BLITAR - Dalam diskusi panas di kanal YouTube Versus, Coach Justin melontarkan pesan yang menyejukkan: berhentilah menekan pemain muda Timnas Indonesia.
“Marcelino masih muda. Biarin dia bikin kesalahan, biar dia belajar. Itu ilmu yang mahal,” ujarnya tegas.
Ucapan itu muncul di tengah kritik keras publik terhadap performa pemain muda seperti Marcelino Ferdinan, Beckham Putra, dan Asnawi Mangkualam. Banyak netizen menilai mereka tampil tidak konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.
Baca Juga: 3 Fungsi Utama Kartu KKS yang Wajib Diketahui: Bukan Sekadar ATM Pencairan Bansos PKH dan BPNT!
Coach Justin menilai ketidakkonsistenan adalah hal yang lumrah. “Pemain muda memang enggak bisa langsung stabil. Itu proses. Kalau mereka enggak pernah gagal, mereka enggak akan pernah belajar,” katanya.
Ia menegaskan pelatih pasti punya pertimbangan objektif. “Kalau pelatih enggak pilih mereka, pasti ada alasan. Tapi itu bukan akhir. Kalau performanya bagus lagi, pasti dipanggil lagi.”
Menurutnya, kritik boleh, tapi jangan sampai menjatuhkan mental pemain muda. “Mereka itu masa depan sepak bola kita. Kalau dibully terus, siapa yang mau berkembang?” ucapnya.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Oktober 2025: KPM Dapat Tambahan Rp400 Ribu, Cek Saldo KKS di Aplikasi Ini!
Pernyataan Coach Justin mendapat banyak dukungan dari warganet. “Akhirnya ada yang bicara pakai logika. Anak muda butuh waktu,” tulis salah satu komentar di YouTube.
Mamat Alkatiri pun mengamini. “Ya, mereka butuh jam terbang dan pembinaan. Bukan cuma tekanan dari publik,” katanya.
Isu tentang pembinaan pemain muda memang jadi perhatian serius di dunia sepak bola Indonesia. Banyak pemain potensial justru kehilangan kepercayaan diri karena kritik berlebihan
Baca Juga: 8 Bantuan Pemerintah Cair Oktober 2025: PKH, BPNT, BLT Dana Desa hingga PIP Segera Disalurkan
Coach Justin memberi contoh bagaimana pemain muda Eropa dibiarkan berkembang tanpa tekanan besar. “Lihat Elkan Baggott. Dia sabar di klubnya, belajar dulu sebelum jadi pemain utama,” ujarnya.
Dengan mental kuat dan dukungan publik yang positif, generasi baru seperti Marcelino, Beckham, dan Arhan diyakini bisa membawa Timnas ke level lebih tinggi.
“Percaya sama mereka. Kalau salah, maafkan. Kalau bagus, dukung. Sesederhana itu,” tutup Coach Justin.
Editor : Anggi Septian A.P.