Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persik Kediri Naik ke Peringkat 11 Usai Kalahkan Dewa United, Arthur Irawan Bongkar Dua Sisi Kekuatan Macan Putih

Muhamad Ahsanul Wildan • Senin, 16 Februari 2026 | 20:55 WIB
Persik Kediri naik ke peringkat 11 usai kalahkan Dewa United. Arthur Irawan puji dua sisi kekuatan Macan Putih.
Persik Kediri naik ke peringkat 11 usai kalahkan Dewa United. Arthur Irawan puji dua sisi kekuatan Macan Putih.

BLITAR KAWENTARPersik Kediri kembali menunjukkan tajinya di kandang. Usai menundukkan Bali United, skuad Macan Putih kembali mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Dewa United di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Kemenangan ini membuat Persik Kediri naik satu peringkat ke posisi 11 klasemen sementara BRI Super League.

Tren positif Persik Kediri di kandang menjadi sinyal kebangkitan setelah sempat terseok pada putaran pertama kompetisi.

Tambahan tiga poin dari laga kontra Dewa United membuat koleksi poin Macan Putih kini mencapai 25 angka.

Performa impresif ini pun mendapat apresiasi langsung dari owner Persik Kediri, Arthur Irawan.

Arthur mengaku bangga dengan perjuangan Ezra Walian dan kawan-kawan. Menurutnya, kemenangan atas Dewa United sangat layak diraih melihat kualitas permainan yang ditunjukkan sepanjang laga.

“Saya bangga dengan tim ini,” ujar Arthur saat ditemui di Stadion Brawijaya.

Dominasi Babak Pertama

Pada babak pertama, Persik Kediri tampil agresif dan penuh percaya diri. Dua gol sukses diciptakan melalui Ernesto Gomez dan John Toral.

Kombinasi serangan yang rapi dan penguasaan bola yang solid membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.

Arthur menilai permainan anak asuh Marcos Rena Torres sudah sesuai dengan skema yang diinginkan tim pelatih.

Persik mampu mengontrol jalannya pertandingan dan memainkan sepak bola menyerang yang efektif.

“Kami kuat pegang bola, kami juga main futbol yang positif,” tegas Arthur.

Dominasi tersebut menjadi pembeda dalam laga melawan Dewa United. Sejak awal, Macan Putih tampil menekan dan tak memberi ruang bagi lawan untuk membangun ritme. Strategi pressing dan transisi cepat berjalan efektif, terutama di lini tengah.

Mental Baja di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, situasi berubah. Kondisi lapangan membuat Persik Kediri tak bisa lagi memainkan permainan kombinasi pendek yang mengandalkan teknik. Intensitas pertandingan meningkat dan duel fisik tak terhindarkan.

Namun di sinilah sisi lain Macan Putih terlihat. Jika di babak pertama mereka unggul dari segi kualitas permainan, maka di babak kedua mental dan daya juang menjadi kunci.

Arthur mengaku melihat karakter kuat dalam diri para pemain. Meski ditekan dan kondisi lapangan kurang ideal, Persik tetap disiplin menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

“Di babak kedua kami menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Tidak mudah, tapi kami bisa mempertahankan kemenangan,” imbuhnya.

Kombinasi kualitas permainan dan mentalitas bertanding inilah yang disebut Arthur sebagai dua sisi kekuatan Persik Kediri saat ini.

Ia berharap tren positif tersebut terus berlanjut demi memperbaiki posisi di papan klasemen.

Bangkit dari Putaran Pertama yang Sulit

Jika melihat ke belakang, perjalanan Persik Kediri musim ini tidak selalu mulus. Pada akhir putaran pertama, Macan Putih hanya mampu menempati peringkat 13 klasemen sementara dengan raihan 19 poin.

Inkonsistensi performa menjadi persoalan utama saat itu. Namun dua kemenangan kandang beruntun menjadi titik balik kebangkitan tim kebanggaan Kota Kediri tersebut.

Kini dengan 25 poin dan posisi yang perlahan merangkak naik, optimisme mulai tumbuh di internal tim maupun suporter. Stadion Brawijaya pun kembali menjadi benteng yang sulit ditembus lawan.

Arthur berharap timnya bisa terus tampil konsisten dan naik secara bertahap di klasemen BRI Super League.

“Semoga ke depannya kami lebih baik lagi dan naik pelan-pelan di papan klasemen,” tandasnya.

Baca Juga: Analisis Irak vs Indonesia: Timnas Indonesia Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026, Unggul Statistik tapi Tumbang karena Long Shot

Tantangan Berikutnya, PSIM Yogyakarta

Setelah kemenangan atas Dewa United, Persik Kediri tidak boleh berpuas diri. Tantangan berikutnya sudah menanti.

Ezra Walian dan rekan-rekan akan melanjutkan perjuangan di BRI Super League dengan menghadapi PSIM Yogyakarta.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti saat melawan Bali United dan Dewa United, bukan tidak mungkin Persik Kediri akan kembali membawa pulang hasil positif.

Kebangkitan Macan Putih kini bukan sekadar wacana. Dengan kombinasi kualitas teknis, semangat juang, dan dukungan penuh dari manajemen, Persik Kediri perlahan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing dan menjauh dari papan bawah klasemen.

Momentum sudah di tangan. Kini, tinggal bagaimana Persik Kediri menjaga ritme dan membuktikan bahwa tren positif ini bukan sekadar euforia sesaat.

 

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#ezra walian #dewa united #arthur irawan #persik kediri #BRI Super League