BLITAR KAWENTAR - Daftar pemain asing Persib Bandung untuk putaran kedua musim 2025-2026 akhirnya terungkap. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut melakukan sejumlah manuver menarik dengan mempertahankan pilar lama sekaligus mendatangkan nama baru berlabel tim nasional.
Daftar pemain asing Persib Bandung ini menjadi sorotan karena komposisinya dinilai lebih berimbang di semua lini. Mulai dari penjaga gawang, lini belakang, gelandang serang, hingga penyerang, semuanya diisi pemain impor dengan nilai pasar miliaran rupiah.
Berdasarkan data yang dihimpun, daftar pemain asing Persib Bandung musim ini juga menunjukkan ambisi besar klub yang kini berada di peringkat 50 Asia dan posisi ke-600 dunia. Manajemen tampak serius memperkuat kedalaman skuad demi bersaing di papan atas Liga 1.
Dominasi Brasil dan Argentina
Nama pertama dalam daftar adalah Bergwinho da Silva. Gelandang serang asal Brasil berusia 28 tahun itu memiliki tinggi 1,85 meter. Ia bergabung pada 1 Juli 2025 dan terikat kontrak hingga 31 Mei 2027.
Dari Argentina, ada Luciano Guosea yang juga berposisi sebagai gelandang serang. Pemain berusia 33 tahun tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp7,35 miliar dan dikontrak hingga 31 Mei 2027.
Masih dari Negeri Tango, Patricio Mat Ricardi memperkuat sektor bek tengah. Bek berusia 31 tahun itu dikontrak sejak 1 Juli 2025 hingga 31 Mei 2027 dengan nilai pasar Rp6,96 miliar.
Selain itu, manajemen juga dikabarkan membidik Mariano Peraltar dari Borneo FC. Pemain sayap kanan berusia 27 tahun tersebut memiliki nilai pasar mencapai Rp10,43 miliar dan disebut-sebut sedang diupayakan untuk ditebus kontraknya pada bursa transfer putaran kedua.
Brasil tetap menjadi penyumbang pemain terbanyak. William Baros yang berposisi striker dan berusia 31 tahun memiliki nilai pasar Rp2,61 miliar. Kontraknya berlaku hingga 31 Mei 2027.
Ada pula Julio Caesar, bek tengah 30 tahun dengan nilai pasar Rp4,35 miliar. Sementara Ramon, striker berusia 27 tahun, memiliki nilai pasar Rp3,91 miliar dan juga dikontrak hingga 2027.
Eks Timnas Prancis dan PSG Gabung
Salah satu nama paling menyita perhatian dalam daftar pemain asing Persib Bandung adalah Livin Kurjawa. Bek asal Prancis berusia 33 tahun itu bergabung pada 25 Januari 2026.
Livin Kurjawa disebut sebagai mantan pemain tim nasional Prancis dan pernah membela klub raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain. Dengan nilai pasar mencapai Rp13,4 miliar, kehadirannya diprediksi memperkokoh lini pertahanan Maung Bandung hingga 31 Mei 2027.
Dari Italia, Federico Barba juga memperkuat jantung pertahanan. Bek tengah 32 tahun tersebut bergabung pada 27 Agustus 2025 dan memiliki nilai pasar Rp8,69 miliar. Namun, kontraknya berakhir lebih cepat, yakni 31 Mei 2026.
Baca Juga: Persib vs Ratchaburi Jadi Laga Hidup Mati di GBLA, Bobotoh Siap Menggila demi Misi Balas Dendam ACL2
Pemain Timnas Irak dan Kiper Inggris
Sektor pertahanan juga diperkuat Fran Putros asal Irak. Pemain berusia 32 tahun ini bisa bermain sebagai bek tengah, gelandang tengah, maupun bek kiri. Ia merupakan anggota tim nasional Irak dan memiliki nilai pasar Rp6,08 miliar. Kontraknya berlangsung hingga 31 Mei 2026.
Di posisi penjaga gawang, Persib merekrut Adam Price Back asal Inggris. Kiper 25 tahun tersebut dikontrak hingga 31 Mei 2027. Namun, ia dikabarkan akan dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta pada putaran kedua guna menambah jam terbang.
Sementara itu, lini depan juga diperkuat Enre Yung asal Prancis. Striker berusia 28 tahun tersebut bergabung pada 31 Agustus 2025 dengan nilai pasar sekitar Rp3,95 miliar dan kontrak hingga 2027.
Komposisi Skuad Lebih Matang
Melihat komposisi daftar pemain asing Persib Bandung ini, manajemen tampak fokus memperkuat sektor pertahanan dan lini serang secara seimbang. Kehadiran pemain dengan pengalaman internasional seperti Livin Kurjawa dan Fran Putros menjadi sinyal kuat bahwa Persib ingin tampil lebih kompetitif.
Nilai pasar yang cukup tinggi, terutama untuk beberapa nama seperti Livin Kurjawa dan Mariano Peraltar, menunjukkan keseriusan klub dalam membangun skuad berkelas.
Dengan kontrak mayoritas pemain hingga 2027, stabilitas tim menjadi salah satu target utama. Kini, menarik untuk menanti bagaimana kontribusi mereka di putaran kedua musim 2025-2026 dan apakah strategi transfer ini mampu membawa Maung Bandung meroket di klasemen.
Editor : Edo Trianto