BLITAR KAWENTAR - Kabar Maarten Paes gabung Persib Bandung akhirnya mulai menemui titik terang setelah penantian panjang yang membuat bobotoh harap-harap cemas.
Kiper timnas Indonesia yang saat ini membela FC Dallas tersebut diklaim telah mencapai kesepakatan awal dengan Persib Bandung dan akan diperkenalkan dalam waktu dekat.
Jika transfer ini terealisasi, Maarten Paes berpotensi memecahkan rekor sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Liga Indonesia.
Isu Maarten Paes gabung Persib Bandung menguat seiring munculnya laporan dari sejumlah media olahraga internasional.
Salah satunya datang dari akun X The Wall Pass Journal yang menyebut Paes bakal merapat ke Bandung pada bursa transfer Januari, meski masih dibumbui tanda tanya.
Namun, sinyal kuat juga datang dari internal klub, yang sebelumnya memastikan akan ada pemain baru bergabung pada awal tahun.
Masuknya nama Maarten Paes langsung memantik antusiasme besar publik sepak bola nasional. Selain berstatus sebagai kiper utama timnas Indonesia, Paes juga dikenal memiliki nilai pasar fantastis yang dikabarkan mencapai Rp26 miliar.
Angka tersebut sempat membuat banyak pihak meragukan kemampuan Persib untuk memboyong kiper berdarah Belanda itu ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Fondasi Finansial Persib Jadi Kunci
Keraguan tersebut bukan tanpa jawaban. Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir dikenal sebagai klub dengan pengelolaan profesional dan stabil secara finansial.
Maung Bandung nyaris tak pernah diterpa isu tunggakan gaji pemain, sesuatu yang masih menjadi persoalan klasik di sepak bola nasional.
Persib juga tercatat menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan digital olahraga global, Sosios.com, sejak 2022.
Perusahaan tersebut diketahui menjadi mitra klub-klub elite dunia seperti Barcelona, AC Milan, hingga Manchester City.
Selain itu, dukungan lebih dari selusin sponsor besar nasional membuat Persib diprediksi memiliki laba bersih tertinggi di antara klub Liga Indonesia.
Keberhasilan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two turut mempertebal kekuatan finansial klub.
Pemasukan besar dari kompetisi Asia ini menjadi modal penting bagi manajemen Persib untuk bergerak agresif di bursa transfer, termasuk dalam upaya mendatangkan Maarten Paes.
Sinyal Internal dan Tes Medis
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Aditya Putra Herawan, sebelumnya juga memberi sinyal kuat terkait kedatangan pemain anyar pada Januari.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa Maarten Paes merupakan target utama Maung Bandung.
Menurut sejumlah laporan, Paes disebut akan menjalani tes medis dalam waktu dekat sebelum menandatangani kontrak jangka panjang.
Jika resmi berseragam biru, Paes tidak hanya menjadi rekrutan mahal, tetapi juga investasi jangka panjang bagi Persib Bandung.
Faktor X Maarten Paes dalam Skema Bojan Hodak
Alasan utama Persib mengincar Paes terletak pada kualitas teknisnya yang lengkap. Kiper berusia 27 tahun ini dikenal memiliki ketenangan tinggi di bawah mistar, refleks cepat dalam situasi satu lawan satu, serta kemampuan membaca arah bola dengan baik.
Penampilannya bersama FC Dallas di Major League Soccer (MLS), termasuk saat meredam gempuran Inter Miami, menjadi bukti kualitasnya.
Maarten Paes juga merupakan tipe kiper modern yang unggul dalam build up permainan.
Bersama timnas Indonesia, ia kerap menjadi titik awal serangan dari lini belakang.
Akurasi umpan, visi bermain, dan keberaniannya keluar dari sarang membuatnya sangat cocok dengan peran sweeper keeper dalam skema Bojan Hodak.
Legenda kiper timnas Indonesia, Eddy Hartono, pernah memuji konsistensi Paes. Menurutnya, ada tiga aspek utama yang membuat Paes istimewa, yakni ketenangan, penempatan posisi, dan konsistensi performa.
Karakter ini dinilai selaras dengan filosofi disiplin dan pragmatis Hodak.
Dampak Besar bagi Maung Bandung
Dengan tinggi badan sekitar 1,9 meter, Maarten Paes juga unggul dalam duel udara dan situasi bola mati.
Kehadirannya diyakini akan membuat lini pertahanan Persib semakin solid dan sulit ditembus. Paes bukan sekadar penjaga gawang, melainkan pemain ke-11 yang aktif dalam sistem permainan.
Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Persib Bandung bukan hanya mengirim sinyal serius soal ambisi juara, tetapi juga menaikkan standar kualitas sepak bola Indonesia di mata Asia.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.