Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Walison Maya Resmi Gabung Arema FC hingga 2027, Jadi Harapan Baru di Lini Belakang di Tengah Kritik untuk Marcos Santos

Ichaa Melinda Putri • Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:20 WIB

Walison Maya Resmi Gabung Arema FC hingga 2027, Jadi Harapan Baru di Lini Belakang di Tengah Kritik untuk Marcos Santos
Walison Maya Resmi Gabung Arema FC hingga 2027, Jadi Harapan Baru di Lini Belakang di Tengah Kritik untuk Marcos Santos

BLITAR KAWENTAR-Walison Maya resmi gabung Arema FC dan langsung diproyeksikan sebagai harapan baru di lini belakang Singo Edan. Rekrutan anyar asal Brasil itu dikontrak hingga Mei 2027, sinyal kuat bahwa manajemen serius membenahi sektor pertahanan.

Kehadiran Walison Maya di Arema FC menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak tim setelah Luis Gustavo dipastikan menepi hingga akhir musim karena operasi lutut. Dengan absennya bek utama tersebut, manajemen bergerak cepat mengamankan pengganti sepadan.

Walison Maya resmi gabung Arema FC setelah sebelumnya memperkuat klub Brasil, Ponte Preta. Durasi kontrak panjang yang diberikan menunjukkan kepercayaan besar terhadap kualitas serta potensi sang pemain sebagai fondasi pertahanan jangka panjang.

Siap Debut Lawan Persija

Pelatih Marcos Santos mengonfirmasi bahwa proses administrasi telah rampung dan Walison tinggal menunggu waktu tiba di Malang. Bahkan, Arema sudah menyiapkan momentum debut bagi bek tersebut saat menghadapi Persija Jakarta pekan depan.

Jika sesuai rencana, laga tersebut akan menjadi ujian awal Walison Maya di atmosfer kompetisi Indonesia yang dikenal intens dan penuh tekanan.

Marcos bukan sosok asing bagi Walison. Keduanya pernah bekerja sama dalam pembinaan pemain muda hingga level profesional di Coritiba. Kedekatan itu diyakini mempercepat proses adaptasi sang pemain dengan skema permainan Arema.

Pada musim 2025, Walison tercatat memperkuat Vila Nova. Pengalaman tersebut membentuk kematangannya sebagai bek dengan disiplin tinggi dan kemampuan membaca permainan yang baik.

Manajemen berharap kehadiran Walison tak hanya menutup celah akibat cedera Luis Gustavo, tetapi juga menambah kedalaman skuad menghadapi jadwal padat Super League 2025-2026.

Komposisi Mewah, Pola Main Disorot

Di tengah kabar positif soal Walison Maya resmi gabung Arema FC, kritik justru mengalir kepada tim pelatih. Meski meraih kemenangan atas Persijap Jepara, performa Singo Edan dinilai belum maksimal.

Sejumlah Aremania menilai pola permainan Arema masih monoton, terutama di babak kedua. Alur serangan disebut kerap buntu dan mudah ditebak lawan. Pergantian pemain juga dianggap kurang memberikan dampak signifikan.

Di media sosial, suporter mempertanyakan mengapa dengan komposisi pemain yang semakin mewah, pola main masih “itu-itu saja”. Intensitas permainan dinilai menurun dan kurang menunjukkan dominasi saat bermain di kandang sendiri.

Meski demikian, kemenangan tetap diamankan dan menjadi modal penting untuk menjaga posisi di klasemen.

Marcos Santos Akui Belum Tampil Terbaik

Marcos Santos tak menampik timnya belum menunjukkan performa ideal. Dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, ia mengakui laga tersebut bukan penampilan terbaik Arema.

“Kami tidak tampil yang bagus, tapi kemenangan ini pantas diraih,” ujarnya.

Pelatih asal Brasil itu menyoroti dedikasi dan semangat juang pemain sebagai faktor utama keberhasilan. Menurutnya, konsistensi selama 90 menit membuat Arema mampu meredam tekanan Persijap yang terus berupaya menyamakan kedudukan.

Marcos juga menegaskan bahwa tim masih dalam proses membangun fondasi kompetitif, terutama dengan masuknya sejumlah pemain baru.

“Kami membentuk tim yang kompetitif. Itu bukan hal mudah,” tegasnya.

Harapan Baru di Pertahanan

Walison Maya resmi gabung Arema FC bukan sekadar solusi jangka pendek. Kontrak hingga 2027 menegaskan bahwa ia diproyeksikan sebagai pilar pertahanan dalam beberapa musim ke depan.

Dengan kombinasi pemain lama dan amunisi anyar, Arema diharapkan tampil lebih solid serta konsisten. Kehadiran Walison memberi opsi rotasi dan memperkuat organisasi lini belakang yang sebelumnya rawan.

Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa pembenahan komposisi skuad sejalan dengan peningkatan kualitas permainan. Publik Malang tentu berharap bukan hanya hasil akhir yang positif, tetapi juga permainan atraktif dan efektif di setiap laga.

Debut Walison kontra Persija bisa menjadi titik awal perubahan. Jika mampu tampil meyakinkan, ia berpeluang menjelma menjadi tembok baru yang selama ini dinanti Aremania.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#persija jakarta #Walison Maya #Arema FC #Marcos Santos #Luis Gustavo