Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen ! Persija vs Borneo FC Imbang Dramatis, Umuh Muchtar Sentil Keras Wasit Eko Saputra
Muhamad Ahsanul Wildan• Jumat, 6 Maret 2026 | 17:05 WIB
Persib Bandung makin kokoh di puncak klasemen setelah Persija vs Borneo FC imbang 2-2. Umuh Muchtar juga kritik keras wasit Eko Saputra.
BLITAR KAWENTAR – Persib Bandung makin nyaman di puncak klasemen setelah hasil imbang dramatis Persija Jakarta kontra Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League.
Di sisi lain, pertandingan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya juga memicu polemik setelah Umuh Muchtar melontarkan kritik keras kepada wasit Eko Saputra.
Situasi ini membuat Persib Bandung menjadi sorotan. Selain karena posisi mereka yang semakin kokoh di klasemen, polemik soal kepemimpinan wasit Eko Saputra dalam laga panas kontra Persebaya juga memicu perdebatan luas di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Pertandingan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 2 Maret 2026 berakhir dengan skor imbang 2-2.
Namun hasil tersebut dianggap tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan karena sejumlah keputusan kontroversial dari wasit Eko Saputra.
Kontroversi Wasit Eko Saputra Disorot
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menjadi sosok yang paling vokal menyuarakan keberatan.
Ia mengaku sudah memiliki firasat sebelum pertandingan bahwa laga berpotensi menimbulkan polemik.
Menurutnya, kepemimpinan wasit Eko Saputra dalam laga besar seperti Persib melawan Persebaya seharusnya berada pada standar tertinggi demi menjaga marwah kompetisi.
“Saya sudah bilang hati-hati bisa bermasalah. Akhirnya kejadian juga. Wasitnya malah viral seperti yang saya katakan,” ujar Umuh kepada wartawan sehari setelah pertandingan.
Umuh menilai sejumlah keputusan wasit cenderung merugikan Persib Bandung. Salah satu yang paling disorot adalah dianulirnya gol Kakang Rudianto setelah pengecekan VAR.
Gol tersebut sempat membuat Persib bersemangat. Namun keputusan VAR yang membatalkannya memicu protes keras dari kubu Maung Bandung karena dianggap tidak dijelaskan secara transparan kepada publik.
Selain itu, keputusan memberikan penalti kepada Persebaya setelah benturan antara Bruno Moreira dan Federico juga menjadi perdebatan.
Umuh menilai insiden tersebut hanyalah duel biasa yang tidak semestinya berujung pelanggaran.
“Yang penalti itu tidak ada pelanggaran. Itu hanya duel,” tegasnya.
Tak hanya itu, kartu kuning yang diberikan kepada pelatih Persib Boyan Hodak juga dipertanyakan.
Menurut Umuh, reaksi sang pelatih masih dalam batas wajar sebagai bentuk ekspresi dalam pertandingan yang penuh tekanan.
Persib Ajukan Surat Keberatan
Merasa dirugikan, manajemen Persib memastikan akan melayangkan surat keberatan resmi kepada PSSI.
Langkah tersebut dilakukan agar federasi dapat mengevaluasi kualitas perwasitan dalam kompetisi, terutama pada pertandingan besar yang memiliki tensi tinggi.
Umuh bahkan mengusulkan agar laga-laga besar di Liga Indonesia dipimpin oleh wasit asing untuk menjaga netralitas dan kualitas keputusan di lapangan.
“Kalau pertandingan besar seperti ini minimal wasit asing. Kita juga sudah punya wasit asing yang dikontrak,” katanya.
Meski diliputi kontroversi, Umuh tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Persib Bandung yang menunjukkan mental kuat sepanjang pertandingan.
Sempat tertinggal, skuad asuhan Boyan Hodak mampu bangkit dan menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir.
Persija vs Borneo FC Berakhir Dramatis
Sementara itu, pertandingan Persija Jakarta melawan Borneo FC juga berlangsung sengit dan dramatis.
Bermain di Jakarta International Stadium pada Selasa malam, 3 Maret 2026, kedua tim harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor 2-2.
Persija sempat unggul lebih dulu melalui Gustavo Almeida pada awal babak kedua. Namun Borneo FC mampu menyamakan kedudukan lewat gol Juan Vilara pada menit ke-62.
Persija kembali memimpin lewat gol spektakuler Fabio Calonego pada menit ke-75.
Ketika kemenangan sudah di depan mata, Borneo FC justru mencetak gol penyeimbang dramatis pada menit 90+4 melalui Iksan Zikrak.
Gol tersebut memupus harapan Persija meraih kemenangan di kandang sendiri.
Hasil imbang ini membuat Persija tetap berada di posisi kedua dengan koleksi 51 poin, sedangkan Borneo FC menempel di peringkat ketiga dengan 50 poin.
Di sisi lain, hasil tersebut menjadi kabar baik bagi Persib Bandung yang kini semakin nyaman di puncak klasemen dengan 54 poin.
Dengan selisih poin yang masih terjaga, peluang Maung Bandung dalam perburuan gelar musim ini semakin terbuka lebar.