Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rahasia Gelap Vatikan: Dari Pengadilan Mayat hingga Dugaan Membantu Nazi

Anggi Septiani • Sabtu, 27 September 2025 | 02:10 WIB
Rahasia Gelap Vatikan: Dari Pengadilan Mayat hingga Dugaan Membantu Nazi
Rahasia Gelap Vatikan: Dari Pengadilan Mayat hingga Dugaan Membantu Nazi

BLITAR-Vatikan selama ini dikenal sebagai pusat agama Katolik dunia. Namun di balik dinding tebal dan penjagaan ketatnya, ternyata ada banyak rahasia gelap Vatikan yang jarang diketahui publik. Mulai dari pengadilan mayat hingga dugaan membantu kriminal Nazi, semuanya masih menjadi perdebatan panjang.

Salah satu kisah paling mengerikan adalah pengadilan mayat pada tahun 897. Paus Formose, yang sudah meninggal selama sembilan bulan, digali dari kuburnya lalu diadili oleh penggantinya, Paus Stephen VI. Jasad yang sudah membusuk itu didudukkan di ruang sidang. "Jasadnya dinyatakan bersalah, lalu tiga jari tangannya dipotong dan jenazahnya dibuang ke sungai," kata narasi dalam video. Peristiwa ini disebut sangat memalukan hingga membuat rakyat Roma marah besar.

Rahasia gelap Vatikan juga dikaitkan dengan dugaan keterlibatan dalam skandal Nazi. Menurut jurnalis Amerika, Gerald Kosner, penasihat keuangan Vatikan Bernardino Nogara diduga mengelola investasi dari aset keluarga Yahudi yang jadi korban Holocaust. Dokumen Departemen Keuangan AS tahun 1946 bahkan menyebut ada 200 juta franc Swiss hasil jarahan Nazi yang sempat disimpan di Vatikan. Namun pihak Vatikan membantah tuduhan tersebut dan menyebut sumbernya tidak kredibel.

Tak hanya itu, ada juga misteri Arsip Rahasia Vatikan atau yang kini berganti nama menjadi Arsip Apostolik. Lokasinya berada di bawah tanah dekat perpustakaan Vatikan dengan panjang rak lebih dari 80 kilometer. Karena aksesnya sangat terbatas, berbagai teori konspirasi pun bermunculan. Banyak yang percaya arsip ini menyimpan dokumen tentang Yesus, catatan keterlibatan Vatikan dengan pemerintah diktator, hingga artefak misterius. "Ada yang bilang di sana tersimpan bukti soal alien hingga relik suci," ujar narator.

Sejarah kelam Vatikan juga tak lepas dari Perang Salib. Perang ini dilancarkan oleh Paus untuk merebut Yerusalem dari tangan umat Islam. Dalam Perang Salib pertama, sekitar 70 ribu umat Muslim dibantai atas nama agama. Paus Urbanus II bahkan dikutip berkata, "Angkat pedangmu demi Tuhan." Hingga kini, warisan konflik Perang Salib masih terasa di berbagai belahan dunia.

Misteri lainnya adalah Tabut Perjanjian. Benda kuno berbentuk peti kayu berlapis emas ini diyakini menyimpan dua loh batu berisi 10 perintah Allah. Tabut itu hilang sejak 586 SM dan hingga kini tidak pernah ditemukan. Namun rumor menyebut tabut tersebut disembunyikan di Vatikan bersama harta karun gereja lainnya.

Di bawah tanah Vatikan sendiri, arkeolog menemukan nekropolis atau kota makam pada 1940-an. Dalam penggalian, ditemukan lebih dari 22 bangunan makam yang menampung ribuan jenazah. Penemuan ini membuat banyak orang tak percaya bahwa pusat rohani Katolik justru berdiri di atas kawasan pemakaman kuno.

Kontroversi lain datang dari Kain Kafan Turin yang dipercaya sebagian umat sebagai kain pembungkus tubuh Yesus setelah penyaliban. Di kain tersebut terlihat bekas wajah yang diyakini sebagai wajah Yesus. Meski banyak yang percaya, tak sedikit juga yang menganggap kain ini hanyalah rekayasa. Hingga kini, Vatikan belum pernah memberikan pernyataan resmi terkait keaslian kain itu.

Rahasia gelap berikutnya adalah praktik eksorsisme yang masih dijalankan Gereja Katolik. Pastor Gabriel Amor, misalnya, selama 60 tahun kabarnya sudah melakukan lebih dari 160 ribu eksorsisme. Namun hanya sedikit kasus yang benar-benar kerasukan, sisanya lebih banyak membutuhkan perawatan psikiatri. "Eksorsisme tidak selalu dramatis seperti di film, kadang cukup doa sederhana," katanya.

Puncaknya, Vatikan diduga membantu ribuan kriminal Nazi kabur ke Amerika Selatan setelah Jerman kalah di Perang Dunia II. Dokumen perjalanan menunjukkan banyak Nazi yang lolos dengan memanfaatkan dokumen Palang Merah yang difasilitasi Vatikan. Sejarawan Harvard, Gerald Steinach, menyebut ada lebih dari 8.000 Nazi yang berhasil kabur berkat jalur ini. Namun lagi-lagi, Vatikan memilih bungkam terhadap tuduhan serius tersebut.

Dari pengadilan mayat, misteri tabut perjanjian, hingga tuduhan membantu Nazi, rahasia gelap Vatikan terus menjadi bahan diskusi hangat. Banyak misteri yang belum terjawab, dan publik dunia masih menunggu apakah suatu saat Vatikan akan membuka semua kebenarannya.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Rahasia Gelap Vatikan #Sejarah Kontroversial #vatikan