BLITAR - Hasil PSM Makassar vs Dewa United berakhir mengejutkan. Bermain di kandang sendiri, Juku Eja harus mengakui keunggulan tim tamu setelah takluk 0-2 lewat gol Vico dan Alex Martin dalam laga yang berlangsung sengit.
Dalam hasil PSM Makassar vs Dewa United ini, Dewa United tampil lebih efektif sejak menit awal. Mereka berani mengambil inisiatif serangan dan memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah.
Hasil PSM Makassar vs Dewa United juga diwarnai drama gol yang dianulir karena offside tipis. Keputusan tersebut sempat memancing reaksi, namun akhirnya Dewa United tetap mampu mengamankan tiga poin penting.
Susunan Pemain dan Strategi Awal
Dewa United mengandalkan duet Taise dan Alex Martin di lini depan. Nama-nama seperti Medina turut menopang serangan, sementara sejumlah pemain seperti Fahrul Adityya, Savio, Dandang Kaviatur, Teo, Ricky, hingga Stefano tersedia di bangku cadangan.
Sejak peluit awal, Dewa United langsung mencoba membangun serangan dengan umpan-umpan akurat. Mereka memaksimalkan permainan sisi lapangan untuk membongkar pertahanan PSM Makassar.
PSM sendiri tidak tinggal diam. Ricky Kambuaya dan rekan-rekannya berupaya membalas melalui serangan balik cepat. Namun efektivitas menjadi pembeda di laga ini.
Gol Alex Dianulir, Offside Sangat Tipis
Dewa United sebenarnya sempat lebih dulu mencetak gol melalui Alex Martin. Berawal dari umpan matang hasil tusukan di sisi sayap, Alex menyambar bola dengan penyelesaian tenang.
Namun selebrasi tersebut tak berlangsung lama. Asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Tayangan ulang menunjukkan posisi Alex sangat tipis melewati garis pertahanan terakhir.
Keputusan itu membuat skor kembali 0-0. Meski begitu, tekanan Dewa United tidak mengendur.
Vico Pecah Kebuntuan Lewat Free Kick
Gol pembuka akhirnya benar-benar tercipta lewat skema bola mati. Dewa United mendapatkan tendangan bebas langsung di area berbahaya.
Vico yang maju sebagai eksekutor melepaskan tendangan melengkung sempurna. Bola meluncur deras dan tak mampu dijangkau Reza Arya.
Gol tersebut membawa Dewa United unggul 1-0. Eksekusi direct free kick Vico menjadi momen krusial yang mengubah arah pertandingan.
PSM berusaha bangkit. Peluang sempat didapat melalui pergerakan Seridin dan aksi individu Ricky Kambuaya, tetapi penyelesaian akhir belum maksimal.
Alex Martin Pastikan Kemenangan
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. PSM mencoba menaikkan intensitas tekanan demi mengejar ketertinggalan.
Namun justru Dewa United yang kembali menghukum tuan rumah. Berawal dari kesalahan umpan di lini tengah, bola cepat dialirkan ke depan.
Alex Martin tanpa ragu langsung melepaskan tembakan satu sentuhan ke sisi kiri gawang. Kiper Sony Stepen sebenarnya sempat menepis beberapa peluang sebelumnya, tetapi kali ini tak mampu menghalau bola.
Gol kedua tersebut memastikan keunggulan 2-0 bagi Dewa United.
PSM Gagal Manfaatkan Momentum
PSM Makassar sebenarnya memiliki sejumlah peluang, termasuk tembakan dari Rifki Dwi Medina yang masih bisa diamankan penjaga gawang lawan.
Namun koordinasi lini depan dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Transisi dari bertahan ke menyerang kerap terhenti di sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Dewa United tampil disiplin dalam menjaga keunggulan. Mereka mampu mengontrol ritme permainan dan meminimalisasi kesalahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tiga Poin Penting untuk Dewa United
Hasil PSM Makassar vs Dewa United 0-2 ini menjadi kemenangan penting bagi tim tamu dalam persaingan klasemen Liga 1. Selain menunjukkan efektivitas, kemenangan ini juga memperlihatkan kualitas eksekusi bola mati dan ketajaman lini depan mereka.
Bagi PSM Makassar, kekalahan di kandang tentu menjadi evaluasi serius. Dukungan suporter belum cukup untuk mengangkat performa tim yang tampil kurang tajam di depan gawang.
Pada akhirnya, hasil PSM Makassar vs Dewa United menegaskan bahwa detail kecil seperti bola mati dan konsentrasi lini belakang bisa menjadi penentu dalam laga ketat.
Dewa United pulang membawa tiga poin, sementara Juku Eja harus segera berbenah agar tidak kehilangan momentum di pertandingan berikutnya.
Editor : Axsha Zazhika