BLITAR - Langkah kecilnya di dunia pageant di daerah ternyata membawa Chesillia Pramesthi Kirani, gadis asal Kelurahan Bendogerit, Sananwetan, menuju panggung yang lebih besar. Setelah dikenal sebagai Diajeng Kota Blitar, kini dia juga memenangkan Duta Lalu Lintas Jawa Timur 2025.
Tak ada yang menyangka, tawaran menjadi duta yang datang begitu tiba-tiba. Namun, hal yang surprise itu mengantarnya hingga final dan meraih duta lalu lintas.
“Sekitar pada 26 September lalu, saya dihubungi pihak Polres Blitar Kota. Mereka menanyakan siapa dari paguyuban yang bisa mewakili Blitar. Akhirnya saya memberanikan diri,” kenang Sisil-panggilan akrabnya.
Saat itu, dia tak terlalu percaya diri sebenarnya. Dari dua nama yang diajukan, hanya dirinya yang bisa berangkat karena satu kandidat lain masih sibuk sekolah. Akhirnya, dia mengikuti proses seleksi Duta Lalu Lintas, dan memang cukup menantang sekaligus menyenangkan.
“Tesnya tidak sesulit yang saya bayangkan. Lebih banyak soal pengetahuan tentang lalu lintas dan ide inovatif,” ujar gadis 18 tahun ini sambil tersenyum.
Sisil bahkan sempat mempraktikkan salah satu ide kampanye keselamatan jalan yang kerap dilakukan di SMA 3 Blitar sebelum masa karantina. Meski awalnya sempat pesimistis, hasil akhirnya justru di luar dugaan.
Sisil berhasil menyabet predikat Duta Intelijen Putri Terbaik Jawa Timur 2025, menandai langkah baru dalam kiprahnya di dunia sosial dan pendidikan karakter.
Kini, Sisil bertekad menjadikan perannya lebih dari sekadar simbol. Dia ingin menyalakan semangat kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar. “Saya ingin anak muda sadar bahwa keselamatan di jalan bukan hanya urusan polisi, tapi juga tanggung jawab kita semua,” ujarnya. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah