Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jika John Herdman Latih Timnas Indonesia, Ini 11 Pemain Inti yang Cocok dengan Skema Pressing Agresif

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 1 Maret 2026 | 20:45 WIB

11 pemain Timnas Indonesia versi John Herdman dibedah dari sisi taktik dan pressing agresif. Siapa paling cocok?
11 pemain Timnas Indonesia versi John Herdman dibedah dari sisi taktik dan pressing agresif. Siapa paling cocok?

BLITAR KAWENTAR - Wacana soal 11 pemain Timnas Indonesia versi John Herdman memantik diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Meski masih sebatas imajinasi, gambaran komposisi pemain ini menarik dikupas dari sudut taktik.

Dalam skenario tersebut, 11 pemain Timnas Indonesia versi John Herdman dibangun bukan dari popularitas, melainkan kebutuhan sistem.

Herdman dikenal sebagai pelatih yang menuntut disiplin tinggi, pressing kolektif, serta transisi cepat usai merebut bola.

Artinya, 11 pemain Timnas Indonesia versi John Herdman harus memiliki daya tahan, kecerdasan membaca ruang, dan keberanian duel.

Struktur dari Belakang

Pos penjaga gawang dipercayakan kepada Maarten Paes.

Dalam sepak bola modern, kiper menjadi titik awal build up.

Paes dinilai memiliki ketenangan dan distribusi yang mendukung permainan progresif dari bawah.

Di lini belakang, Kevin Diks mengisi sisi kanan dengan disiplin posisi.

Duet bek tengah Jay Idzes dan Rizky Ridho menawarkan keseimbangan antara kepemimpinan dan agresivitas.

Sementara di kiri, Calvin Verdonk memberi dimensi tambahan lewat kemampuan overlap dan recovery cepat.

Baca Juga: Analisis Glimt Giant Killer Liga Champions, Taktik 4-3-3 Knutsen yang Bikin Inter Milan Tak Berkutik

Dominasi di Tengah

Titik sentral sistem berada pada Joey Pelupessy sebagai gelandang bertahan.

Ia berfungsi menjaga jarak antarlini tetap rapat dan memutus distribusi lawan.

Di sampingnya, Thom Haye berperan sebagai deep-lying playmaker.

Keputusan dan visi umpannya membuat alur permainan lebih terkontrol.

Energi tambahan datang dari Ricky Kambuaya. Ia menjaga intensitas pressing, membantu duel di lini tengah, dan memastikan transisi berjalan cepat.

Lini Depan sebagai Pemicu Tekanan

Dalam skema ini, penyerang menjadi lini pertama pertahanan. Ragnar Oratmangoen dan Yakob Sayuri diplot sebagai sayap yang aktif menekan sekaligus cepat saat menyerang ruang kosong.

Ujung tombaknya adalah Ole Romeny, sosok yang dinilai klinis dan mampu menjadi target man saat tim berada di bawah tekanan.

Lebih dari Sekadar Formasi

Komposisi ini menunjukkan arah permainan yang jelas, pressing terkoordinasi, pertahanan kompak, dan serangan cepat.

Jika diterapkan dengan disiplin, gaya ini bisa mengubah wajah permainan Timnas Indonesia menjadi lebih modern dan terstruktur.

Namun, sepak bola selalu membuka ruang debat. Apakah susunan ini sudah paling ideal? Atau ada pemain lain yang lebih sesuai dengan filosofi Herdman ?

Baca Juga: Glimt Singkirkan Inter Milan di Liga Champions, Taktik 4-3-3 dan 4-4-2 Bikin Nerazzurri Frustrasi Total !

Editor : Anggi Septian A.P.
#Timnas Indonesia #John Herdman #formasi timnas indonesia #susunan pemain Timnas Indonesia #Susunan Pemain Timnas Brunei vs Indonesia