BLITAR - Agensi girl group ILLIT, BELIFT LAB, melayangkan gugatan ganti rugi sebesar 100 juta won atau sekitar Rp1,13 miliar kepada pengelola akun penggemar NewJeans yang dikenal sebagai Team Bunnies atas dugaan penyebaran informasi palsu. Berdasarkan laporan dari industri hukum pada 15 Desember, gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Distrik Barat Seoul pada 11 Desember terhadap pengelola akun yang disebut A beserta orang tuanya.
Karena A masih berstatus anak di bawah umur, orang tua A turut dicantumkan sebagai tergugat dengan alasan memiliki kewajiban melindungi dan mengawasi anaknya. BELIFT LAB menyatakan gugatan ini diajukan untuk menuntut pertanggungjawaban atas dampak hukum yang ditimbulkan dari aktivitas akun tersebut.
Dalam gugatannya, BELIFT LAB mengklaim Team Bunnies berulang kali mengunggah informasi palsu mengenai ILLIT secara daring dengan menuding grup tersebut menjiplak NewJeans. Tuduhan tersebut dinilai merusak reputasi artis dan perusahaan, serta berdampak langsung pada kerugian bisnis.
Menanggapi tudingan plagiarisme, CEO BELIFT LAB Kim Tae Ho sebelumnya telah memberikan klarifikasi dalam sebuah wawancara dengan menegaskan bahwa rencana konsep ILLIT dan NewJeans benar-benar berbeda. Setelah dilakukan penyelidikan oleh kepolisian, terungkap bahwa akun Team Bunnies di platform X dioperasikan oleh satu orang pengguna tunggal yang masih berusia di bawah umur. (*)
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi