JAKARTA - Nama Arema FC kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional usai kemenangan atas Persija Jakarta berbuntut pernyataan terbuka dari Gustavo Almeida. Penyerang Macan Kemayoran itu menepis anggapan bahwa kekalahan Persija terjadi karena kehadiran mantan pemain mereka di skuad Singo Edan. Menurut Gustavo, hasil pahit tersebut murni akibat kesalahan kecil timnya sendiri yang berujung fatal.
Dalam laga yang berlangsung ketat, Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Arema FC. Kekalahan ini jelas menyakitkan, mengingat Persija datang dengan target sapu bersih poin. Gustavo Almeida mengaku kecewa karena hasil tersebut tidak sejalan dengan ambisi tim yang selalu membidik kemenangan di setiap pertandingan.
“Sejujurnya ini sepak bola. Kami sebagai pemain tentu tidak menyukai kekalahan, apalagi ketika target kami di setiap laga adalah menang,” ujar Gustavo Almeida di PJ Arena Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Gol Dianulir, Mental Persija Jatuh
Gustavo juga menyoroti momen krusial ketika gol yang sempat ia cetak harus dianulir oleh wasit. Persija sejatinya unggul lebih dahulu sebelum keputusan VAR membatalkan gol tersebut karena sang pemberi assist, Emaxwell Souza, berada dalam posisi offside.
Menurut Gustavo, pembatalan gol tersebut menjadi titik balik yang sangat memengaruhi mental tim. “Sepak bola soal detail. Ada satu momen di mana kami kehilangan detail itu, terutama saat VAR membatalkan gol kami. Setelah itu kami kebobolan dan energi tim langsung turun,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kekalahan Persija bukan disebabkan faktor eksternal, melainkan kesalahan-kesalahan kecil yang tidak bisa dihindari di level kompetisi tinggi seperti BRI Super League.
Tepis Isu Mantan Pemain Persija
Lebih lanjut, Gustavo Almeida membantah narasi yang menyebut kekalahan Persija dipengaruhi kehadiran tiga mantan pemain Macan Kemayoran di kubu Arema FC. Nama-nama seperti Gustavo França, Rio Fahmi, dan Hansamu Yama disebut-sebut menjadi faktor psikologis bagi Persija.
“Itu bukan alasan. Kekalahan ini murni karena kesalahan kami sendiri,” tegas Gustavo. Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi liar yang berkembang di kalangan suporter dan pengamat sepak bola nasional.
Walison Maya Siap Tampil Lebih Maksimal
Sementara itu, dari kubu Arema FC, bek asing Walison Maya menebar optimisme jelang laga kontra Semen Padang FC. Pemain asal Brasil tersebut baru saja menjalani debutnya saat menghadapi Persija Jakarta dan berujung kemenangan.
Walison mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya ideal saat laga debut karena baru tiba di Indonesia. Namun kini ia merasa jauh lebih siap setelah mendapat waktu istirahat yang cukup. “Sekarang saya lebih siap. Harapan saya minggu ini bisa bermain hingga 90 menit,” ujarnya.
Ia juga menargetkan cleansheet saat Arema FC menjamu Semen Padang FC di Stadion Kanjuruhan. Tekad ini sejalan dengan ambisi Singo Edan untuk terus menjaga tren positif di papan klasemen.
Semen Padang Siap Curi Poin di Kanjuruhan
Di sisi lain, Semen Padang FC datang ke Malang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir dan menegaskan kesiapan penuh menghadapi tekanan laga tandang.
Pelatih Dejan Antonik merilis daftar lengkap pemain yang dibawa ke Stadion Kanjuruhan sebagai bukti keseriusan timnya. Ia menekankan pentingnya fokus dan disiplin sepanjang laga.
“Kita harus fokus ke depan. Berikutnya lawan Arema FC. Kita berangkat untuk mencuri poin,” tegas Dejan.
Baca Juga: Konvoi Bobotoh Usai Persib vs Persija 1-0 Bikin Bandung Macet Total, Pesta Kembang Api di GBLA Viral
Laga Penentuan Momentum Arema FC
Pertandingan Arema FC versus Semen Padang FC diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi. Bagi Arema FC, laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga menjaga momentum positif usai menaklukkan Persija Jakarta. Sementara bagi Semen Padang, hasil dari Kanjuruhan bisa menjadi penegas status mereka sebagai kuda hitam kompetisi musim ini.
Sorotan publik pun kembali tertuju pada Arema FC, yang kini berada di tengah arus besar performa, ekspektasi, dan persaingan ketat BRI Super League 2025/2026.
Editor : Natasha Eka Safrina