BLITAR - Skuad Persib Bandung dijadwalkan kembali menjalani sesi latihan perdana pada hari ini setelah diliburkan selama empat hari dalam masa jeda kompetisi putaran pertama BRI Super League 2025–2026. Latihan ini langsung menyita perhatian publik karena dibayangi kabar panas Marco Duganzic ke Persib Bandung yang disebut-sebut tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.
Isu Marco Duganzic ke Persib Bandung semakin menguat seiring beredarnya kabar bahwa striker asal Kroasia tersebut sudah berada di Kota Bandung. Sejumlah akun fanbase bahkan mengunggah foto Duganzic bersama seorang anak yang mengenakan jersey Persib, memicu spekulasi bahwa sang pemain akan segera diperkenalkan kepada Bobotoh dalam waktu dekat.
Di tengah rumor Marco Duganzic ke Persib Bandung, sesi latihan perdana juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi pelatih Bojan Hodak usai Persib menutup putaran pertama sebagai pemuncak klasemen sementara Super League.
Beckham Putra dan Strategi Derby Panas
Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta pada laga derby pekan lalu masih menjadi perbincangan hangat. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-54 ketika Persija harus bermain dengan 10 pemain usai Bruno Tubarao diganjar kartu merah akibat menginjak kaki Beckham Putra Nugraha.
Beckham secara terbuka mengakui bahwa aksinya memancing emosi lawan merupakan bagian dari strategi. Menurut pemain asli Gedebage itu, derby melawan Persija selalu sarat emosi dan kecerdikan membaca situasi menjadi kunci mengendalikan pertandingan.
“Alhamdulillah mereka selalu terpancing dengan ketengilan saya. Itu bagian dari strategi, apalagi lawan Persija. Semuanya berjalan sesuai rencana dan kita bisa menang,” ujar Beckham.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Persib tampil lebih tenang dan mampu mengamankan kemenangan 1-0 hingga peluit akhir.
Bojan Hodak Puas, Tapi Tetap Evaluasi
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengaku puas dengan performa timnya sepanjang putaran pertama. Posisi Persib di puncak klasemen menjadi indikator kuat bahwa Maung Bandung berada di jalur yang tepat.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menegaskan masih ada sejumlah catatan penting. Ia menyoroti kegagalan eksekusi penalti dan kebobolan di menit-menit akhir yang membuat Persib kehilangan beberapa poin.
“Kami nomor satu di liga. Kami gagal memanfaatkan lima penalti dan kebobolan di menit akhir di beberapa laga. Tapi secara keseluruhan kami bermain baik dan juga memimpin grup ACL 2,” kata Bojan Hodak.
Lini Belakang Jadi Fondasi Juara
Persib Bandung menutup putaran pertama dengan catatan pertahanan impresif. Dari 17 pertandingan, Maung Bandung hanya kebobolan 16 gol, bahkan hanya satu kali kebobolan saat bermain di kandang.
Bojan Hodak menegaskan bahwa solidnya pertahanan menjadi fondasi utama dalam perburuan gelar. Menurutnya, keseimbangan tim memang penting, namun pertahanan adalah kunci konsistensi di kompetisi panjang.
“Serangan bisa memenangkan pertandingan, tapi pertahanan bisa memenangkan juara,” tegas Bojan.
Peluang Perubahan Pemain Putaran Kedua
Bojan Hodak juga membuka peluang adanya perubahan pemain di putaran kedua. Namun ia memastikan tidak akan ada perombakan besar-besaran karena Persib sudah melakukan banyak pergantian di awal musim.
Ia mengakui ada satu atau dua pemain yang performanya belum sesuai harapan. Namun perubahan akan dilakukan secara selektif, mengingat Persib berada di posisi teratas klasemen.
“Kami mungkin akan melakukan penguatan, tapi tidak banyak. Biasanya tim papan bawah yang banyak berubah,” ujarnya.
Drama Federico Barba dan Saga Transfer
Di tengah fokus penguatan, Persib juga dihadapkan pada saga transfer Federico Barba. Bek asal Italia itu dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa, termasuk Aris Thessaloniki dan Delfino Pescara. Namun Bojan menegaskan Barba masih terikat kontrak hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan.
Situasi semakin memanas setelah istri Barba, Esther Giordano, menuliskan pernyataan bernada sindiran di media sosial terkait prioritas keluarga. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Barba ingin kembali ke Eropa karena faktor keluarga.
Jika Barba benar-benar hengkang, Persib dipastikan harus mencari pelapis di lini belakang, meski duet Julio Cesar dan Patricio Matricardi dinilai cukup solid.
Marco Duganzic Jadi Sorotan Utama
Sorotan utama tetap tertuju pada Marco Duganzic ke Persib Bandung. Striker bertinggi 1,90 meter ini dikenal sebagai targetman kuat dengan duel udara mumpuni. Ia terakhir membela FC Seoul dan sempat mengunggah pesan perpisahan pada awal Desember lalu.
Berdasarkan data Transfermarkt, peluang Duganzic merapat ke Persib sempat menyentuh angka 58 persen. Unggahan di pesawat dan kemunculan fotonya di Bandung semakin memperkuat spekulasi.
Jika resmi bergabung, Marco Duganzic ke Persib Bandung diyakini akan menambah variasi serangan dan menjadi solusi di lini depan Maung Bandung pada putaran kedua Super League.
Editor : Axsha Zazhika