JAKARTA - Legenda MotoGP sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, membuat pernyataan mengejutkan terkait peta persaingan MotoGP 2026. Setelah tes pascamusim di Valencia, Lorenzo justru memprediksi dua pembalap yang berpotensi menjadi kejutan terbesar musim depan bukanlah nama yang selama ini paling disorot.
Alih-alih menyebut Marc Marquez sebagai kandidat utama kejutan musim depan, Lorenzo justru menunjuk dua pembalap lain: Alex Marquez dan Marco Bezzecchi.
Menurut Lorenzo, performa keduanya sepanjang musim 2025 menjadi alasan kuat mengapa mereka bisa menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
Alex Marquez Dinilai Makin Matang
Nama pertama yang disorot Lorenzo adalah Alex Marquez. Adik dari Marc Marquez itu dinilai menunjukkan perkembangan besar dalam beberapa musim terakhir.
Sejak tes pramusim sebelumnya, Alex sudah memperlihatkan kecepatan yang mengesankan. Bahkan ketika sebagian pembalap masih beradaptasi dengan motor dan setelan baru, Alex justru langsung tampil cepat di lintasan.
Dengan motor spesifikasi 2024 yang digunakannya, Alex mampu menunjukkan performa kompetitif sejak awal musim. Konsistensi itulah yang akhirnya mengantarkannya menutup musim MotoGP 2025 sebagai runner-up klasemen.
Hasil tersebut cukup mengejutkan banyak pihak. Sebab pada awal musim, tidak banyak yang memprediksi Alex akan mampu bersaing di papan atas.
Namun sepanjang musim, ia tampil semakin matang. Dalam beberapa balapan penting, Alex bahkan terlibat duel sengit yang membuat persaingan semakin menarik.
Menurut Lorenzo, performa tersebut bukan sekadar keberuntungan. Ia melihat adanya perkembangan mental dan teknik yang signifikan dari Alex.
“Alex Marquez adalah salah satu pembalap yang paling membuat saya terkejut musim lalu,” ujar Lorenzo dalam komentarnya.
Kini, Alex dinilai sudah tidak lagi berada di bayang-bayang sang kakak. Ia mulai membangun reputasi sendiri sebagai pembalap papan atas MotoGP.
Marco Bezzecchi dan Adaptasi Cepat Bersama Aprilia
Selain Alex Marquez, Lorenzo juga menyoroti performa Marco Bezzecchi yang dianggap sebagai kejutan besar musim lalu.
Musim 2025 menjadi fase penting bagi Bezzecchi setelah memutuskan pindah dari Ducati ke tim Aprilia. Perpindahan pabrikan biasanya membutuhkan waktu adaptasi yang tidak singkat bagi seorang pembalap.
Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Bezzecchi mampu beradaptasi dengan sangat cepat bersama motor Aprilia. Ia tampil kompetitif sejak awal musim, bahkan berhasil meraih tiga kemenangan balapan.
Tak hanya itu, konsistensi performanya juga membuat ia mampu menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir MotoGP 2025.
Pencapaian tersebut dinilai luar biasa, mengingat itu merupakan musim pertamanya bersama Aprilia.
Lorenzo mengaku cukup terkejut dengan hubungan cepat antara Bezzecchi dan motor Aprilia.
“Siapa yang membayangkan Bezzecchi dan Aprilia bisa beradaptasi begitu baik dan memenangkan tiga balapan?” kata Lorenzo.
Empat Nama Diprediksi Jadi Poros Persaingan MotoGP 2026
Meski menyoroti Alex Marquez dan Marco Bezzecchi sebagai calon kejutan terbesar MotoGP 2026, Lorenzo tidak sepenuhnya mengesampingkan pembalap lain.
Ia tetap memasukkan Marc Marquez sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar dunia musim depan.
Selain itu, Lorenzo juga menyebut nama pembalap muda fenomenal, Pedro Acosta.
Acosta dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di era modern MotoGP. Kecepatan dan agresivitasnya di lintasan bahkan sering dibandingkan dengan Marc Marquez saat masih muda.
Dengan demikian, Lorenzo memprediksi empat pembalap akan menjadi pusat persaingan MotoGP 2026, yakni Alex Marquez, Marco Bezzecchi, Marc Marquez, dan Pedro Acosta.
Tes Valencia Tunjukkan Persaingan Semakin Ketat
Prediksi Lorenzo juga tidak lepas dari hasil tes pascamusim MotoGP 2025 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Dalam sesi tersebut, Raul Fernandez tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 29,373 detik.
Hasil ini menunjukkan bahwa persaingan di grid MotoGP semakin ketat. Tidak ada lagi dominasi mutlak dari satu tim atau pabrikan.
Setiap tim kini memiliki potensi untuk bersaing di papan atas.
Sementara itu, juara dunia Francesco Bagnaia hanya menempati posisi ke-10 dalam tes tersebut setelah sempat mengalami insiden jatuh saat mencoba time attack.
Meski begitu, Bagnaia mengaku puas dengan perkembangan motor Ducati versi 2026 yang menurutnya menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada sektor pengereman dan stabilitas bagian depan.
Menuju Tes Pramusim MotoGP 2026
Setelah tes Valencia berakhir, para pembalap MotoGP kini memasuki masa libur musim dingin sebelum kembali menjalani tes pramusim.
Tes resmi pertama MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada awal Februari, sebelum dilanjutkan dengan sesi pengujian di Thailand pada pertengahan Februari.
Dari dua tes tersebut, gambaran kekuatan sebenarnya setiap tim dan pembalap akan mulai terlihat.
Kini pertanyaannya, apakah prediksi Jorge Lorenzo akan terbukti?
Apakah Alex Marquez dan Marco Bezzecchi benar-benar menjadi kejutan terbesar MotoGP 2026, atau justru Marc Marquez dan Pedro Acosta yang kembali mendominasi?
Yang jelas, musim MotoGP 2026 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling panas dalam beberapa tahun terakhir.
Editor : Anggi Septian A.P.