Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Odivan Kurih Out? Manajemen Arema FC Siapkan Kejutan Penyerang Baru, Bocoran Coach Marcos Bikin Aremania Penasaran

Axsha Zazhika • Senin, 19 Januari 2026 | 16:15 WIB
Odivan Kurih Out? Manajemen Arema FC Siapkan Kejutan Penyerang Baru, Bocoran Coach Marcos Bikin Aremania Penasaran
Odivan Kurih Out? Manajemen Arema FC Siapkan Kejutan Penyerang Baru, Bocoran Coach Marcos Bikin Aremania Penasaran

BLITAR - Kabar panas kembali datang dari kubu Singo Edan. Isu Odivan Kurih out mencuat seiring langkah manajemen Arema FC yang mulai menyiapkan kejutan dengan membidik pemain depan baru jelang lanjutan BRI Super League 2025-2026. Pergerakan ini memunculkan tanda tanya besar terkait arah kebijakan tim, khususnya di sektor penyerangan yang dinilai belum maksimal.

Spekulasi soal Odivan Kurih out tak lepas dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan manajemen dan tim pelatih Arema FC. Rencana mendatangkan penyerang anyar membuat posisi Odivan Kurih berada dalam sorotan tajam. Penyerang asing tersebut disebut masuk dalam daftar pemain yang mendapat rapor merah setelah kontribusinya di paruh musim pertama dinilai belum sesuai harapan.

Sepanjang paruh musim berjalan, Odivan Kurih out mulai ramai diperbincangkan Aremania lantaran minimnya menit bermain serta rendahnya tingkat kepercayaan dari pelatih kepala. Kondisi ini membuat posisinya semakin rentan, terlebih saat manajemen Singo Edan mulai aktif menjajaki opsi baru di lini depan.

Evaluasi Lini Depan Jadi Sorotan Utama

Manajemen Arema FC disebut bersikap realistis demi menjaga keseimbangan performa tim di papan klasemen. Lini depan menjadi sektor yang paling disorot karena dinilai belum mampu memaksimalkan peluang yang tercipta. Meski permainan tim cukup berkembang, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Langkah mendatangkan pemain depan baru diyakini sebagai upaya Arema FC untuk tampil lebih agresif dan tajam pada putaran kedua. Manajemen tidak ingin terlalu lama bergantung pada pemain yang kesulitan menemukan ritme permainan. Evaluasi ini juga menjadi bagian dari penilaian menyeluruh terhadap skuad asing yang menghuni tim utama.

Bocoran Coach Marcos: Penyerang Harus Tajam dan Bermental Singo Edan

Isyarat perubahan semakin kuat setelah pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan bocoran terkait kriteria pemain asing baru. Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa pemain depan yang akan direkrut harus memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang tajam serta mental kuat khas Singo Edan.

“Tidak ada yang salah dengan pola permainan kami. Kami menciptakan banyak peluang, tapi sayangnya belum bisa menjadikannya gol. Inilah yang menjadi fokus kami dalam mencari pemain baru. Mereka harus tajam dalam mencetak gol,” ujar Marcos.

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas arah kebijakan Arema FC di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026. Teknik individu saja tidak cukup. Mentalitas dan kesiapan menghadapi tekanan tinggi juga menjadi faktor penting yang dipertimbangkan.

Slot Pemain Asing Masih Terbuka

Saat ini, Arema FC tercatat memiliki 10 pemain asing yang mengisi berbagai posisi strategis. Komposisi tersebut masih menyisakan satu slot pemain asing yang bisa dimanfaatkan pada putaran kedua. Bahkan, peluang penambahan slot masih terbuka jika manajemen kembali melepas pemain asing lain berdasarkan hasil evaluasi lanjutan.

Kondisi ini membuat isu Odivan Kurih out semakin menguat. Jika manajemen memutuskan mendatangkan penyerang baru, bukan tidak mungkin akan ada perubahan signifikan dalam komposisi lini depan Singo Edan.

Alasan Arema FC Lepas Ian Puleu Jadi Gambaran Evaluasi

Sebelumnya, Arema FC telah lebih dulu mengambil langkah tegas dengan melepas Ian Puleu di tengah musim. Keputusan tersebut memantik perhatian publik karena dinilai cukup berani. Namun, manajemen menegaskan bahwa langkah itu merupakan hasil rekomendasi tim pelatih.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut bahwa perombakan skuad pada putaran kedua akan cukup signifikan, terutama di lini tengah dan depan. Fokus utama tetap pada peningkatan efektivitas penyelesaian akhir.

“Perombakan agak banyak di lini tengah dan depan untuk bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Semua keputusan ini berada di tangan pelatih,” kata Yusrinal.

Ia menambahkan bahwa setiap keputusan di bursa transfer paruh musim harus sejalan dengan kebutuhan tim dan hasil evaluasi performa individu pemain asing. Pengalaman besar yang dimiliki pemain, termasuk yang pernah tampil di level Eropa, tetap harus dibuktikan dengan kontribusi nyata di lapangan.

Dengan situasi tersebut, Aremania kini menanti kejutan dari manajemen Singo Edan. Apakah Odivan Kurih out akan benar-benar terjadi, atau justru Arema FC kembali membuat gebrakan lain di bursa transfer paruh musim.

 

Editor : Axsha Zazhika
#aremania #pemain asing arema #Arema FC #Odivan Kurih out #bursa transfer arema