Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hasil Kualifikasi Moto3 2026 di Buriram, David Almansa Pole Position, Veda Ega Pratama Start P5 Bikin Bangga Indonesia !

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:15 WIB

Hasil kualifikasi Moto3 2026 di Buriram: Almansa pole position, Veda Ega Pratama start P5 dan bikin bangga Indonesia!
Hasil kualifikasi Moto3 2026 di Buriram: Almansa pole position, Veda Ega Pratama start P5 dan bikin bangga Indonesia!

BLITAR KAWENTAR - Hasil kualifikasi Moto3 2026 di Buriram langsung menyajikan drama panas sejak sesi Q2 digelar di bawah terik matahari Sirkuit Internasional Chang, Sabtu siang.

Seri pembuka musim ini menjadi panggung pembuktian para pembalap muda dunia, termasuk wakil Indonesia, Veda Ega Pratama, yang tampil sensasional di debut musim penuhnya.

Dalam hasil kualifikasi Moto3 2026 tersebut, pembalap muda asal Spanyol, David Almansa, tampil dominan dan memastikan pole position usai mencatatkan waktu impresif 1 menit 40,088 detik.

Catatan itu sekaligus memecahkan rekor lap dan menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara di seri pembuka.

Sejak awal sesi Q2, tensi persaingan sudah terasa tinggi. Deru mesin Moto3 bersahutan di setiap tikungan Chang International Circuit, Buriram, Thailand.

Para pembalap sadar bahwa posisi start terdepan bisa menjadi kunci strategi dalam balapan 19 lap yang akan digelar Minggu.

Almansa Tak Terbendung di Q2

Pembalap tim Leopard Racing, David Almansa, tampil nyaris tanpa cela. Ia langsung menggebrak sejak menit pertama Q2 dan konsisten menjaga ritme cepatnya hingga sesi berakhir. Waktu 1:40,088 tak mampu disentuh rival-rivalnya.

Di posisi kedua, Alvaro Carpe dari tim Red Bull KTM Ajo membuntuti dengan selisih waktu tipis.

Sementara itu, Adrian Fernandez juga menunjukkan performa solid dan mengunci posisi ketiga.

Barisan terdepan ini memastikan persaingan di seri pembuka Moto3 2026 bakal berlangsung sengit sejak lampu start dipadamkan.

Atmosfer tribun pun bergemuruh setiap kali papan waktu berubah. Para komentator beberapa kali menyebut sesi ini sebagai salah satu kualifikasi paling kompetitif di awal musim dalam beberapa tahun terakhir.

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Debut Musim Penuh

Namun, sorotan terbesar dalam hasil kualifikasi Moto3 2026 justru datang dari pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

Tampil sebagai debutan musim penuh di kejuaraan dunia Moto3, Veda menunjukkan mental baja di tengah tekanan pembalap-pembalap berpengalaman.

Sinyal kejutan sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan bebas. Veda berhasil tampil konsisten dan mengamankan tiket langsung ke Q2, sebuah pencapaian yang tak mudah bagi rookie.

Bahkan komentator internasional sempat memuji kecepatannya sebagai sesuatu yang “tidak biasa” untuk pembalap yang baru pertama kali menjalani musim penuh.

Di awal Q2, Veda sempat memimpin sesi dengan catatan waktu yang mengejutkan banyak pihak.

Namanya melesat ke puncak klasemen sementara, memicu sorak-sorai penonton di tribun.

Meski kemudian posisinya sempat melorot saat para rival memperbaiki waktu, Veda tidak kehilangan fokus.

Menjelang akhir sesi, ia mencatatkan lap time krusial yang membawanya kembali naik ke posisi kelima.

Start dari P5 di sirkuit teknis seperti Buriram jelas menjadi modal berharga untuk balapan.

Bagi pembalap debutan, posisi lima besar dalam kualifikasi seri pembuka adalah capaian fenomenal.

Ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti bahwa Veda datang bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk bersaing di barisan depan.

Modal Kuat Menuju Balapan 19 Lap

Dengan hasil kualifikasi Moto3 2026 ini, peluang terjadinya kejutan pada balapan hari Minggu terbuka lebar.

Start dari posisi kelima memberi Veda kesempatan besar untuk langsung bertarung di grup depan sejak tikungan pertama.

Pengamat menilai, jika Veda mampu memanfaatkan start dengan baik dan menjaga ritme di lap-lap awal, bukan tidak mungkin ia terlibat dalam perebutan podium.

Di sisi lain, Almansa jelas akan berupaya mempertahankan dominasinya sejak lampu start padam.

Persaingan di Buriram dipastikan berlangsung ketat. Karakter sirkuit yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan pengereman keras kerap menghadirkan duel sengit hingga lap terakhir. Faktor strategi, slipstream, dan manajemen ban akan menjadi penentu hasil akhir.

Musim Moto3 2026 baru saja dimulai, namun Buriram sudah menyajikan cerita besar: dominasi Almansa, konsistensi para pesaingnya, dan kemunculan Veda Ega Pratama sebagai bintang baru yang layak diperhitungkan.

Balapan hari Minggu bukan sekadar lanjutan dari sesi kualifikasi. Ini adalah pertarungan mental, strategi, dan keberanian di level tertinggi balap motor dunia. Dan bagi Indonesia, semua mata kini tertuju pada Veda Ega Pratama.

Editor : Anggi Septian A.P.
#veda ega pratama #Hasil kualifikasi Moto GP #chang international circuit #David Almansa #Moto3 Buriram 2026