Persib Bandung di Atas Angin Jelang El Clasico: Federico Barba Laris di Italia, GBLA Siap Jadi Neraka bagi Persija
Axsha Zazhika• Kamis, 15 Januari 2026 | 14:20 WIB
Persib Bandung di Atas Angin Jelang El Clasico: Federico Barba Laris di Italia, GBLA Siap Jadi Neraka bagi Persija
BLITAR - Persib Bandung kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional jelang laga El Clasico kontra Persija Jakarta. Atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Mulai dari isu transfer pemain, dominasi rekor pertemuan, hingga gelombang dukungan Bobotoh yang siap memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), semua mengarah pada satu hal: Persib Bandung berada dalam momentum terbaiknya.
Nama Persib Bandung semakin sering menghiasi pemberitaan seiring kabar dari Eropa yang menyebut salah satu pilar pertahanannya, Federico Barba, tengah laris manis di bursa transfer. Media Italia melaporkan bahwa bek asal Italia itu kini masuk radar sejumlah klub, mulai dari Pescara, Palermo, Aris FC (Yunani), hingga Benevento yang disebut memiliki ikatan emosional kuat dengan sang pemain.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen Persib Bandung. Barba selama ini dikenal sebagai sosok vital di jantung pertahanan tim asuhan Bojan Hodak. Minat dari empat klub Eropa sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas Barba berada di level internasional, namun di sisi lain juga memunculkan kekhawatiran akan stabilitas skuad di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Ketertarikan klub-klub Italia terhadap Federico Barba bukan tanpa alasan. Pengalaman bermain di Serie A dan Serie B membuatnya memiliki nilai jual tinggi. Benevento bahkan disebut sangat serius ingin memulangkan mantan pemainnya tersebut ke Italia. Bagi Barba, kembali ke kompetisi Eropa tentu memiliki daya tarik emosional dan profesional.
Namun bagi Persib, kehilangan Barba di tengah musim bisa menjadi pukulan besar. Manajemen dituntut bergerak cepat untuk memagari aset berharganya, baik dengan negosiasi kontrak maupun pendekatan personal agar sang pemain tetap fokus membela Maung Bandung.
Ribuan Bobotoh Siap Runtuhkan Mental Persija
Di luar isu transfer, kekuatan utama Persib justru datang dari tribun. Ribuan Bobotoh dipastikan akan memadati GBLA dan menciptakan atmosfer intimidatif bagi Persija Jakarta. Tiket pertandingan dilaporkan ludes terjual hanya dalam waktu singkat, bahkan enam hari sebelum laga digelar. Sebanyak 26 ribu lembar tiket habis tanpa sisa.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adi Pratama, menegaskan bahwa jumlah tiket tersebut telah disesuaikan dengan rekomendasi keamanan dan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. Manajemen juga menyiapkan lokasi nonton bareng resmi bagi Bobotoh yang tidak kebagian tiket, sekaligus mengingatkan agar waspada terhadap peredaran tiket palsu.
Dukungan penuh dari tribun diharapkan menjadi senjata mental untuk menekan Persija sejak menit awal. GBLA kembali disiapkan menjadi kandang yang angker, di mana tekanan suporter bisa membuat mental tim tamu goyah.
Rekor Pertemuan Tiga Musim Terakhir Memihak Persib
Dari sisi statistik, Persib Bandung juga unggul. Dalam tiga musim terakhir, dominasi Maung Bandung atas Persija Jakarta tercatat sangat jelas. Persija hanya mampu menyabet satu kemenangan sejak 2023, sementara laga-laga lainnya didominasi Persib.
Fakta ini menjadi modal psikologis penting jelang pertemuan pekan ke-17 BRI Liga 1 2025–2026. Apalagi situasi klasemen sementara begitu ketat. Persija berada di posisi kedua dan Persib di posisi ketiga dengan poin identik, hanya terpaut tipis dari pemuncak klasemen, Borneo FC.
Rumor Pemain Bundesliga Gantikan Febri Haryadi
Tak hanya soal Barba, kabar transfer lain juga mengiringi Persib. Rumor menyebutkan bahwa Persib Bandung tengah mengincar pemain jebolan Bundesliga, Bakery Jatta, untuk menggantikan Febri Haryadi yang dikabarkan akan dipinjamkan ke Persis Solo.
Jatta, pemain sayap asal Gambia, memiliki rekam jejak panjang bersama Hamburger SV sejak 2016. Statistiknya terbilang impresif dengan ratusan penampilan, puluhan gol, dan assist. Dengan tinggi 1,84 meter dan nilai pasar mencapai belasan miliar rupiah, opsi peminjaman dinilai paling realistis bagi Persib.
Jika rumor ini terwujud, kehadiran Jatta diyakini akan menambah daya gedor dan variasi serangan Persib dari sisi sayap.
Dengan dukungan Bobotoh, rekor pertemuan yang positif, serta isu transfer yang terus menghangat, Persib Bandung kini berada di atas angin. El Clasico kali ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga momentum penting untuk menegaskan ambisi Maung Bandung di jalur juara.