BLITAR-Manchester United dikenal sebagai salah satu klub terbesar di dunia, dengan deretan trofi prestisius dan basis fans yang tersebar hingga ke pelosok bumi. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa sejarah Manchester United nyaris berakhir tragis di awal abad ke-20. Klub ini pernah terjerat utang besar, hampir bubar, hingga akhirnya diselamatkan oleh peristiwa unik yang melibatkan… seekor anjing.
Newton Heath di Ambang Kehancuran
Awalnya, Manchester United berdiri dengan nama Newton Heath LYR Football Club pada 1878. Klub ini dibentuk oleh pekerja kereta api untuk menyalurkan hobi sepak bola mereka. Dalam perjalanannya, Newton Heath sempat meraih sejumlah prestasi di kompetisi lokal. Namun, masalah finansial terus menghantui.
Pada 1892, Newton Heath berhasil masuk ke Football League First Division (liga kasta tertinggi Inggris saat itu). Sayangnya, performa buruk membuat mereka segera terdegradasi ke divisi dua. Pemasukan yang menurun drastis memperparah kondisi keuangan klub.
Di awal tahun 1900-an, utang Newton Heath mencapai angka lebih dari 2.500 pound sterling, jumlah yang sangat besar pada masa itu. Presiden klub William Hill bahkan sempat mengusulkan agar Newton Heath dibubarkan karena tak sanggup lagi menutupi biaya operasional.
Kapten Harry Stafford Cari Penyelamat
Di tengah situasi genting itu, kapten Newton Heath, Harry Stafford, berjuang keras mencari investor baru. Ia tahu bahwa tanpa suntikan dana, klub akan benar-benar hilang dari peta sepak bola Inggris.
Kesempatan itu datang ketika Newton Heath mengadakan sebuah acara amal. Stafford membawa serta anjing St. Bernard kesayangannya ke acara tersebut. Tak disangka, anjing itu menjadi kunci penyelamat klub.
Anjing yang Menyatukan Jalan
Dalam acara amal itu, anjing milik Stafford menarik perhatian seorang pengusaha kaya bernama John Henry Davies. Putri Davies jatuh hati kepada anjing tersebut. Melihat peluang, Stafford menawarkan anjingnya kepada sang putri, sembari membuka pembicaraan tentang kondisi tragis Newton Heath.
Davies yang terkesan dengan Stafford akhirnya setuju untuk membantu menyelamatkan klub. Namun, ia mengajukan syarat: klub harus direstrukturisasi, termasuk berganti nama agar lebih mewakili kota Manchester.
Lahirnya Manchester United
Kesepakatan itu menjadi titik balik besar. Pada tahun 1902, Newton Heath resmi berganti nama menjadi Manchester United Football Club. Selain perubahan nama, Davies juga mengganti warna jersey klub dari hijau-kuning menjadi merah-putih, yang hingga kini menjadi ciri khas MU.
Dengan sokongan dana dari Davies, Manchester United mampu keluar dari jeratan utang. Mereka kembali bangkit, memperbaiki manajemen, dan merekrut pemain-pemain berkualitas. Hasilnya langsung terasa: United promosi ke divisi utama pada 1906, lalu menjuarai liga untuk pertama kalinya di musim 1907/1908.
Dari Hampir Bubar Jadi Klub Raksasa
Kisah penyelamatan Manchester United lewat “barter anjing” menjadi salah satu cerita paling unik dalam sejarah sepak bola. Tanpa kehadiran Harry Stafford dan anjingnya, mungkin Manchester United sudah lenyap lebih dari satu abad lalu.
Kini, lebih dari 100 tahun kemudian, Manchester United dikenal sebagai klub dengan sejarah panjang, stadion megah Old Trafford, serta segudang prestasi di tingkat domestik maupun Eropa.
Cerita ini mengingatkan kita bahwa nasib besar kadang ditentukan oleh hal-hal kecil yang tak terduga. Dari seekor anjing peliharaan, lahirlah salah satu klub terbesar sepanjang masa.
Editor : Anggi Septian A.P.