Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Resmi Tunjuk Mauricio Souza, Ini Bedah Taktik dan Alasan Macan Kemayoran Yakin Bangkit di Liga 1

Izahra Nurrafidah • Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:40 WIB

Persija Resmi Tunjuk Mauricio Souza, Ini Bedah Taktik dan Alasan Macan Kemayoran Yakin Bangkit di Liga 1
Persija Resmi Tunjuk Mauricio Souza, Ini Bedah Taktik dan Alasan Macan Kemayoran Yakin Bangkit di Liga 1

BLITAR - Persija resmi tunjuk Mauricio Souza sebagai pelatih anyar Macan Kemayoran untuk mengarungi sisa kompetisi Liga 1 musim ini. Penunjukan Mauricio Souza menjadi sorotan publik karena rekam jejaknya bersama Madura United dan pendekatan taktik modern yang dinilai cocok dengan karakter Persija.

Persija resmi tunjuk Mauricio Souza diumumkan manajemen sebagai bagian dari upaya pembenahan tim setelah performa yang dinilai belum konsisten. Pelatih asal Brasil itu bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Pada musim 2023-2024, ia sempat menangani Madura United dan membawa tim tersebut menembus Championship Series Liga 1.

Persija resmi tunjuk Mauricio Souza bukan tanpa alasan. Selain pengalaman di Indonesia, eks pelatih klub Brasil Guarani tersebut dikenal memiliki filosofi permainan atraktif dengan pendekatan positional play yang fleksibel, baik saat menyerang maupun bertahan.

Rekam Jejak di Madura United

Saat membesut Madura United, Mauricio Souza sukses membangun tim dengan produktivitas gol tinggi. Bahkan, Laskar Sape Kerrab sempat menjadi salah satu tim paling tajam di Liga 1, bersaing di papan atas bersama Persib Bandung.

Namun, di balik ketajaman lini depan, Madura juga memiliki pekerjaan rumah di sektor pertahanan. Meski demikian, pendekatan taktik Souza tetap mendapat apresiasi karena mampu mengangkat performa sejumlah pemain hingga memiliki nilai jual lebih tinggi di kancah sepak bola nasional.

Menariknya, saat Madura United melaju ke Championship Series, posisi pelatih kepala diambil alih caretaker. Manajemen Madura saat itu mengonfirmasi bahwa Mauricio Souza harus kembali ke Brasil untuk menyelesaikan urusan pribadi yang tak bisa ditunda. Situasi tersebut membuat kontraknya tidak diperpanjang.

Selain fokus pada tim utama, Mauricio juga terlibat dalam rencana pengembangan akademi Madura United. Ia mendorong pembinaan usia muda dilakukan lebih profesional dan terstruktur sebagai fondasi jangka panjang klub.

Fleksibilitas Formasi dan Skema 3-2-5

Salah satu kekuatan utama Mauricio Souza terletak pada fleksibilitas formasi. Di atas kertas, ia kerap memakai pola dasar 4-2-3-1. Namun dalam fase menyerang, formasi itu bisa berubah menjadi tiga bek dengan skema 3-2-5 atau 3-2-3-2 yang dinamis.

Fullback dapat naik membantu serangan, sementara satu gelandang bertahan turun ke antara dua bek tengah membentuk skema build-up ala “Salida La Volpiana”. Pola ini memungkinkan tim unggul jumlah pemain di lini tengah dan lebih mudah keluar dari tekanan lawan.

Pendekatan tersebut mengingatkan pada tren taktik modern Eropa, di mana kiper tidak selalu menjadi titik awal distribusi bola jika tidak memiliki kemampuan distribusi optimal. Sebaliknya, gelandang bertahan menjadi pusat sirkulasi permainan.

Saat menghadapi tim dengan pressing ketat seperti Persib, Madura United di era Souza kerap mencari celah melalui perpindahan bola cepat ke sisi yang tidak terjaga. Pergerakan winger yang masuk ke half-space membuat bek lawan berada dalam posisi dilematis.

Potensi Sinergi dengan Skuad Persija

Di Persija, Mauricio Souza akan mewarisi kerangka tim yang sebelumnya identik dengan skema tiga bek. Dalam beberapa laga, Macan Kemayoran menggunakan pola 3-4-1-2 atau 3-5-2 dengan mengandalkan agresivitas wingback.

Jika melihat kecenderungan taktik Souza, bukan tidak mungkin ia akan mengombinasikan fleksibilitas tiga bek dengan build-up progresif dari lini tengah. Dengan materi pemain yang dimiliki Persija, peluang memainkan pola transisi cepat dan penguasaan bola dominan terbuka lebar.

Namun ada dua faktor kunci yang akan menentukan keberhasilannya. Pertama, dukungan manajemen dalam mendatangkan pemain sesuai kebutuhan taktik. Pengalaman di Madura menunjukkan bahwa rekrutmen yang tepat sangat berpengaruh terhadap efektivitas sistem permainan.

Kedua, stabilitas internal klub. Dalam beberapa musim terakhir, Persija sempat diterpa isu finansial dan dinamika internal. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu fokus tim jika tidak dikelola dengan baik.

Harapan Suporter Macan Kemayoran

Penunjukan Mauricio Souza menghadirkan optimisme baru bagi Jakmania. Sosok pelatih yang mengedepankan permainan atraktif dinilai bisa mengembalikan identitas Persija sebagai tim besar dengan gaya menyerang.

Selain itu, rekam jejaknya dalam memberi ruang bagi pemain muda juga sejalan dengan tradisi Persija yang kerap mengorbitkan talenta akademi. Jika strategi berjalan mulus, bukan tidak mungkin Macan Kemayoran kembali menjadi penantang serius di papan atas Liga 1.

Kini, tantangan terbesar Mauricio Souza adalah menerjemahkan ide-ide taktik modernnya ke dalam performa konsisten di lapangan. Waktu adaptasi, dukungan manajemen, serta respons pemain akan menjadi penentu apakah keputusan Persija resmi tunjuk Mauricio Souza benar-benar menjadi titik balik kebangkitan tim ibu kota.

Editor : Izahra Nurrafidah
#persija jakarta #liga 1 #Taktik Sepak Bola #mauricio souza #madura united