BLITAR - Persib Bandung di Ujian Asia setelah hasil undian AFC Champions League 2 mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC, pada babak 16 besar. Meski menghadapi lawan yang tidak ringan, optimisme tetap mengalir dari internal klub. Target menembus delapan besar kompetisi Asia pun kembali digaungkan.
Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, menilai hasil drawing tersebut masih tergolong realistis. Menurutnya, Ratchaburi FC memang memiliki kualitas, namun Persib juga datang dengan modal kekuatan tim yang mumpuni. Dalam pandangannya, Persib Bandung di ujian Asia ini bukan tanpa peluang.
Optimisme tersebut disampaikan Umuh setelah menilai kondisi skuad Maung Bandung saat ini berada dalam tren positif. Ia berharap dukungan Bobotoh dapat menjadi energi tambahan agar Persib mampu melangkah lebih jauh di AFC Champions League 2.
Umuh Muchtar Optimistis Persib Tembus 8 Besar
Umuh menyebut laga kontra Ratchaburi FC berpotensi berjalan ketat dan menarik. Ia menegaskan Persib siap menghadapi siapa pun lawannya di fase gugur. Target lolos ke delapan besar dinilai bukan hal yang mustahil jika seluruh elemen tim bersatu.
“Persib sudah bagus seperti ini. Mudah-mudahan bisa masuk delapan besar. Kita harus optimis dan berdoa bersama Bobotoh,” ujar Umuh.
Keyakinan tersebut memperkuat narasi bahwa Persib tidak hanya ingin tampil sebagai peserta, tetapi juga penantang serius di kompetisi Asia.
Bojan Hodak Soroti Jadwal Padat Jelang ACL 2
Di sisi lain, Persib Bandung di ujian Asia juga menghadapi tantangan nonteknis berupa jadwal kompetisi domestik yang padat. Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyoroti jadwal Super League 2025-2026 yang dinilai tidak ideal jelang laga krusial melawan Ratchaburi FC.
Persib dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC hanya dua hari sebelum laga pertama babak 16 besar ACL 2. Situasi tersebut membuat persiapan tim menjadi sangat mepet, mengingat laga kontra Borneo FC juga berpotensi menentukan posisi puncak klasemen.
Bojan Hodak mengungkapkan bahwa manajemen telah mengajukan permohonan penjadwalan ulang kepada operator liga. Menurutnya, memainkan tiga pertandingan berat dalam rentang dua pekan sangat berisiko bagi kondisi fisik pemain.
Harapan Besar Lolos Asia Jika Jadwal Berpihak
Pelatih asal Kroasia itu menilai peluang Persib untuk melangkah jauh di Asia akan semakin terbuka jika penyesuaian jadwal dapat dilakukan. Ia yakin komposisi tim saat ini sudah cukup solid dan berpengalaman menghadapi lawan-lawan Asia Tenggara.
Jika jadwal lebih bersahabat, Bojan percaya Persib mampu mengatasi Ratchaburi FC dalam dua leg dan melaju ke babak berikutnya AFC Champions League 2.
Beckham Putra Tegaskan Mental Juara Maung Bandung
Optimisme juga datang dari pemain. Beckham Putra menilai duel melawan wakil Thailand sebagai tantangan besar yang harus dijawab dengan performa maksimal. Ia memastikan Persib tidak akan gentar dan siap tampil habis-habisan.
Menurut Beckham, status Persib sebagai juara grup menjadi modal mental penting. Maung Bandung lolos dari fase grup dengan 13 poin hasil empat kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Catatan tersebut menunjukkan konsistensi Persib di level Asia.
Sebaliknya, Ratchaburi FC melaju sebagai runner-up Grup F dengan sembilan poin. Beckham menilai kondisi ini membuat Persib memiliki kepercayaan diri lebih baik jelang fase gugur.
Ancaman Kehilangan Federico Barba dan Opsi Pengganti
Di tengah fokus Asia, Persib Bandung juga diterpa rumor transfer. Bek andalan Federico Barba dikabarkan diminati klub Serie B Italia, Pescara. Kehilangan Barba tentu menjadi ancaman serius, mengingat kontribusinya dalam menjaga lini pertahanan Persib yang hanya kebobolan 10 gol dari 14 laga.
Meski manajemen masih membantah adanya komunikasi resmi, rumor pengganti Barba mulai mencuat. Nama Gaston Avila, bek muda milik Ajax Amsterdam yang saat ini dipinjamkan ke Fortaleza, disebut-sebut masuk radar Persib.
Jika transfer ini terwujud, Avila diproyeksikan menjadi tambahan kekuatan penting untuk menjaga konsistensi Persib di kompetisi domestik dan Asia.
Dengan berbagai dinamika tersebut, Persib Bandung di ujian Asia tidak hanya soal laga di lapangan, tetapi juga manajemen jadwal dan komposisi tim. Tantangan besar telah menanti, namun peluang mencetak sejarah di AFC Champions League 2 tetap terbuka lebar.
Editor : Axsha Zazhika