BLITAR - Laga panas Liga Super 2025-2026 akan mempertemukan Persijap Jepara menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi sorotan karena kedua tim memiliki motivasi yang berbeda. Persijap yang berada di peringkat 17 dengan 15 poin berjuang bangkit dari papan bawah, sementara Persebaya menempati posisi kelima dengan 35 poin dan berambisi menjaga asa di papan atas klasemen. Prediksi Persijap vs Persebaya kini menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan pentingnya penyesuaian intensitas latihan selama Ramadan agar kondisi pemain tetap prima. “Kami akan berusaha menjaga situasi ini supaya tidak ada pemain yang cedera. Karena kalau tidak makan dan minum, intensitas latihan tidak bisa terlalu tinggi,” ujarnya. Strategi ini menjadi kunci agar skuad Bajol Ijo bisa tampil optimal meski sedang menjalani ibadah puasa.
Persiapan Persijap Jepara dan Tren Performa
Persijap Jepara yang sempat kalah telak 4-0 dari Malut United, menunjukkan tren positif dengan meraih dua kemenangan dari lima laga terakhir. Meskipun masih berada di papan bawah, tim asuhan pelatih lokal ini bertekad memanfaatkan momentum pertandingan untuk memperbaiki posisi. Prediksi Persijap vs Persebaya semakin menarik karena Persijap berpotensi memberikan kejutan di kandang sendiri.
Pelatih Persijap juga menekankan adaptasi strategi agar menghadapi lini serang Persebaya yang agresif. Tim harus fokus pada transisi cepat dan menjaga disiplin defensif untuk menahan serangan lawan. Kombinasi motivasi kebangkitan dan strategi cermat menjadi modal penting bagi Persijap menghadapi tim papan atas.
Ancaman Cedera dan Misteri Bruno Paraiba
Prediksi Persijap vs Persebaya tidak bisa lepas dari kondisi striker Persebaya, Bruno Paraiba. Setelah debut gemilang dengan mencetak gol hanya dalam 19 menit bermain melawan PSIM Yogyakarta, Bruno justru absen dalam empat pertandingan berikutnya. Absen ini menimbulkan spekulasi di kalangan suporter Bonek.
Rekam jejak medis Bruno mencatat ia pernah mengalami cedera robek ligamen ankle lateral pada musim 2021-2022 bersama Fanforet Kofu di Liga Jepang. Cedera ini membuatnya menepi selama 40 hari dan absen dalam delapan pertandingan. Meskipun cedera itu terjadi beberapa musim lalu, absennya Bruno saat ini menimbulkan kekhawatiran akan kebugarannya menjelang laga melawan Persijap.
Lima Raja Asis Persebaya Jadi Andalan
Persebaya Surabaya tetap optimistis dengan modal lima pemain andalan dalam distribusi assist, yang menjadi andalan pelatih Bernardo Tavares. Gelandang kreatif Fransisco Rivera memimpin daftar dengan 6 assist dari 17 penampilan. Diikuti penyerang Paulo Domingos Galida Costa Freitas dengan efektivitas asis 0,37 per 90 menit.
Bruno Moreira Suarez, Malik Risaldi, dan Dimas Wicaksono juga masuk daftar lima raja asis Persebaya. Kehadiran mereka diharapkan menjadi pembeda dalam laga tandang ke markas Persijap. Strategi serangan yang memanfaatkan kreativitas kelima pemain ini akan menjadi kunci Prediksi Persijap vs Persebaya.
Prediksi Susunan Pemain
Persebaya kemungkinan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Ernando Ari di bawah mistar, Arif Catur dan Leo Lelis sebagai bek sayap, serta Jefferson Silva dan Rahmat Irianto sebagai bek tengah. Di lini tengah, Rivera dan Milos Rayonic menjadi pengatur serangan, dibantu Dimas Wicaksono dan Fransisco Rivera sebagai sayap. Striker utama tetap Bruno Moreira, jika kondisi Bruno Paraiba memungkinkan tampil.
Di sisi Persijap, pelatih diperkirakan menurunkan strategi defensif dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mengeksploitasi kelemahan Persebaya. Kedua tim diprediksi tampil dengan intensitas tinggi, membuat pertandingan ini layak ditunggu penggemar sepak bola Tanah Air
Dengan ancaman cedera Bruno Paraiba, adaptasi latihan selama Ramadan, dan tren kebangkitan Persijap Jepara, Prediksi Persijap vs Persebaya menjadi laga yang penuh intrik dan strategi. Pertandingan ini dipastikan tidak hanya menentukan posisi di klasemen, tetapi juga memberi hiburan bagi jutaan penggemar sepak bola Indonesia.
Editor : Izahra Nurrafidah