakter. Ia ingin anak-anak didiknya tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, rendah hati, dan siap menghadapi tantangan.

Menurutnya, dunia sepak bola modern menuntut pemain bukan hanya jago di lapangan, tetapi juga punya mental kuat. “Kalau mental lemah, sehebat apapun tekniknya, gampang hancur. Saya ingin mereka siap mental sejak dini,” jelasnya.

Kegiatan sosial ini membuat Purwanto sangat dihormati di Blitar. Banyak orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka bisa berlatih tanpa dipungut biaya. Tidak sedikit pula warga menyebut Purwanto sebagai sosok inspiratif yang membuktikan bahwa mantan atlet bisa tetap bermanfaat setelah pensiun.

Meski mengaku tidak mudah menjalankan SSB tanpa dana besar, Purwanto tetap optimistis. Ia sesekali mendapat dukungan dari rekan-rekan lama, namun sebagian besar biaya operasional ditanggung pribadi.

“Saya yakin kalau niatnya baik, pasti ada jalan. Yang penting anak-anak bisa tetap latihan,” katanya.

Bagi Purwanto, mengabdikan diri di Blitar adalah bentuk rasa syukur. Ia ingin pengalaman 17 klub yang pernah dibelanya menjadi bekal berharga untuk membimbing generasi baru.

Kehadirannya di SSB Mitra Tunas Muda juga menjadi motivasi besar bagi para pemain muda. Bayangkan, seorang eks Timnas yang pernah bersaing di level tertinggi, kini turun langsung mendampingi mereka di lapangan desa.

“Saya berharap dari Blitar ini nanti lahir pemain Timnas baru. Kalau bisa ada yang lebih sukses dari saya, itu akan jadi kebahagiaan terbesar,” ucap Purwanto dengan senyum.

Peran Purwanto ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian seorang atlet tidak berhenti saat pensiun. Justru, di masa itulah mereka bisa memberi warisan nyata bagi generasi berikutnya.

Editor : Anggi Septian A.P.
#sepak bola blitar #purwanto suwondo #eks timnas indonesia