Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tes Pramusim Moto3 2026 Buriram: Feda Ega Pratama Curi Perhatian, Brian Uriarte Crash dan Terpuruk di Time Sheet

Axsha Zazhika • Rabu, 25 Februari 2026 | 20:15 WIB

Tes Pramusim Moto3 2026 Buriram: Feda Ega Pratama Curi Perhatian, Brian Uriarte Crash dan Terpuruk di Time Sheet
Tes Pramusim Moto3 2026 Buriram: Feda Ega Pratama Curi Perhatian, Brian Uriarte Crash dan Terpuruk di Time Sheet
 

BLITAR - Tes pramusim Moto3 2026 Buriram menjadi sorotan jelang seri pembuka musim ini. Sirkuit Chang International Circuit, Thailand, kembali menghadirkan suhu panas ekstrem dan karakter teknikal yang menuntut presisi tinggi dari setiap pembalap. Dalam tes pramusim Moto3 2026 Buriram tersebut, dua nama muda mencuri perhatian: Feda Ega Pratama dan Brian Uriarte.

Tes pramusim Moto3 2026 Buriram bukan sekadar sesi pemanasan. Di kelas yang sangat kompetitif seperti Moto3, selisih sepersepuluh detik bisa menentukan posisi start hingga peluang podium. Karena itu, hasil uji coba di Thailand menjadi indikator awal peta persaingan musim ini.

Sorotan publik Asia Tenggara tertuju pada Feda Ega Pratama, debutan asal Gunung Kidul yang memperkuat Honda Team Asia. Di sisi lain, talenta Spanyol Brian Uriarte yang membela Red Bull KTM datang dengan ekspektasi tinggi sebagai salah satu kandidat kuat musim ini.

Baca Juga: Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah

Brian Uriarte Crash, Program Terganggu

Tes di Buriram tidak berjalan mulus bagi kubu Red Bull KTM. Brian Uriarte mengalami insiden crash yang memotong sebagian besar program pengujiannya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk menyempurnakan setup motor dan simulasi balap terbuang percuma.

Akibatnya, catatan waktu Uriarte belum mampu berbicara banyak. Ia harus puas berada di papan bawah kombinasi time sheet. Hasil tersebut jelas belum mencerminkan potensi sebenarnya dari pembalap muda Spanyol itu.

Tim Red Bull KTM langsung melakukan evaluasi data telemetri. Para engineer memahami bahwa satu insiden dapat memengaruhi keseluruhan ritme tes. Dengan paket motor kompetitif yang mereka miliki, peluang bangkit saat race day tetap terbuka.

Baca Juga: Hasil Liga Champions 2026 Terbaru: Inter Milan Menangis di San Siro, Atletico Madrid dan Newcastle Melaju Mulus ke 16 Besar

Feda Ega Pratama Tampil Stabil

Berbeda dengan situasi di garasi KTM, atmosfer positif terasa di Honda Team Asia. Feda Ega Pratama menjalani tes pramusim Moto3 2026 Buriram dengan progres yang konsisten. Ia terlihat nyaman baik saat melakukan time attack maupun simulasi long run.

Catatan waktu terbaiknya 1 menit 44,968 detik menjadi bukti konkret adaptasi cepatnya sebagai rookie. Di kelas sepadat Moto3, torehan tersebut bukan angka biasa.

Pengamat menilai kekuatan utama Feda terletak pada racing line yang rapi dan kontrol throttle yang halus. Ia mampu menjaga ritme lap tetap stabil tanpa terlihat overpush. Kualitas ini jarang dimiliki pembalap debutan.

Baca Juga: Misi Mustahil Tanpa Lautaro! Prediksi Laga Krusial Inter Milan vs Bodo Glimt di Liga Champions 2025/2026, Chivu Ngamuk Diremehkan!

Konsistensi lap time juga menjadi nilai plus. Bukan hanya satu putaran cepat, Feda mampu mempertahankan kecepatan dalam beberapa lap beruntun. Hal ini penting mengingat balapan Moto3 kerap berlangsung dalam rombongan besar hingga tikungan terakhir.

Cuaca Panas dan Manajemen Ban

Buriram dikenal dengan temperatur aspal tinggi yang memengaruhi degradasi ban. Pembalap yang mampu menjaga kondisi ban belakang biasanya memiliki peluang lebih besar untuk tetap kompetitif di lap akhir.

Dalam konteks ini, gaya balap Feda yang tenang dinilai cocok dengan karakter sirkuit. Ia tidak terlihat panik saat berada di tengah traffic, serta mampu membaca situasi dengan matang.

Sementara itu, bagi Uriarte, seri pembuka nanti akan menjadi momen pembuktian. Moto3 dikenal sulit ditebak. Slipstream dapat mengubah dinamika balapan hanya dalam hitungan detik. Posisi start bukan jaminan finis di podium.

Rivalitas Potensial Musim 2026

Tes pramusim Moto3 2026 Buriram juga memunculkan potensi rivalitas antara Feda Ega Pratama dan Brian Uriarte. Meski hasil tes belum sepenuhnya menggambarkan kekuatan sesungguhnya, duel keduanya diprediksi menjadi salah satu cerita menarik musim ini.

Bagi Feda, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi di bawah tekanan ekspektasi publik Indonesia. Dukungan besar bisa menjadi motivasi, namun juga berpotensi menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik.

Sebaliknya, Uriarte memiliki pengalaman dan dukungan teknis kuat dari Red Bull KTM. Kebangkitannya saat balapan resmi dimulai bukan hal mustahil.

Pembuktian Sesungguhnya di Race Day

Awal musim sering menghadirkan kejutan. Pembalap yang kurang menonjol saat tes bisa tampil eksplosif ketika poin mulai diperebutkan. Karena itu, seri pembuka Moto3 2026 di Buriram akan menjadi panggung pembuktian sesungguhnya.

Apakah Feda mampu mengonfirmasi performa impresifnya? Atau justru Brian Uriarte yang bangkit dan menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat juara?

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Sanad Keilmuan Jadi Fondasi Kepemimpinan dan Kebijakan Publik

Musim masih panjang. Namun dari tes pramusim Moto3 2026 Buriram, satu hal jelas: Indonesia kini memiliki pembalap yang benar-benar siap bersaing di level dunia. Feda Ega Pratama bukan sekadar pelengkap grid, melainkan kuda hitam yang patut diperhitungkan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Tes pramusim Moto3 2026 Buriram #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama #red bull ktm #Brian Uriarte