Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung di AFC Champions League 2 Dapat Keuntungan Besar: Regulasi Baru, Lawan Thailand, hingga Kejutan Transfer Paruh Musim

Axsha Zazhika • Minggu, 4 Januari 2026 | 16:00 WIB
Persib Bandung di AFC Champions League 2 Dapat Keuntungan Besar: Regulasi Baru, Lawan Thailand, hingga Kejutan Transfer Paruh Musim
Persib Bandung di AFC Champions League 2 Dapat Keuntungan Besar: Regulasi Baru, Lawan Thailand, hingga Kejutan Transfer Paruh Musim

BLITAR - Persib Bandung di AFC Champions League 2 mendapat sejumlah keuntungan strategis jelang babak 16 besar kompetisi Asia musim 2025-2026. Mulai dari hasil undian yang mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand, regulasi baru yang dinilai menguntungkan, hingga manuver transfer agresif di paruh musim, semua menjadi modal penting Persib untuk melangkah lebih jauh.

Dalam hasil undian resmi, Persib Bandung dipastikan akan menghadapi Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League 2. Pelatih Persib Bojan Hodak menilai undian tersebut masih berada dalam jangkauan timnya. Terlebih, Persib akan menjalani leg kedua di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Saya lihat ini tim yang bisa kami hadapi dan tantang. Apalagi laga kedua dimainkan di sini. Jika stadion penuh, itu tentu tidak mudah bagi lawan,” ujar Bojan Hodak. Menurutnya, Persib patut merasa cukup senang dengan hasil undian tersebut karena terdapat sisi positif yang bisa dimaksimalkan.

Meski demikian, Persib Bandung di AFC Champions League 2 tetap menghadapi tantangan besar berupa padatnya jadwal pertandingan. Dalam rentang waktu dua pekan, Maung Bandung dijadwalkan menjalani tiga laga penting yang berpotensi memengaruhi kesiapan fisik dan mental pemain.

Bojan Hodak Soroti Jadwal dan Minta Dukungan PSSI

Bojan Hodak secara terbuka meminta PSSI dan operator liga untuk membantu klub Indonesia yang berlaga di Asia. Ia menegaskan padatnya jadwal domestik dapat berdampak langsung pada performa di level internasional.

“Jika ingin wakil Indonesia melaju jauh di kompetisi ini, mereka harus membantu kami. Asia sangat besar dan perjalanan antarnegara memakan waktu berjam-jam,” kata Bojan. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Eropa, di mana perjalanan antarnegara umumnya hanya memakan waktu 1–2 jam.

Menurut Bojan, perbedaan jarak dan durasi perjalanan menjadi tantangan utama klub Asia. Oleh karena itu, penyesuaian jadwal liga dinilai krusial agar Persib bisa tampil optimal di babak gugur.

Regulasi Baru ACL2 Dinilai Menguntungkan Persib

Berbeda dengan fase grup, babak 16 besar hingga semifinal ACL2 menggunakan sistem kandang dan tandang. Namun, aturan gol tandang resmi dihapus. Artinya, pemenang ditentukan murni berdasarkan agregat gol dari dua laga.

Jika agregat berakhir imbang, pertandingan akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu hingga adu penalti. Selain itu, AFC juga akan menerapkan Video Assistant Referee (VAR) mulai babak 16 besar hingga final.

Baca Juga: Dana Desa Gagal Cair di 2025, PKDI Kabupaten Blitar Siap Agendakan Hearing dengan DPRD

Regulasi ini dinilai menguntungkan Persib Bandung di AFC Champions League 2, mengingat Maung Bandung beberapa kali merasa dirugikan keputusan wasit di fase grup. Meski begitu, VAR juga bisa menjadi bumerang jika pemain tidak disiplin.

Keuntungan lain datang dari aturan pendaftaran pemain. Setiap klub peserta babak 16 besar diperbolehkan mendaftarkan maksimal lima pemain baru sebelum leg pertama dimulai. Aturan ini membuka ruang bagi Persib untuk memperkuat skuad secara signifikan.

Tekanan Pengamat dan Gerak Cepat Manajemen

Pengamat sepak bola Indonesia, Binder Singh, secara tegas menyebut Persib wajib belanja pemain di paruh musim. Menurutnya, tanpa tambahan amunisi, peluang Persib untuk berprestasi di Asia hanya sebatas mimpi.

Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah cepat manajemen. Dua pemain dikabarkan sudah mencapai kesepakatan, yakni Joey Pelupessy yang tinggal menjalani tes medis, serta kiper timnas Indonesia Martin Paes yang berada di tahap akhir proses kepindahan.

Bahkan, Mark Klok secara terbuka mengajak Martin Paes bergabung melalui media sosial, memicu antusiasme besar dari Bobotoh.

Tak berhenti di situ, Persib juga dirumorkan membidik striker timnas Uzbekistan Igor Sergeyev sebagai penguatan lini depan. Pemain berpengalaman Asia itu disebut masuk radar transfer Persib jelang bursa paruh musim.

Barba Pergi, Avila atau Alberto Kembali?

Di lini belakang, masa depan Federico Barba kian tidak pasti. Bek asal Italia itu dikabarkan akan kembali ke negaranya pada putaran kedua. Jika Barba hengkang, Persib telah menyiapkan opsi pengganti.

Nama Gaston Avila mencuat sebagai kandidat kuat. Bek asal Argentina itu memiliki pengalaman bersama Boca Juniors, Ajax Amsterdam, dan Fortaleza. Selain Avila, nama Alberto Rodriguez juga kembali dikaitkan dengan Persib, meski belum ada konfirmasi resmi.

Dengan kombinasi regulasi yang menguntungkan, potensi tambahan pemain berkualitas, serta dukungan penuh Bobotoh di GBLA, Persib Bandung di AFC Champions League 2 memiliki peluang besar untuk mencetak sejarah di pentas Asia musim ini.

 

Editor : Axsha Zazhika
#ratchaburi fc #Persib Bandung di AFC Champions League 2 #bursa transfer persib #Super League 2026 #bojan hodak