Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjalanan Fabio Quartararo Juara Dunia MotoGP 2021, Dari Bocah Ajaib Spanyol hingga Taklukkan Francesco Bagnaia dengan Selisih 65 Poin

Muhamad Ahsanul Wildan • Jumat, 27 Februari 2026 | 17:05 WIB

Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 usai unggul 65 poin dari Bagnaia. Simak perjalanan lengkapnya dari Moto3!
Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 usai unggul 65 poin dari Bagnaia. Simak perjalanan lengkapnya dari Moto3!

BLITAR KAWENTAR - Perjalanan Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 bukanlah kisah instan.

Pembalap kelahiran 20 April 1999 itu menapaki karier panjang sejak usia belia hingga akhirnya mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021 saat musim masih menyisakan dua seri.

Nama Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 menjadi sorotan setelah ia tampil konsisten bersama Monster Energy Yamaha dan memastikan gelar lebih cepat. Ia bahkan unggul 65 poin dari rival terdekatnya, Francesco Bagnaia.

Kisah Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 semakin istimewa karena ia melewati fase naik-turun performa sejak Moto3, Moto2, hingga akhirnya benar-benar matang di kelas premier.

Dominasi di Spanyol, Awal Julukan Bocah Ajaib

Sebelum tampil di Grand Prix, Quartararo sudah mencuri perhatian di ajang junior. Ia meraih enam gelar kejuaraan Spanyol, termasuk dua gelar CEV Moto3 berturut-turut pada 2013 dan 2014.

Prestasi itu membuatnya dijuluki sebagai “bocah ajaib” dan digadang-gadang menjadi bintang masa depan.

Pada 2015, ia memulai debut di kelas Moto3 bersama Estrella Galicia 0,0 dengan motor Honda.

Musim perdananya cukup menjanjikan dengan tiga kali pole position dan dua podium. Ia mengoleksi total 92 poin.

Namun, musim 2016 menjadi tantangan berat. Bergabung dengan Leopard Racing dan menggunakan motor KTM, performanya justru menurun.

Ia tak sekali pun meraih podium maupun pole position dan hanya mengumpulkan 83 poin.

Masa Sulit di Moto2

Tahun 2017, Quartararo naik ke kelas Moto2 bersama tim Pons HP 40 dengan motor Kalex.

Sayangnya, hasilnya belum sesuai harapan. Ia gagal meraih podium dan hanya mengumpulkan 64 poin sepanjang musim.

Performa mulai membaik pada 2018 saat pindah ke tim Speed Up. Di musim ini, ia meraih dua podium, satu kemenangan balapan, satu pole position, dan satu catatan fastest lap. Total 138 poin dikoleksinya. Hasil tersebut menjadi titik balik kebangkitan kariernya.

Meledak di MotoGP Bersama Petronas Yamaha

Langkah besar terjadi pada 2019 ketika Quartararo promosi ke MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT.

Sebagai rookie, ia tampil mengejutkan. Tujuh podium, enam pole position, dan dua fastest lap diraihnya.

Ia menutup musim dengan 192 poin dan menjadi salah satu penantang serius di grid.

Musim 2020 semakin memperlihatkan potensinya. Masih bersama Petronas Yamaha SRT, Quartararo tampil kompetitif di sejumlah seri.

Ia mencatatkan beberapa kemenangan penting, tiga podium, tiga pole, dan empat fastest lap. Total 127 poin dikumpulkannya di musim yang terdampak pandemi tersebut.

Puncak Karier, Juara Dunia MotoGP 2021

Tahun 2021 menjadi momen emas. Quartararo resmi bergabung dengan tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP. Keputusan itu terbukti tepat.

Sepanjang musim, ia tampil konsisten dan agresif. Quartararo mengoleksi 16 kemenangan, lima podium tambahan, sepuluh pole position, serta lima fastest lap. Total 267 poin berhasil dikumpulkan.

Ia memastikan gelar juara dunia saat kejuaraan masih menyisakan dua seri. Keunggulannya mencapai 65 poin atas Francesco Bagnaia, yang menjadi rival terdekat dalam perebutan titel.

Keberhasilan ini menjadikan Quartararo sebagai salah satu pembalap paling dominan dalam satu musim MotoGP modern.

Konsistensi, kecepatan satu lap, dan kematangan strategi menjadi kunci keberhasilannya.

Dari Tekanan Besar Menuju Pembuktian

Perjalanan Quartararo tidak selalu mulus. Ia pernah gagal memenuhi ekspektasi besar saat di Moto3 dan Moto2.

Namun, mentalitasnya tidak runtuh. Justru dari masa sulit itulah ia belajar mengelola tekanan.

Di MotoGP, ia berkembang menjadi pembalap komplet. Tidak hanya cepat saat kualifikasi, tetapi juga piawai menjaga ritme balapan dan mengontrol emosi.

Gelar juara dunia MotoGP 2021 menjadi validasi atas potensi besar yang sudah terlihat sejak remaja.

Dari bocah ajaib di Spanyol hingga berdiri di puncak dunia, Quartararo membuktikan bahwa proses panjang dan konsistensi adalah kunci menuju kejayaan.

Kini, namanya tercatat dalam sejarah MotoGP sebagai juara dunia 2021 dengan dominasi meyakinkan.

Sebuah perjalanan yang dimulai dari mimpi, ditempa kegagalan, lalu berakhir dengan trofi paling bergengsi di kelas premier.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#francesco bagnaia #Juara Dunia MotoGP 2021 #monster energy yamaha #fabio quartararo #Perjalanan Karier Quartararo