JAKARTA – Era baru di bawah komando pelatih asal Kanada, John Hertman, resmi dimulai. Menjelang ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret mendatang, publik sepak bola tanah air mulai menantikan komposisi skuad mewah Timnas Indonesia. Turnamen ini menjadi ujian perdana bagi Hertman untuk membuktikan kapasitasnya setelah menggantikan Patrick Clifford.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu tiga negara sekaligus, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis. Meski bertindak sebagai tuan rumah, laga melawan Bulgaria diprediksi akan menjadi ujian terberat bagi Garuda. Untuk menjaga stabilitas tim, Hertman dikabarkan tidak akan melakukan perombakan besar-besaran pada fondasi pemain yang ada saat ini.
Jay Idzes Tetap Jadi Pemimpin di Lapangan
Dalam skema permainan yang disiapkan, nama Jay Idzes (JZ) dipastikan masih memegang peran sentral. Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menilai bahwa Hertman tetap menaruh kepercayaan penuh kepada bek Sassuolo tersebut untuk menjabat sebagai kapten tim. Kepemimpinan Idzes yang tenang namun lugas di Serie A menjadi alasan kuat mengapa ia tetap layak memimpin skuad mewah Timnas Indonesia.
Hertman bahkan dilaporkan telah melakukan kunjungan khusus ke markas Sassuolo di Italia. Di sana, ia berdiskusi intens dengan pelatih Fabio Grosso untuk memantau langsung perkembangan fisik dan mental sang kapten. Kehadiran pemain-pemain diaspora level Eropa lainnya seperti Kevin Diks, Emil Audero, dan Maarten Paes dipastikan akan menambah kedalaman kekuatan lini belakang Indonesia di ajang tersebut.
Konsistensi Nathan Tjoe-A-On di Belanda
Kabar baik juga datang dari tanah Belanda. Bek kiri andalan, Nathan Tjoe-A-On, terus menunjukkan performa konsisten bersama Willem II di kasta kedua Liga Belanda (Eerste Divisie). Pada laga terbaru melawan Jong FC Utrecht di Stadion Galgenwaard, Selasa (17/2/2026), Nathan kembali dipercaya tampil sebagai starter selama 90 menit penuh.
Meski Willem II harus puas dengan skor imbang 1-1, peran Nathan di sektor kiri dianggap sangat krusial dalam menjaga transisi permainan. Dengan rating mencapai 6,6 menurut catatan FootMob, menit bermain yang terjaga ini menjadi modal berharga bagi Nathan untuk kembali mengisi slot bek kiri dalam skuad mewah Timnas Indonesia arahan John Hertman.
Media Vietnam Soroti Strategi Naturalisasi
Di tengah persiapan matang Indonesia, media Vietnam kembali menebar perang urat saraf. Mereka menyoroti ketergantungan sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terhadap program naturalisasi pemain. Media Vietnam mengeklaim bahwa sistem pembinaan usia muda mereka tetap yang terbaik di kawasan, merujuk pada kesuksesan akademi seperti PVF dan Hoang Anh Gia Lai.
Meski demikian, John Hertman tak mau ambil pusing dengan sindiran tersebut. Pelatih yang pernah sukses bersama timnas Kanada ini justru membuktikan bahwa dirinya tetap memantau talenta lokal. Teranyar, Hertman terlihat hadir langsung di Stadion Pakansari untuk memantau laga kasta kedua antara Garuda Yaksa FC melawan Persekat Tegal.
Pantau Talenta Lokal: Alvin Faiz Kelilau Masuk Radar?
Kehadiran Hertman di tribun penonton mendapat apresiasi dari pemain senior, Andik Vermansyah. Andik secara khusus merekomendasikan nama Alvin Faiz Kelilau, bek kiri muda berusia 19 tahun milik Garuda Yaksa FC. Alvin dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing dan mendapatkan tempat di skuad mewah Timnas Indonesia di masa depan.
Hertman menegaskan bahwa pintu tim nasional selalu terbuka bagi siapa saja yang mampu menunjukkan etos kerja tinggi, baik pemain diaspora maupun pemain dari kompetisi domestik. FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pembuktian awal apakah kombinasi ini mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi dan meraih trofi di masa depan.
Editor : Natasha Eka Safrina