JAKARTA - Nama Leo Guntara Arema FC mendadak menjadi perbincangan setelah fullback kiri anyar Singo Edan itu menjalani debut kilat saat menghadapi Persija Jakarta. Tanpa proses panjang, pemain berusia 34 tahun tersebut mengaku hanya membutuhkan hitungan hari untuk resmi berseragam Arema FC dan langsung merasakan atmosfer big match di Liga Super League 2025/2026.
Leo Guntara menuturkan bahwa proses kepindahannya ke Arema FC berlangsung sangat cepat dan nyaris tanpa hambatan. Mantan pemain Borneo FC itu bahkan tidak menyangka bisa langsung tampil di laga besar kontra Persija Jakarta hanya beberapa hari setelah kesepakatan tercapai.
“Prosesnya cepat sekali. Kurang dari satu minggu semuanya selesai,” ungkap Leo Guntara. Ia menjelaskan, komunikasi awal dilakukan antara Borneo FC selaku pemilik hak pemain dengan manajemen Arema FC. Setelah tawaran itu disampaikan kepadanya, Leo langsung menyatakan kesediaan untuk bergabung.
Negosiasi Singkat, Langsung Terbang ke Jakarta
Secara detail, Leo menyebut proses perpindahan klub hanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Setelah kesepakatan tercapai, ia langsung diminta berangkat ke Jakarta untuk mempersiapkan laga melawan Persija Jakarta.
“Setelah sepakat, saya langsung diminta ke Jakarta. Saya tiba dua hari sebelum pertandingan,” ujarnya. Menariknya, latihan perdana Leo bersama Arema FC hanya berlangsung saat sesi official training jelang pertandingan.
Situasi tersebut terbilang tidak lazim bagi seorang pemain profesional. Namun Leo menegaskan dirinya tidak mengalami kendala berarti dalam proses adaptasi, mengingat pengalamannya yang panjang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Adaptasi Cepat Berkat Pemain Senior
Meski baru sekali menjalani latihan, Leo merasa cepat menyatu dengan permainan Singo Edan. Ia mengaku banyak mendapat bantuan dari para pemain senior Arema FC, seperti Johan Ahmad Farizi dan Dendy Santoso, yang sudah lama ia kenal.
Baca Juga: Konvoi Bobotoh Usai Persib vs Persija 1-0 Bikin Bandung Macet Total, Pesta Kembang Api di GBLA Viral
Dukungan dari rekan setim membuat Leo memahami karakter permainan Arema FC di bawah arahan pelatih kepala Marcos Santos. “Saya mendapat banyak informasi detail yang sangat membantu. Itu membuat saya cepat memahami cara bermain tim,” katanya.
Menurut Leo, komunikasi antar pemain menjadi kunci utama adaptasi cepatnya, terutama dalam situasi serba mendadak seperti yang ia alami.
Debut Tak Terlupakan di Laga Big Match
Laga debut melawan Persija Jakarta menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakan Leo Guntara. Selain karena situasinya yang mendadak, pertandingan tersebut merupakan big match dengan tensi tinggi.
“Ini pertama kalinya saya merasakan debut dengan kondisi seperti ini. Apalagi langsung big match melawan Persija. Saya sangat menikmatinya,” ujar Leo.
Meski hanya dimainkan pada menit-menit akhir, Leo merasa bangga bisa menjadi bagian dari kemenangan Arema FC atas Persija Jakarta. Hasil tersebut menjadi tambahan motivasi baginya untuk terus berkontribusi maksimal bersama Singo Edan.
Baca Juga: Banyak Lubang Mengancam Keselamatan Pengendara di Sepanjangg Jalan Desa Bangsri Blitar
Arema FC Merangkak ke Papan Atas
Kemenangan atas Persija Jakarta membawa dampak signifikan bagi Arema FC. Tambahan tiga poin membuat Singo Edan naik ke posisi keenam klasemen sementara Liga Super League 2025/2026 dan terus menjaga peluang merangsek ke papan atas.
Leo Guntara pun berjanji akan memberikan kontribusi terbaiknya, baik sebagai bek kiri maupun winger, untuk membantu Arema FC melanjutkan tren positif di laga-laga berikutnya.
“Tentu saya ingin terus berkontribusi dan membantu tim meraih hasil positif ke depannya,” tegasnya.
Tambahan Tenaga Berpengalaman untuk Singo Edan
Kehadiran Leo Guntara menjadi suntikan pengalaman berharga bagi Arema FC di putaran kedua kompetisi. Dengan jam terbang tinggi dan fleksibilitas posisi, Leo diharapkan mampu menambah kedalaman skuad serta menjaga konsistensi performa tim.
Proses kilat yang dilalui Leo Guntara menjadi bukti dinamika sepak bola profesional, di mana kesiapan mental dan pengalaman menjadi faktor utama untuk langsung tampil dan memberi dampak positif bagi tim barunya.
Editor : Natasha Eka Safrina