Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Profil Pemain Asing Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026, Dari Kiper Brasil hingga Striker Spanyol Bernilai Miliaran!

Ichaa Melinda Putri • Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:40 WIB

Profil Pemain Asing Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026, Dari Kiper Brasil hingga Striker Spanyol Bernilai Miliaran!
Profil Pemain Asing Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026, Dari Kiper Brasil hingga Striker Spanyol Bernilai Miliaran!

BLITAR KAWENTAR-Profil pemain asing Persik Kediri untuk menghadapi BRI Super League 2025/2026 akhirnya terungkap. Tim berjuluk Macan Putih ini mendatangkan sederet nama dari berbagai negara dengan nilai pasar yang tak bisa dianggap remeh. Kombinasi pengalaman Eropa dan Amerika Selatan menjadi andalan Persik Kediri musim ini.

Dalam daftar profil pemain asing Persik Kediri tersebut, terdapat sembilan nama yang mengisi hampir seluruh lini, mulai dari penjaga gawang hingga penyerang tengah. Rata-rata usia mereka berada di rentang 28 hingga 33 tahun, menunjukkan komposisi matang yang siap bersaing di kompetisi kasta tertinggi.

Komposisi pemain asing Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026 juga memperlihatkan dominasi pemain asal Portugal, Brasil, dan Spanyol. Dari segi nilai pasar, beberapa pemain bahkan menyentuh angka di atas Rp4 miliar.

Kiper Berpengalaman dari Brasil

Di sektor penjaga gawang, Persik Kediri mempercayakan posisi kepada Leonardo Navacio. Kiper kelahiran 28 Desember 1992 ini berusia 32 tahun dengan tinggi badan 1,92 meter. Ia memiliki kewarganegaraan Brasil dan Italia serta kaki dominan kanan.

Dengan nilai pasar mencapai Rp1,74 miliar, Leonardo diharapkan menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Persik. Posturnya yang menjulang menjadi modal penting menghadapi serangan lawan di kompetisi ketat seperti BRI Super League.

Lini Belakang Tinggi Menjulang

Pada sektor pertahanan, Persik Kediri merekrut tiga bek tengah asing dengan karakter berbeda.

Fransisco Pereira Carneiro, bek asal Portugal berusia 25 tahun, memiliki tinggi 1,82 meter dan kemampuan menggunakan kedua kaki. Nilai pasarnya mencapai Rp3,48 miliar. Ia lahir di Paços de Ferreira dan digadang-gadang menjadi palang pintu utama di lini belakang.

Kemudian ada Lukas Gama Moreira, bek Brasil kelahiran Rio de Janeiro. Pemain berusia 32 tahun ini memiliki tinggi 1,98 meter, menjadikannya salah satu pemain tertinggi di skuad Persik. Nilai pasarnya juga menyentuh Rp3,48 miliar.

Satu nama lainnya adalah Hursid Bek Mukhtarov asal Uzbekistan. Bek berusia 31 tahun ini memiliki tinggi 1,89 meter dengan kaki dominan kiri. Nilai pasarnya mencapai Rp1,74 miliar. Kombinasi ketiganya membuat lini belakang Persik tampak solid secara fisik dan pengalaman.

Kreativitas Lini Tengah

Di sektor gelandang, Persik Kediri menghadirkan dua pemain dengan nilai pasar cukup tinggi.

Iman Garcia Lugea asal Spanyol menjadi salah satu pemain termahal dengan nilai pasar Rp4,35 miliar. Gelandang tengah berusia 29 tahun ini memiliki tinggi 1,82 meter dan kaki dominan kanan. Ia diharapkan menjadi motor permainan Macan Putih.

Sementara itu, Telmo Ferreira Kastanheira dari Portugal melengkapi lini tengah. Pemain berusia 33 tahun dengan tinggi 1,85 meter ini memiliki kaki dominan kiri dan nilai pasar Rp2,17 miliar. Pengalaman panjangnya di kompetisi Eropa menjadi aset berharga bagi Persik.

Amunisi Tajam di Lini Depan

Untuk urusan mencetak gol, Persik Kediri menyiapkan tiga penyerang asing.

Pedro Miguel Sera Matos, winger kiri asal Portugal berusia 28 tahun, memiliki tinggi 1,78 meter dan kaki dominan kanan. Meski nilai pasarnya belum diketahui, kecepatannya di sisi sayap menjadi ancaman tersendiri.

Silvain Atida, penyerang tengah asal Prancis, lahir pada 29 Februari 1996 dan memiliki tinggi 1,83 meter. Dengan nilai pasar Rp2,61 miliar serta kaki dominan kiri, ia diharapkan tajam di kotak penalti.

Terakhir, Jose Enrique Rodriguez asal Almeria, Spanyol. Penyerang tengah berusia 29 tahun dengan tinggi 1,86 meter ini memiliki nilai pasar Rp3,48 miliar. Kehadirannya menambah variasi serangan Persik Kediri musim ini.

Siap Bersaing di BRI Super League 2025/2026

Dengan komposisi pemain asing Persik Kediri yang berisi pengalaman internasional dan nilai pasar miliaran rupiah, Macan Putih menunjukkan keseriusan menghadapi BRI Super League 2025/2026. Dominasi pemain Eropa dan Amerika Selatan memperlihatkan ambisi besar klub untuk bersaing di papan atas.

Kini, publik Kediri menantikan bagaimana para pemain asing tersebut beradaptasi dengan sepak bola Indonesia. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin Persik Kediri menjadi salah satu kuda hitam yang mengejutkan musim ini.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#BRI Super League 2025/2026 #transfer pemain asing #persik kediri #Skuad Persik musim 2025 #Profil pemain asing Persik Kediri