BLITAR - Laga Persib vs Persija kembali memantik tensi tinggi jelang pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026. Duel klasik bertajuk El Clasico Indonesia ini tidak hanya menyedot perhatian karena gengsi abadi dua rival, tetapi juga karena rangkaian isu panas yang mengiringinya, mulai dari penunjukan wasit asing, persiapan skuad, hingga perang pernyataan antarkubu.
Pertandingan Persib vs Persija dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu 11 Januari mendatang. Laga ini menjadi penutup putaran pertama Super League, sekaligus pertarungan krusial dalam perebutan posisi papan atas klasemen sementara.
Sorotan Persib vs Persija semakin tajam setelah federasi menunjuk wasit asal Korea Selatan, Ko Hyong Jin, sebagai pengadil lapangan. Penunjukan wasit asing ini dinilai sebagai langkah untuk meredam tensi tinggi dan menjaga kualitas kepemimpinan di laga sarat tekanan.
Wasit Korea Selatan Jadi Sorotan
Ko Hyong Jin bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Wasit berusia 43 tahun itu telah memimpin beberapa pertandingan Liga Indonesia sejak musim lalu. Pada BRI Super League musim ini, ia baru memimpin satu laga, yakni saat PSS Yogyakarta mengalahkan Semen Padang 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Namun, kepemimpinannya di laga tersebut sempat menuai protes dari kubu Semen Padang. Pelatih Kabau Sirah menilai sejumlah keputusan wasit merugikan timnya, bahkan pertandingan sempat diwarnai gangguan VAR yang tidak aktif selama beberapa menit. Kondisi ini membuat laga Persib kontra Persija menjadi ujian berat berikutnya bagi Ko Hyong Jin.
Persib Siap Turunkan Kekuatan Penuh
Dari kubu tuan rumah, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memastikan persiapan timnya berjalan sangat positif. Ia menyebut hampir seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur jelang duel akbar ini.
“Persiapan kami bagus. Mark Klok sudah kembali, Eliano kondisinya 100 persen, dan Barba sudah mulai masuk tahap pemulihan. Saya rasa kami akan tampil dengan skuad terbaik, mungkin kecuali satu pemain,” ujar Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu juga menilai atmosfer ruang ganti Persib sangat positif. Para pemain disebut memiliki motivasi tinggi tanpa perlu dorongan berlebihan dari staf pelatih. Dukungan Bobotoh di GBLA pun diharapkan menjadi energi tambahan untuk menutup putaran pertama dengan hasil manis.
Hodak Akui Kekuatan Persija
Meski berstatus tuan rumah, Hodak tak menutup mata terhadap kekuatan lawan. Menurutnya, Persija Jakarta tampil jauh lebih solid musim ini dengan investasi besar dalam perekrutan pemain.
“Mereka membeli banyak pemain dan menginvestasikan banyak uang. Menurut saya, Persija adalah tim dengan belanja terbesar di liga musim ini. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” kata Hodak.
Persija Datang Tanpa Rasa Takut
Sementara itu, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menegaskan timnya tidak akan datang ke Bandung hanya untuk bertahan. Macan Kemayoran tetap akan memainkan gaya agresif demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Saat ini, Persija menempati peringkat kedua dengan 35 poin dari 16 laga, hanya unggul selisih gol dari Persib Bandung di posisi ketiga. Hasil imbang saja sudah cukup bagi Persija untuk mempertahankan posisi hingga akhir putaran pertama.
“Kami respek kepada Persib, tapi kami punya objektif sendiri. Kami datang untuk memainkan permainan kami,” tegas Souza.
Duel Bintang di Lapangan
Laga ini juga akan menjadi panggung adu kualitas pemain bintang dari kedua tim. Persib mengandalkan nama-nama seperti Marc Klok, Tom Haye, dan Eliano Reijnders. Tom Haye menjadi motor permainan Maung Bandung berkat visi bermain dan akurasi umpannya.
Di kubu Persija, ancaman utama datang dari Gustavo Almeida dan Ryo Matsumura, serta kekuatan lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho. Bek timnas Indonesia itu dikenal disiplin dan tangguh dalam duel.
Reuni Rezaldi Hehanusa
Pertandingan Persib vs Persija juga berpotensi menjadi laga emosional bagi Rezaldi Hehanusa. Bek kiri Persib itu merupakan mantan pemain Persija, meski musim ini belum banyak mendapat menit bermain. Unggahan Rezaldi di media sosial bersama Febri Hariyadi jelang laga pun memicu spekulasi di kalangan Bobotoh, termasuk isu masa depan keduanya.
Dengan atmosfer panas, gengsi tinggi, dan kepentingan klasemen, laga Persib kontra Persija dipastikan kembali menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di sepak bola Indonesia musim ini.
Editor : Axsha Zazhika