Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persik Kediri vs Persib Bandung Pekan 16 BRI Super League 2025: Duel Panas Tanpa Gol, Hodak Waspadai Kandang Macan Putih

Axsha Zazhika • Selasa, 6 Januari 2026 | 16:30 WIB

 

Persik Kediri vs Persib Bandung Pekan 16 BRI Super League 2025: Duel Panas Tanpa Gol, Hodak Waspadai Kandang Macan Putih
Persik Kediri vs Persib Bandung Pekan 16 BRI Super League 2025: Duel Panas Tanpa Gol, Hodak Waspadai Kandang Macan Putih

BLITAR – Laga Persik Kediri vs Persib Bandung pada pekan ke-16 BRI Super League 2025 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, menyajikan pertandingan dengan tensi tinggi meski berakhir tanpa gol. Duel dua tim bertabur bintang ini berlangsung sengit sejak menit awal dan menjadi sorotan utama para suporter kedua kubu.

Pertandingan Persik Kediri vs Persib Bandung memang sudah diprediksi berjalan ketat. Persik Kediri datang dengan misi mempertahankan tren positif di kandang sekaligus mendekat ke papan tengah klasemen. Di sisi lain, Persib Bandung mengincar tiga poin penuh demi menggeser Borneo FC dari puncak klasemen Super League.

Sejak peluit awal dibunyikan, laga Persik Kediri vs Persib Bandung langsung berjalan agresif. Tuan rumah membuka ancaman cepat pada detik ke-30 melalui sepakan Jose Enrique, namun bola masih melebar dari gawang Persib. Persib Bandung merespons lewat peluang Tom Haye pada menit ke-18, tetapi tendangan mendatarnya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Persik, Leo Navacchio.

Babak Pertama Berjalan Ketat dan Minim Gol

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menurunkan komposisi terbaiknya dengan Andrew Jung sebagai ujung tombak, didukung William Barros dan Beckham Putra Nugraha di sisi sayap. Lini tengah diisi Tom Haye, Luciano, dan Fran Putros, sementara Teja Paku Alam tetap dipercaya mengawal gawang Maung Bandung.

Meski demikian, jalannya pertandingan hingga menit ke-20 kerap terhenti akibat salah umpan dan pelanggaran ringan dari kedua tim. Intensitas tetap terjaga, namun efektivitas serangan masih menjadi pekerjaan rumah.

Persik Kediri hampir memecah kebuntuan pada menit ke-23 lewat tendangan bebas Ezra Walian. Sayang, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Teja Paku Alam. Persib Bandung kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-29 melalui sepakan Beckham Putra, namun Leo Navacchio tampil sigap membaca arah bola.

Menjelang akhir babak pertama, Persib Bandung meningkatkan tekanan. Tom Haye mendapatkan peluang di area kotak penalti pada menit ke-36, tetapi sepakannya berhasil diblok barisan belakang Persik. Luciano kemudian mencoba peruntungan lewat tendangan keras jarak jauh, namun kembali digagalkan oleh refleks gemilang Leo Navacchio. Skor kacamata 0-0 menutup babak pertama laga Persik Kediri vs Persib Bandung.

Hodak Waspadai Kekuatan Persik di Kandang

Sebelum pertandingan berakhir, Bojan Hodak kembali menegaskan bahwa Persik Kediri merupakan tim yang sangat berbahaya saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Pelatih asal Kroasia itu menyebut catatan kandang Persik tidak bisa dianggap remeh.

“Kediri di kandang adalah tim yang berbahaya. Mereka selalu tampil berbeda saat bermain di sini. Setiap tim juga bermain 300 persen ketika melawan Persib,” ujar Hodak.

Ia juga menjelaskan absennya Eliano Reijnders dan Federico Barba disebabkan cedera, bukan pertimbangan taktik. Meski mendapat tekanan dari Bobotoh untuk terus berada di puncak klasemen, Hodak menilai situasi tersebut sebagai hal yang wajar di klub besar seperti Persib Bandung.

Persik Kediri Fokus Mental dan Kesiapan Hadapi Tim Besar

Di kubu tuan rumah, pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menekankan pentingnya kesiapan mental menghadapi Persib Bandung. Menurutnya, menghadapi tim papan atas tidak cukup hanya dengan strategi teknis.

Marcos secara khusus menyoroti peran Tom Haye yang dinilainya mampu bermain di berbagai sektor dan memiliki kemampuan adaptasi tinggi. Meski begitu, ia menegaskan Persik tidak akan terpaku pada satu pemain saja karena Persib memiliki banyak pemain berkualitas.

“Kami fokus pada mentalitas dan semangat juang. Motivasi kami adalah memberikan kemenangan untuk suporter dan warga Kediri serta membuktikan Persik bisa bersaing dengan siapa pun,” kata Marcos.

Persib Tetap Percaya Diri Meski Tekanan Tinggi

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, menyatakan timnya siap menghadapi tekanan di Stadion Brawijaya. Ia mengakui laga Persik Kediri vs Persib Bandung selalu berjalan sulit, namun Persib tetap optimistis selama mampu bermain disiplin.

Beckham Putra Nugraha juga menegaskan kesiapan tim menghadapi Persik Kediri. Ia percaya pengalaman dua musim terakhir yang selalu menang di Kediri menjadi modal penting bagi Persib untuk terus bersaing di papan atas klasemen Super League 2025.

Editor : Axsha Zazhika
#persik kediri #Persik Kediri vs Persib Bandung #hasil liga 1 #persib bandung #BRI Super League 2025