RADAR BLITAR - Bursa transfer putaran kedua BRI Super League musim 2025-2026 membuat Persip Bandung melakukan sejumlah perubahan strategis di skuadnya.
Pergerakan pemain ini mencakup peminjaman hingga perekrutan pemain baru, yang diharapkan mampu menguatkan tim menghadapi sisa musim.
Fokus utama publik kini tertuju pada daftar pemain yang resmi keluar dan masuk, termasuk sejumlah nama asing yang menarik perhatian bobotoh.
Pemain Persip yang Resmi Keluar
Daftar pemain Persip yang keluar di putaran kedua ini diawali oleh Rezaldi Hehanusa.
Bek kiri berusia 30 tahun ini resmi dipinjamkan ke Persi Kediri hingga akhir musim.
Kurangnya menit bermain menjadi faktor utama Boyan Hodak memutuskan langkah peminjaman ini.
Tak hanya Rezaldi, saudaranya, Hamra Hehanusa, yang berposisi sebagai bek tengah, ikut dipinjamkan ke Persi Kediri dengan durasi enam bulan.
Keputusan ini diambil untuk memberi kesempatan bermain lebih banyak bagi kedua pemain sekaligus menyeimbangkan komposisi Persip Bandung.
Selain itu, Febri Haryadi yang berposisi sebagai sayap kanan juga tengah dikaitkan dengan peminjaman ke Persi Solo.
Persaingan ketat di lini sayap membuat pemain ini sulit mendapatkan kesempatan bermain reguler, sehingga opsi peminjaman dianggap strategis.
Sementara itu, pemain asing asal Brazil, William Marsilio, yang berposisi sebagai gelandang serang, telah resmi berpisah dengan Persip dan dikabarkan bergabung dengan klub Asan di Liga 2 Korea Selatan.
Perpisahan ini menutup babak kerjasama Marsilio di BRI Super League musim ini.
Pemain Baru yang Masuk Persip
Di sisi lain, Persip Bandung mulai memperkuat lini dengan pemain baru di putaran kedua.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Livin Kurzawa, mantan pemain Paris Saint-Germain yang berposisi sebagai bek kiri dan gelandang kiri.
Pemain berpengalaman ini telah tiba di Bandung dan tinggal menunggu pengenalan resmi ke publik.
Kehadirannya diharapkan mampu menambah kedalaman skuad serta memberi opsi strategis bagi pelatih Boyan Hodak, terutama di lini pertahanan dan sayap kiri.
Selain Kurzawa, Joao Tapares juga menjadi sorotan.
Pemain asal Brazil ini fleksibel, bisa bermain sebagai penyerang tengah, gelandang serang, maupun sayap kanan.
Saat ini ia berkompetisi di divisi 4 Brazil bersama Evi Tinga FC, namun Persip Bandung dikabarkan serius membidik jasanya untuk menambah daya gedor tim.
Sayangnya, beberapa pemain lain yang sebelumnya dikaitkan dengan Persip, seperti Martin Pais dan Joy PL Pesi, gagal bergabung karena memilih fokus di klub masing-masing, termasuk di liga utama luar negeri.
Konfirmasi Pemain Kunci Bertahan
Kabar positif datang dari Feder Rico Barba.
Bek andalan Persip ini akhirnya dipastikan bertahan hingga akhir musim.
Kontraknya yang tersisa selama dua musim memberikan stabilitas bagi lini belakang Persip.
Sebelumnya, Barba sempat ingin meninggalkan klub karena alasan keluarga, namun negosiasi manajemen berhasil mempertahankannya.
Kehadiran Barba menjadi penting untuk menjaga konsistensi tim, terutama di tengah jadwal padat dan persaingan ketat di BRI Super League.
Secara keseluruhan, langkah Persip Bandung di bursa transfer putaran kedua ini menunjukkan strategi tim yang matang.
Dengan kombinasi pemain muda, pemain asing berpengalaman, dan stabilitas pemain inti, Persip diharapkan dapat mempertahankan performa positif serta bersaing untuk meraih posisi juara.
Bobotoh pun menantikan debut pemain baru dan berharap sinergi tim segera terbentuk demi hasil maksimal di sisa musim.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina