JAKARTA-Awal Menjanjikan Pembalap Indonesia
Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor internasional. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akhirnya resmi menjalani debutnya di ajang Grand Prix melalui kelas Moto3 pada musim 2026.
Debut tersebut berlangsung pada seri pembuka Moto3 Thailand 2026 di Chang International Circuit, Buriram. Meski berstatus rookie, penampilan Veda langsung mencuri perhatian para penggemar dan tim di paddock MotoGP.
Pada sesi latihan bebas pertama, pembalap berusia 17 tahun itu tampil cukup impresif dengan mencatatkan waktu kompetitif dan menembus posisi sepuluh besar.
Hasil ini menjadi sinyal positif bahwa Veda memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia.
Tampil Kompetitif di Sesi Latihan Bebas
Bersama Honda Team Asia, Veda menjalani sesi latihan bebas pertama dengan cukup meyakinkan.
Pada awal sesi, ia sempat berada di posisi ke-10 ketika waktu latihan tersisa sekitar 15 menit. Namun situasi sempat berubah ketika catatan waktunya membuatnya turun ke posisi ke-11 menjelang akhir sesi.
Meski begitu, Veda menunjukkan peningkatan signifikan pada lima menit terakhir. Ia melesat cepat dan bahkan sempat naik hingga posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis dari pembalap tercepat.
Pada akhirnya, pembalap asal Gunungkidul tersebut menutup sesi latihan bebas pertama di posisi keenam.
Catatan ini membuatnya berhasil masuk sepuluh besar dan berhak melaju langsung ke sesi Qualifying Practice 2 (Q2).
Catatan Waktu Ideal yang Menjanjikan
Data performa menunjukkan bahwa Veda juga mencatat waktu lap ideal yang sangat kompetitif.
Lap ideal merupakan gabungan dari waktu terbaik di setiap sektor lintasan yang dilalui pembalap selama sesi latihan. Dalam statistik tersebut, Veda menempati posisi kelima dengan catatan waktu ideal sekitar 1 menit 41,210 detik.
Meski masih memiliki kekurangan di sektor terakhir lintasan, performa tersebut tetap dianggap sangat impresif untuk ukuran pembalap rookie yang baru pertama kali tampil di kejuaraan dunia.
Pujian dari Manajer Tim
Penampilan Veda juga mendapatkan apresiasi dari manajer tim, Hiroshi Aoyama.
Menurut Aoyama, pembalap Indonesia itu mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi lintasan yang berubah sepanjang sesi latihan.
“Dia memulai dengan kuat pada pagi hari dan tetap menjaga kecepatan ketika trek sedikit basah di siang hari. Ketika kondisi lintasan membaik, dia mampu meningkatkan catatan waktunya lagi dan finis di grup atas,” kata Aoyama.
Ia juga menilai hasil tersebut sangat baik bagi seorang pembalap yang baru menjalani debut di Moto3
Target Realistis di Balapan Perdana
Meski tampil menjanjikan di sesi latihan, Veda tetap memasang target realistis untuk balapan perdananya di Moto3.
Ia mengaku ingin fokus menjalani balapan dengan solid serta mencoba meraih poin pada seri pembuka musim ini.
“Untuk balapan pertama saya di kejuaraan ini, saya ingin mencoba meraih poin dan jika memungkinkan berjuang masuk 10 besar,” ujar Veda.
Menurutnya, level kompetisi Moto3 jauh lebih tinggi dibandingkan kejuaraan yang sebelumnya ia ikuti seperti Asia Talent Cup maupun JuniorGP.
Harapan Baru Balap Motor Indonesia
Kehadiran Veda di Moto3 memberikan harapan baru bagi dunia balap motor Indonesia.
Sebelumnya, publik Tanah Air juga mengikuti kiprah Mario Aji yang lebih dahulu tampil di ajang Grand Prix bersama Honda Team Asia.
Dengan munculnya dua pembalap Indonesia di kejuaraan dunia, peluang bagi Merah Putih untuk semakin dikenal di kancah balap motor internasional semakin terbuka.
Para penggemar MotoGP Indonesia pun berharap Veda dapat terus berkembang dan suatu saat mampu melangkah ke kelas yang lebih tinggi, bahkan hingga MotoGP.
Editor : Anggi Septian A.P.