BLITAR - Film Monster Inc dari Pixar memang sudah menjadi salah satu animasi ikonik yang dikenang banyak orang. Namun, ada fakta mengejutkan di balik penggarapannya. Ternyata, suara karakter Boo yang lucu dan menggemaskan itu diisi oleh seorang balita.
Mary Gibbs, nama bocah tersebut, baru berusia sekitar dua tahun saat terlibat dalam produksi Monster Inc. Karena usianya yang masih sangat kecil, Mary tidak bisa duduk diam mengikuti skrip di dalam studio seperti pengisi suara profesional lainnya.
Akhirnya, tim produksi Pixar mengambil langkah kreatif. Mereka memasang mikrofon portabel pada Mary, lalu membiarkannya bermain di sekitar taman dekat kantor produksi. Dari situlah suara-suara alami Mary, mulai dari tertawa, berteriak kecil, hingga mengucapkan kata sederhana, berhasil direkam dan kemudian dipotong-potong untuk dijadikan dialog Boo.
Menurut salah satu kru produksi, cara ini dipilih agar ekspresi suara Boo terdengar benar-benar natural. "Kalau dipaksa duduk membaca naskah, hasilnya tidak akan sama. Boo harus terdengar seperti anak kecil sungguhan," ujarnya.
Keputusan itu terbukti tepat. Karakter Boo dalam Monster Inc terasa begitu hidup dan otentik. Banyak penonton yang tidak menyangka bahwa suara polos Boo sebenarnya berasal dari rekaman balita yang sedang bermain bebas. Fakta ini menambah daya tarik film yang rilis pada 2001 tersebut.
Dalam industri film animasi, biasanya pengisi suara anak kecil justru dimainkan oleh orang dewasa dengan suara tinggi atau dibuat melalui teknik manipulasi audio. Namun, Pixar memilih jalur berbeda dengan mempertahankan keaslian suara anak-anak.
Langkah ini sejalan dengan reputasi Pixar yang dikenal selalu mengutamakan detail dan realisme emosional dalam setiap filmnya. Monster Inc sendiri sukses besar di box office dan hingga kini masih dicintai oleh berbagai generasi penonton.
Keterlibatan Mary Gibbs sebagai pengisi suara Boo juga menjadi catatan sejarah unik di dunia animasi. Meski hanya balita, ia berhasil memberikan sentuhan khas yang sulit tergantikan oleh aktor suara profesional sekalipun.
Kini, fakta di balik layar itu kembali viral di media sosial. Banyak warganet mengaku terkejut sekaligus kagum dengan dedikasi Pixar dalam menghadirkan karakter anak-anak yang autentik. "Pantesan Boo terdengar lucu banget, ternyata memang suara anak kecil asli," tulis salah satu komentar di forum film internasional.
Kisah ini sekaligus memperlihatkan bagaimana dunia perfilman kerap menyimpan cerita tak terduga di balik layar. Apa yang terlihat sederhana di film, ternyata membutuhkan kreativitas besar untuk diwujudkan.
Monster Inc bukan hanya sukses secara visual, tetapi juga menjadi contoh bagaimana keaslian suara bisa memberikan pengaruh besar terhadap emosi penonton. Boo, dengan celotehan polosnya, tetap menjadi salah satu karakter animasi paling berkesan hingga sekarang.
Editor : Anggi Septian A.P.