BLITAR - Hasil PSM vs Dewa United berakhir pahit bagi tuan rumah. Dalam laga yang berlangsung sengit, Dewa United sukses mencuri poin penuh setelah menang 2-0 atas PSM Makassar lewat gol Vico dan Alex Martin.
Sejak menit awal, hasil PSM vs Dewa United sudah memperlihatkan intensitas tinggi. Kedua tim tampil agresif dengan skema menyerang cepat, terutama Dewa United yang langsung menekan pertahanan Juku Eja.
Hasil PSM vs Dewa United ini sekaligus mempertegas tren positif Dewa United yang tampil efektif memaksimalkan peluang, sementara PSM harus menelan kekecewaan di hadapan pendukungnya sendiri.
Gol Alex Sempat Dianulir, PSM Lolos dari Tekanan Awal
Dewa United sebenarnya sudah mengancam lebih dulu melalui kombinasi lini depan mereka yang diisi Taise dan Alex Martin. Pergerakan cepat dari sisi sayap mampu merepotkan barisan belakang PSM.
Sebuah peluang emas tercipta saat umpan matang mengarah ke Alex. Striker andalan Dewa United itu sempat menceploskan bola ke gawang. Stadion pun bergemuruh.
Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside yang sangat tipis. Tayangan ulang menunjukkan Alex berada sedikit di depan garis pertahanan saat umpan dilepaskan.
PSM sempat bernapas lega. Namun tekanan Dewa United belum mereda.
Vico Pecah Kebuntuan Lewat Tendangan Bebas
Kebuntuan akhirnya pecah melalui skema bola mati. Dewa United mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya setelah pelanggaran di depan kotak penalti.
Vico yang dipercaya sebagai eksekutor tampil tenang. Ia melepaskan tendangan direct free kick yang melengkung indah ke sisi gawang, di luar jangkauan kiper Reza Arya.
Gol tersebut membuat Dewa United unggul 1-0. Eksekusi Vico dinilai sempurna karena memanfaatkan celah di dinding pertahanan PSM.
Keunggulan itu membuat tim tamu semakin percaya diri dalam menguasai permainan. PSM mencoba membalas lewat Ricky Kambuaya dan beberapa upaya dari lini tengah, namun belum membuahkan hasil.
Alex Martin Pastikan Kemenangan
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. PSM berusaha tampil lebih menekan demi menyamakan kedudukan. Namun justru Dewa United yang kembali menunjukkan efektivitas.
Berawal dari skema serangan cepat, bola dialirkan dengan satu sentuhan ke arah Alex Martin. Tanpa banyak kontrol, Alex langsung melepaskan tembakan keras ke sisi kiri gawang.
Kiper Sony Stepen sempat bereaksi, tetapi arah bola terlalu sulit dijangkau. Gol kedua pun tercipta.
Gol tersebut praktis menjadi penutup harapan PSM Makassar. Dewa United unggul 2-0 dan semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan.
PSM Gagal Manfaatkan Peluang
PSM sebenarnya memiliki beberapa peluang, termasuk tembakan jarak jauh dari Rifd Medina yang masih mampu ditepis kiper lawan. Namun penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad Juku Eja.
Lini depan PSM terlihat kurang tajam dalam memanfaatkan momentum. Koordinasi antarlini juga belum maksimal untuk membongkar pertahanan disiplin Dewa United.
Hasil PSM vs Dewa United ini menjadi tamparan bagi tim tuan rumah, terlebih laga dimainkan di kandang sendiri. Dukungan suporter belum cukup untuk mengangkat performa tim.
Dewa United Tampil Efektif dan Klinis
Kemenangan ini menunjukkan kualitas Dewa United dalam memaksimalkan peluang. Dari beberapa kesempatan yang tercipta, dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol.
Skema serangan cepat, eksekusi bola mati yang efektif, serta ketenangan di lini depan menjadi kunci kemenangan tim tamu.
Sementara bagi PSM Makassar, evaluasi besar menanti, terutama dalam hal transisi bertahan dan penyelesaian akhir. Kekalahan ini bisa memengaruhi posisi klasemen Liga 1 jika tidak segera dibenahi.
Pada akhirnya, hasil PSM vs Dewa United 0-2 menjadi bukti bahwa efektivitas lebih menentukan dibanding dominasi penguasaan bola semata.
Dewa United pulang dengan tiga poin berharga, sementara PSM harus segera bangkit agar tidak terpuruk lebih dalam di kompetisi musim ini.
Editor : Axsha Zazhika