BLITAR KAWENTAR-Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri memastikan tiket semifinal Malaysia Open 2026 setelah tampil impresif di babak perempat final. Ganda putra Indonesia itu sukses menyingkirkan pasangan unggulan ketiga asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan kemenangan dua gim langsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1/2026).
Kemenangan Fajar/Fikri di Malaysia Open 2026 bukan hanya mengamankan langkah ke empat besar, tetapi juga menegaskan kualitas dan mental juara pasangan Merah Putih di turnamen level BWF World Tour Super 1000. Dalam laga berdurasi ketat tersebut, Fajar/Fikri menang dengan skor 21-10 dan 23-21.
Hasil ini menjaga asa Indonesia untuk meraih prestasi maksimal di sektor ganda putra. Selain itu, kemenangan atas pasangan papan atas dunia menjadi sinyal kuat bahwa Fajar/Fikri layak diperhitungkan dalam perburuan gelar Malaysia Open 2026.
Dominasi Total di Gim Pertama
Sejak awal pertandingan, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tampil sangat dominan. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka laga dengan keunggulan cepat lima poin tanpa balas. Permainan cepat, penempatan shuttlecock yang presisi, serta variasi serangan membuat pasangan India berada di bawah tekanan.
Saat interval gim pertama, Fajar/Fikri unggul jauh dengan skor 11-6. Kepercayaan diri pasangan Indonesia terus meningkat, sementara Rankireddy/Shetty kesulitan menemukan ritme permainan. Setelah interval, dominasi Fajar/Fikri tidak mengendur. Mereka memperlebar jarak hingga 17-9 dan menutup gim pertama dengan skor telak 21-10.
Gim pembuka tersebut menjadi gambaran betapa solidnya kontrol permainan Fajar/Fikri, baik dalam menyerang maupun bertahan. Pasangan Indonesia nyaris tidak memberi celah bagi lawan untuk berkembang.
Ujian Mental di Gim Kedua
Situasi berubah drastis di gim kedua. Pasangan India tampil lebih agresif dan disiplin. Tempo permainan meningkat, reli-reli panjang terjadi, dan kejar-kejaran poin tidak terhindarkan. Skor sempat imbang 9-9 dan 10-11, menandakan pertarungan berjalan jauh lebih ketat.
Rankireddy/Shetty bahkan sempat unggul 15-12 dan menjauh hingga 17-13. Pada fase ini, tekanan mental meningkat bagi Fajar/Fikri. Namun, pengalaman dan ketenangan menjadi pembeda. Mereka tidak terburu-buru, memperbaiki komunikasi, dan kembali mengandalkan reli panjang untuk meredam agresivitas lawan.
Perlahan tapi pasti, Fajar/Fikri memangkas ketertinggalan hingga skor kembali imbang 19-19. Suasana Axiata Arena semakin memanas saat laga memasuki deuce 20-20. Di momen krusial inilah mental juara pasangan Indonesia benar-benar diuji.
Dengan keberanian mengambil inisiatif serangan dan ketenangan dalam pengambilan keputusan, Fajar/Fikri berhasil mengamankan dua poin beruntun. Gim kedua pun ditutup dengan skor 23-21, sekaligus memastikan kemenangan straight game bagi wakil Indonesia.
Tantangan Berat di Babak Semifinal
Kemenangan ini membawa Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal Malaysia Open 2026. Di babak empat besar, mereka akan menghadapi lawan yang tidak kalah berat, yakni pemenang laga antara pasangan Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melawan wakil tuan rumah Malaysia sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Siapapun lawan yang dihadapi, semifinal dipastikan menjadi ujian sesungguhnya bagi Fajar/Fikri. Dukungan publik tuan rumah, tekanan pertandingan besar, serta kualitas lawan akan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan performa konsisten.
Harapan Merah Putih di Malaysia Open 2026
Dengan performa solid, mental kuat, dan kerja sama yang semakin matang, Fajar/Fikri diharapkan mampu terus melaju hingga partai puncak. Keberhasilan mereka menembus semifinal Malaysia Open 2026 menjadi suntikan optimisme bagi ganda putra Indonesia untuk kembali berjaya di level Super 1000.
Langkah Fajar/Fikri kini menjadi salah satu harapan terbesar Indonesia untuk mengibarkan Merah Putih dan mengharumkan nama bangsa di Malaysia Open 2026.
Editor : Ichaa Melinda Putri