BLITAR KAWENTAR - Hasil Liga Champions tadi malam menghadirkan drama panas di berbagai laga leg pertama babak playoff. Real Madrid menang tipis 1-0 atas Benfica di tengah insiden rasisme terhadap Vinicius Junior, sementara Galatasaray pesta gol 5-2 ke gawang Juventus.
Hasil Liga Champions tadi malam juga menyajikan comeback dramatis PSG atas AS Monaco, kemenangan meyakinkan Borussia Dortmund, serta kekalahan telak Juventus di Turki. Atmosfer kompetisi elite Eropa benar-benar memanas sejak fase gugur dimulai.
Sorotan utama dalam hasil Liga Champions tadi malam tertuju pada duel Benfica vs Real Madrid yang diwarnai penghentian pertandingan akibat dugaan ujaran rasis kepada Vinicius Junior.
Real Madrid Menang, Laga Sempat Terhenti
Bermain di Estadio Da Luz, Real Madrid tampil dominan sejak awal laga. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor masih kacamata 0-0 meski kedua tim saling menekan.
Gol penentu akhirnya lahir pada menit ke-50 melalui aksi Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Benfica sebelum melepaskan tembakan terarah yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Namun pertandingan sempat terhenti beberapa menit setelah terjadi dugaan insiden rasisme. Vinicius disebut menerima celaan bernada rasial dari salah satu pemain Benfica, termasuk kata yang merujuk pada “monkey”.
Situasi itu membuat Vinicius terlihat emosional dan sempat enggan melanjutkan pertandingan. Wasit menghentikan laga sementara untuk meredakan ketegangan sebelum akhirnya pertandingan dilanjutkan.
Skor 1-0 untuk kemenangan Real Madrid bertahan hingga peluit akhir. Hasil ini menjadi modal penting Los Blancos jelang leg kedua.
Galatasaray Permalukan Juventus 5-2
Di laga lain, hasil Liga Champions tadi malam juga mencatat kemenangan dramatis Galatasaray atas Juventus. Wakil Turki itu menang telak 5-2 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Galatasaray unggul lewat Gabriel Sara di menit ke-15. Namun Juventus membalikkan keadaan melalui dua gol cepat di menit 16 dan 32 sehingga menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, tuan rumah bangkit. Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-49 sebelum Davinson Sanchez membawa Galatasaray unggul 3-2 di menit 60.
Momentum benar-benar berubah saat Juventus harus bermain dengan 10 orang setelah Juan Cabal menerima kartu merah. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Galatasaray.
Dua gol tambahan tercipta melalui Nolanc dan Sacha Boey yang memastikan kemenangan 5-2 untuk tuan rumah.
PSG Comeback Dramatis, Dortmund Solid
PSG juga mencuri perhatian dalam hasil Liga Champions tadi malam. Bertandang ke markas AS Monaco, Les Parisiens sempat tertinggal dua gol cepat dari Folarin Balogun.
Namun PSG menunjukkan mental juara. Desire Doue mencetak dua gol balasan, sementara Achraf Hakimi menyumbang satu gol untuk memastikan kemenangan 3-2.
Monaco semakin tertekan setelah harus bermain dengan 10 pemain usai kartu merah yang diterima Alexander Golovin di awal babak kedua.
Sementara itu, Borussia Dortmund tampil solid dengan menumbangkan Atalanta 2-0. Gol cepat Serhou Guirassy di menit ketiga dan tambahan dari Maximilian Beier di menit ke-42 cukup untuk mengamankan kemenangan wakil Jerman tersebut.
Drama di Luar Lapangan
Selain laga di lapangan, kabar lain datang dari Juventus yang tengah diterpa sanksi terhadap dua figur penting klub. Situasi internal Bianconeri makin rumit usai kekalahan telak di Turki.
Di sisi lain, bursa transfer Eropa juga mulai memanas dengan sejumlah rumor besar melibatkan klub-klub elite seperti Barcelona, Bayern Munich, Manchester United, hingga Arsenal.
Namun fokus utama tetap tertuju pada hasil Liga Champions tadi malam yang sarat drama, kartu merah, comeback, hingga insiden rasisme.
Leg kedua dipastikan akan berlangsung lebih panas. Real Madrid membawa keunggulan tipis, Galatasaray nyaman dengan selisih tiga gol, sementara PSG dan Dortmund juga memiliki modal penting.
Liga Champions musim ini kembali membuktikan diri sebagai panggung penuh emosi, kejutan, dan cerita besar yang tak pernah habis dibahas.
Editor : Axsha Zazhika