BLITAR KAWENTAR - Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 menjadi sorotan jelang leg pertama babak 16 besar yang digelar di Ratchaburi Stadium, Thailand, Rabu (11/2/2026) pukul 19.15 WIB. Kedatangan skuad Maung Bandung disambut sorak-sorai bobotoh yang berada di Thailand, menambah semangat tim sebelum laga krusial.
Modal positif dibawa Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 setelah kemenangan 2-0 atas Malut United di ajang Super League. Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pasukan Bojan Hodak yang tengah dalam tren impresif.
Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 diprediksi berlangsung sengit. Meski pernah bertemu di laga pramusim dengan skor 2-2, Bojan Hodak menilai pertandingan resmi kali ini memiliki tekanan dan atmosfer berbeda.
Analisis Kekuatan Ratchaburi FC
Bojan Hodak menegaskan timnya akan fokus menganalisis permainan wakil Thailand tersebut. Menurut pelatih asal Kroasia itu, Ratchaburi FC dikenal sebagai tim dengan karakter menyerang dan penguasaan bola dominan, tipikal klub-klub Thailand.
Di bawah arahan pelatih Worawut Srimaka, Ratchaburi mengandalkan filosofi possession football. Mereka membangun serangan dari lini belakang dengan sabar, memanfaatkan peran kapten Jakapan Keoprom sebagai pengatur tempo di lini tengah.
Bek sayap aktif membantu serangan, sementara lini tengah menumpuk pemain untuk menguasai area sentral. Strategi ini bertujuan memancing lawan keluar sebelum melepaskan umpan kunci ke kotak penalti.
Persib dituntut disiplin menjaga transisi agar tidak mudah terkena serangan balik. Selain taktik, faktor cuaca panas dan kering di Ratchaburi juga menjadi perhatian tim pelatih.
Persib Sedang On Fire
Di sisi lain, Persib datang dengan catatan impresif. Beckham Putra dan kawan-kawan mencatat enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di liga domestik. Kepercayaan diri semakin tinggi usai menumbangkan Bangkok United di fase grup sebelumnya.
Ratchaburi pun tengah dalam performa apik setelah menang 3-2 atas Muangthong United di liga domestik dan menempel ketat Buriram United di papan atas klasemen Thai League.
Baca Juga: Hadapi Bali United, Persija Jakarta Dilarang Kalah! Juan Mata Siap Debut Bersama Macan Kemayoran
Bojan optimistis timnya bisa mencuri poin di Thailand sebelum menjalani leg kedua di Bandung. Konsistensi performa menjadi kunci agar Maung Bandung mampu melangkah jauh di kompetisi Asia.
Alasan Rekrut Sergio Castel
Menjelang penutupan bursa transfer Super League 2025-2026, Persib resmi mendatangkan penyerang asal Spanyol, Sergio Castel. Kehadirannya menjadi tambahan amunisi di lini depan.
Bojan Hodak mengungkapkan perekrutan Castel dilakukan untuk mengantisipasi cedera yang kerap menimpa dua striker murni, Andrew Jang dan Ramon Tanque. “Tugas dia adalah mencetak gol,” tegas Hodak.
Castel, 30 tahun, memiliki pengalaman bermain di kasta kedua Liga Spanyol dan sempat merumput di Liga India bersama Jamshedpur FC. Terakhir, ia memperkuat klub Siprus, Apollon Limassol.
Menariknya, untuk memberi ruang pada Castel, Persib harus mengorbankan slot pemain asing di Super League. Kiper asal Wales, Adam Przybek, tidak didaftarkan untuk kompetisi domestik, namun tetap bisa tampil di AFC Champions League 2 yang tidak membatasi kuota asing.
Evaluasi Penalti dan Produktivitas Gol
Hodak juga menyoroti efektivitas penalti. Musim ini, Persib gagal memaksimalkan empat peluang dari titik putih melalui William Barros, Marc Klok, Luciano Guaycochea, dan Andrew Jang.
Menurutnya, jika seluruh penalti tersebut berbuah gol, Persib berpotensi menjadi tim paling produktif di Super League. Meski demikian, Hodak menegaskan tidak mempermasalahkan siapa pencetak gol, selama tim meraih kemenangan.
Distribusi gol musim ini lebih merata dengan kontribusi dari 11 pemain. Hal ini berbeda dengan musim lalu saat Persib dinilai terlalu bergantung pada dua mesin golnya.
Debut Kurzawa Ditunda
Kehadiran Layvin Kurzawa juga menjadi perhatian publik. Namun debutnya sempat ditunda karena faktor kebugaran dan risiko cedera.
Kurzawa lama tidak bermain di pertandingan kompetitif sebelum bergabung dengan Persib. Ia baru menjalani latihan perdana pada 28 Januari 2026. Tim pelatih memilih pendekatan hati-hati demi menjaga kondisi jangka panjang pemain.
Pengalaman bek asal Prancis itu di level Eropa diharapkan memberi dampak positif, khususnya dalam laga besar seperti Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League 2.
Kini, fokus utama Maung Bandung adalah meraih hasil maksimal di Thailand. Dukungan bobotoh, strategi matang, dan efektivitas lini depan akan menjadi penentu langkah Persib di kancah Asia.
Editor : Axsha Zazhika