BLITAR KAWENTAR- Keindahan Gunung Rinjani yang dikenal sebagai destinasi favorit pendaki ternyata menyimpan kisah misteri yang sulit dijelaskan. Hilma, seorang mahasiswi asal Lombok, bersama puluhan temannya termasuk sang kekasih bernama Aldo, mengalami pengalaman mencekam saat mendaki gunung setinggi 3.726 mdpl itu.
Pendakian yang awalnya penuh semangat berubah menjadi pengalaman horor ketika rombongan melewati sebuah warung di pintu masuk. Pemilik warung, seorang nenek, memberi pesan misterius kepada Aldo. “Kalau kalian dapat gangguan gaib, pulangnya lewat gerbang ini saja. Makhluk halus tidak bisa mengikuti karena gerbang ini sudah dipalang,” ucap sang nenek.
Hari pertama berjalan normal, namun gangguan mulai terasa ketika rombongan melewati hutan lebat. Suasana yang semula terang mendadak gelap meski masih siang hari. Hilma mengaku merinding, namun mencoba tetap tenang.
Kejadian lebih janggal terjadi saat mereka beristirahat di kawasan Danau Segara Anak. Tenda khusus penyimpanan makanan tiba-tiba berguncang hebat, lalu ditemukan robek dengan isi berantakan. Beberapa menduga diserang babi hutan, namun para saksi tak melihat hewan apapun di sekitar lokasi.
Ketegangan semakin memuncak ketika salah satu anggota rombongan, Aziz, nekat mendaki Gunung Baru sendirian. Hilma dan rekan-rekannya panik setelah Aziz tak kunjung kembali. Enam orang termasuk Aldo memutuskan mencari, namun di tengah pencarian mereka justru berhadapan dengan sosok misterius berpakaian putih. Sosok itu ternyata Aziz, namun dalam kondisi mengenaskan: baju compang-camping, wajah pucat, dan rambut berantakan sambil membawa balok kayu.
Peristiwa ini menyisakan trauma mendalam bagi rombongan pendaki. Hingga kini, kisah mistis tersebut masih menjadi perbincangan di kalangan pecinta alam Lombok. Gunung Rinjani tetap menjadi salah satu gunung terindah di Indonesia, namun cerita-cerita mistis yang menyertainya menjadi pengingat agar pendaki selalu menghormati alam dan menjaga etika saat berada di gunung.
Editor : M. Subchan Abdullah